Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar rapat konsultasi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, yang turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, pada hari ini, Selasa, 6 Januari 2026.

Rapat tersebut membahas perkembangan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2026, yang hingga kini masih dalam tahap pembahasan.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid menyampaikan bahwa proses pembahasan APBD 2026 berjalan dalam suasana kondusif, komunikatif, dan penuh semangat kebersamaan antara DPRD dan Pemko Pekanbaru.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #DPRD #APBD2026 #Pemkopekanbaru

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00DPRD dan Pemko Pekanbaru samakan persepsi untuk APBD 2026 yang bersih akuntabel.
00:06Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru bersama Pemerintah Kota, Pemko,
00:10Pekanbaru menggelar rapat konsultasi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru
00:13yang turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru pada hari ini,
00:18Selasa, 6 Januari 2026.
00:21Rapat tersebut membahas perkembangan penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah,
00:25APBD, Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2026,
00:28yang hingga kini masih dalam tahap pembahasan.
00:32Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isalahamid menyampaikan bahwa proses pembahasan APBD 2026
00:37berjalan dalam suasana kondusif, komunikatif, dan penuh semangat kebersamaan
00:41antara DPRD dan Pemko Pekanbaru.
00:45Ini bukan persoalan perbedaan yang berhadap-hadapan,
00:47melainkan proses menyamakan persepsi.
00:50DPRD memiliki tanggung jawab memperjuangkan aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui reses,
00:54sementara pemerintah daerah menjalankan fungsi penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku,
00:59ujarnya.
01:01Isalahamid menambahkan,
01:02DPRD memahami kondisi keuangan daerah saat ini,
01:05termasuk adanya penyesuaian dan pemotongan transfer ke daerah,
01:08TKD,
01:09dari pemerintah pusat yang berdampak pada ruang fiskal Kota Pekanbaru.
01:13Kami memahami kondisi keuangan daerah saat ini.
01:16Dengan adanya penyesuaian TKD,
01:18tentu kami juga bersikap realistis dan tidak berharap seluruh aspirasi dapat diakomodir.
01:22Fokus utama kita adalah memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap menjadi prioritas, jelasnya.
01:29Ia menegaskan bahwa DPRD dan pemkopekan baru telah memiliki kesepahaman agar aspirasi masyarakat diperjuangkan melalui mekanisme yang benar,
01:36transparan,
01:37dan sesuai peraturan perundang-undangan.
01:40Kami sepakat bahwa aspirasi masyarakat ini bukan ajang dan tidak boleh dilakukan dengan cara-cara yang salah.
01:45Kita ingin memastikan seluruh proses penganggaran berjalan bersih, akuntabel,
01:50serta menghindari potensi pelanggaran hukum, termasuk praktik-praktik yang mengarah pada korupsi, tegasnya.
01:56Sebagai bentuk komitmen bersama,
01:58DPRD dan pemkopekan baru sepakat menggelar forum grup discussion,
02:02FGD,
02:03dengan menghadirkan arah sumber dari Kementerian Dalam Negeri,
02:06khususnya Direkturat Jenderal Keuangan Daerah.
02:07FGD ini bertujuan untuk memfasilitasi penyamaan pandangan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah,
02:13TAPD,
02:14dan Badan Anggaran,
02:16Banggar,
02:17DPRD.
02:18Dalam rapat tersebut turut hadir pimpinan DPRD Kota Pekanbaru lainnya,
02:22yakni Wakil Ketua Tengku Azwendi Fajri dan M. Diki Surya di Hussaini.
02:26Sementara itu,
02:28Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa pemkopekan baru tidak memiliki niat sedikitpun
02:32untuk menghambat proses pembahasan APBD 2026.
02:35Sikap kehati-hatian yang diambil semata-mata untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan
02:41dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
02:44Ini bukan soal menghambat atau menahan anggaran.
02:47Kita semua justru ingin memastikan setiap rupiah uang rakyat dikelola dengan baik,
02:51transparan,
02:52dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,
02:55ujar Agung.
02:56Ia menjelaskan bahwa tata kelola keuangan pemkopekan baru pada tahun anggaran 2025 berjalan dengan sangat baik.
03:03Seluruh program dan kegiatan terlaksana,
03:05pembangunan berjalan,
03:07serta pelayanan publik tetap optimal.
03:09Pada 2025,
03:11APBD terserap dengan baik dan bahkan terjadi surplus sekitar 200 miliar rupiah
03:15karena adanya peningkatan pendapatan daerah.
03:18Ini menunjukkan tata kelola keuangan kita sehat, jelasnya.
03:22Agung berharap,
03:23melalui pembahasan APBD 2026 yang matang dan disepakati bersama,
03:28kondisi positif tersebut dapat kembali terwujud pada tahun mendatang.
03:31Target kita di 2026 sama seperti 2025,
03:35yakni pembangunan berjalan,
03:37kesejahteraan masyarakat meningkat,
03:39dan tidak ada persoalan tunda bayar.
03:40Tunda bayar bukan prestasi,
03:43melainkan indikasi tata kelola keuangan yang tidak baik,
03:46dan itu yang sama-sama ingin kita hindari,
03:48tegasnya.
03:49Terima kasih telah menonton!
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan