ACEH, KOMPAS.TV - Hampir dua bulan pascabencana longsor melanda Dusun Ayangan, Desa Jongok Meuluem, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh, seorang pemuda masih dinyatakan hilang.
Hingga kini, jasad pemuda tersebut belum ditemukan.
Seorang pemuda bernama Razullun Irfani tertimbun material longsor bersama belasan rumah warga yang hancur.
Hingga kini, orang tua korban masih melakukan pencarian secara manual sambil terus berdoa agar jasad anak mereka dapat segera ditemukan.
Sebelum dinyatakan hilang, Razullun sempat menghubungi orang tuanya pada Rabu, 26 November lalu. Namun, komunikasi tersebut menjadi yang terakhir antara korban dan orang tuanya.
Baca Juga Aksi Penyamaran Polisi Berkostum Badut Sukses, DPO 'Raja Curanmor' Diringkus! | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/643744/aksi-penyamaran-polisi-berkostum-badut-sukses-dpo-raja-curanmor-diringkus-kompas-siang
#aceh #bencanasumatera #longsor #korban
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/643747/2-bulan-pasca-bencana-aceh-orangtua-masih-berusaha-cari-jasad-anaknya-kompas-siang
00:00Kita beralih ke informasi lain saudara, hampir dua bulan pasca bencana longsor melanda dusun ayangan desa Jongokmulem, kecamatan Kebayakan Aceh, tengah Aceh.
00:09Seorang pemuda masih dinyatakan hilang, hingga kini jasad pemuda tersebut belum ditemukan.
00:16Seorang pemuda bernama Razulun Irvani tertimbun material longsor bersama belasan rumah warga yang hancur.
00:23Hingga kini orang tua korban masih melakukan pencarian secara manual, sambil terus berdoa agar jasad anak mereka dapat segera ditemukan.
00:31Sebelum dinyatakan hilang, Razulun sempat menghubungi orang tuanya pada Rabu 26 November lalu, namun ternyata itu menjadi komunikasi terakhir korban dengan orang tuanya.
00:42Titik-titiknya di mana berada almarhum ini kita belum mengetahui, karena setiap guru yang kami datangi berbeda-beda versinya semua.
00:53Ada bantuan dari Rabu 26 November lalu, seandainya memang sudah pasti di mana titiknya, mereka siap membantu.
01:04Itulah kami kan mencari, itiar kami kan berdoa, setelah berdoa kan mencari orang-orang yang pandai.
01:11Kalau memang ada kemungkinan itu tanahnya dangkal, kami manual.
Jadilah yang pertama berkomentar