Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Transcript
00:00Anak laki-laki itu menyadari roh gadis itu bernoda, ia mencengkeram gadis itu rat-rat lalu mencari alasan untuk mengusir semua teman sekelasnya.
00:06Gadis itu mengira anak laki-laki itu akan berbuat jahat padanya, namun sesaat kemudian anak laki-laki itu melepas jaketnya sendiri dan dengan lembut menyampirkannya di kaki gadis itu.
00:14Gadis itu langsung menaruh perasaan padanya, yang tidak ia ketahui adalah anak laki-laki itu selalu diam-diam memperhatikannya pada hari kelulusan anak laki-laki itu.
00:21Akhirnya memutuskan untuk mengungkapkan perasaannya, namun pada saat itu ia melihat seseorang mengambil foto gadis itu tanpa izin.
00:27Ia bergegas menghampiri dan menghentikan orang itu, keadaan langsung menjadi kacau tetapi untuk melindungi reputasi gadis itu, ia tidak pernah mengungkapkan kebenarannya.
00:35Akibatnya orang itu terluka parah dan ia dijatuhi hukuman penjara.
00:38Dua tahun kemudian anak laki-laki itu dibebaskan dari penjara.
00:41Hari itu gadis itu memegang sebukat bunga menunggunya pagi-pagi di gerbang.
00:44Namun anak laki-laki itu berpura-pura tidak melihatnya, saat itu teman anak laki-laki itu datang menjemputnya, gadis itu ingin menghampirinya dan menyapanya tetapi anak laki-laki itu berbalik dan pergi.
00:52Ia merasa tidak lagi cukup baik untuk gadis itu, kemudian teman-teman anak laki-laki itu mengundangnya ke sebuah pesta untuk merayakan pembebasannya.
00:59Ketika gadis itu mengetahuinya ia segera bergegas, namun ketika anak laki-laki itu melihatnya ia menariknya ke atap dan mengatakan hal-hal yang menyakitkan kepadanya.
01:06Gadis itu pergi dengan marah, namun keesokan paginya gadis itu membawakannya sarapan, anak laki-laki itu mengira temannya telah membuka pintu.
01:13Tetapi setelah mendengar suara gadis itu ia segera mencoba menutupnya, gadis itu memanfaatkan momen itu untuk menyerahkan makanan.
01:18Anak laki-laki itu menerimanya secara naluriah tetapi kemudian meletakkan makanan itu di lantai.
01:23Gadis itu hanya bisa pergi dengan senyuman.
01:25Setelah gadis itu pergi anak laki-laki itu menangis dan melahap.
01:27Makanan itu dalam suapan besar bersumpah untuk tidak pernah bertemu gadis itu lagi.
01:31Namun suatu hari ayahnya menjodohkannya.
01:33Jodohnya ternyata adalah gadis itu mendengar hal ini anak laki-laki itu pun menjadi marah.
Be the first to comment
Add your comment

Recommended