Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Influencer asal Aceh, Sherly Annavita, mengungkap teror yang terjadi padanya. Teror itu datang setelah Sherly ikut memberikan pandangan soal bencana di Sumatera dan Aceh. Sherly dikirimi paket telur busuk dan mendapati mobilnya dicoret-coret orang tak dikenal.

Teror juga dialami Ramon Dony Adam alias DJ Donny. Selain dikirimi bangkai hewan dan surat bernada ancaman, rumahnya juga dilempari bom molotov oleh dua orang tak dikenal. DJ Donny pun melaporkan dugaan pengancaman dan teror ke polisi.

Tak hanya influencer, Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, juga diteror dengan kiriman bangkai hewan.

Greenpeace Indonesia menduga teror ini merupakan bentuk intimidasi terhadap kerja Iqbal yang belakangan banyak mengkritik pemerintah terkait penanganan bencana di Sumatera.

Kompolnas mendorong agar teror terhadap aktivis dan influencer diusut tuntas. Kompolnas menilai aksi teror tersebut mencederai demokrasi.

Baca Juga Lengkap! DJ Donny Cerita Kronologi Teror Bom Molotov: Arah ke Ancaman Pembunuhan! | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/641275/lengkap-dj-donny-cerita-kronologi-teror-bom-molotov-arah-ke-ancaman-pembunuhan-kompas-siang

#teroraktivis #sherlyannavita #greenpeace #teror

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/641277/deret-fakta-teror-hingga-ancaman-ke-influencer-dan-aktivis-berkaitan-dengan-bencana-sumatera
Transkrip
00:00...keluar dari tempat tinggal dan saya mendapati ini di depan ada satu kantong telur yang sudah dilemparkan
00:08dan kertas kayak gini, saya belum buka ini isinya apa
00:11dan di depan
00:13ternyata mobil juga dicoret atau dipiloks warna merah begini
00:23dan di samping juga
00:30nah kita coba lihat
00:32influencer asal Aceh, Sherly Anavita mengungkap teror yang terjadi padanya
00:48teror itu datang setelah Sherly ikut memberikan pandangan soal bencana di Sumatera dan Aceh
00:53Sherly digirim paket telur busuk dan mendapati mobilnya dicoret-coret orang tak dikenal
00:58teror juga dialami Ramon Doni Adam alias DJ Doni
01:04selain dikirimi bangke hewan dan surat bernada ancaman
01:07rumahnya juga dilempari bom roto oleh dua orang tak dikenal
01:10Doni pun melaporkan dugaan pengancaman dan teror ke polisi
01:14pelakunya melempar paket
01:18paket itu di lakban coklat
01:20tupperware isinya bangkai ayam dengan kepala terputus
01:24beserta ada catatan tulisan ancaman
01:28terus kemudian dua hari kemudian
01:30subuh tadi tanggal 31 dini hari pukul 3.12
01:36ada dua orang mengarah dari taman sana
01:39datang ke sini
01:41sampai depan rumah saya mundur sedikit baru melempar bom molotov
01:45sudah dilaporkan ke polda?
01:47sudah langsung polda laporkan
01:48bukti-buktinya
01:49bukti ancaman, surat ancaman
01:51terus apalagi tadi bukti bom molotovnya
01:54yang pecah
01:55sumbunya juga masih ada
01:57tidak hanya influencer
01:59manajer kampanye ikling dan energi Greenpeace Indonesia
02:02Iqbal Damanik
02:03juga diteror kiriman bangkai hewan
02:05Greenpeace Indonesia menduga
02:07ini bentuk teror terhadap kerja Iqbal
02:09yang belakangan banyak mengkritik pemerintah
02:11soal penanganan bencana Sumatra
02:13ancaman yang serius kepada kebebasan sipil
02:19kebebasan berekspresi
02:21dan demokrasi kita
02:23ancaman dalam bentuk
02:25bangkai ayam
02:28dengan pesan yang mengancam tersebut
02:31karena kekritisannya
02:33terhadap
02:35upaya-upaya
02:38penanganan bencana
02:40di Sumatra
02:42yang dipandangnya
02:45dan kami pandang
02:46tidak maksimal
02:48kompol nas mendorong teror terhadap aktivis
02:52dan influencer
02:53harus diusut tuntas
02:55kompol nas menilai aksi teror
02:57mencederai demokrasi
02:59apapun motivasi
03:02apapun bentuk
03:04dan tujuan dari teror tersebut
03:07itu merugikan kita semua
03:09apa yang mereka lakukan
03:11itu bagian dari hak
03:13yang dilindungi oleh konstitusi kita
03:15dilindungi oleh undang-undang kita
03:17dilindungi oleh prinsip-prinsip asasi manusia
03:19oleh karenanya
03:21penting
03:21yang
03:22kepolisian untuk menungkap
03:25siapa pelaku dibalik
03:27aksi teror ini
03:28dan siapa dibalik dalam ini
03:31dalam pesan tertulis di aplikasi WhatsApp pada Kompas TV
03:35Kabupat Tumas Polda Metro Jaya
03:37Kompas Budi Hermanto menyebut
03:38masih dalam pendalaman
03:39karena laporannya juga baru kemarin
03:41teror berupa ancaman lewat media sosial
03:44aksi vandalisme
03:45di kendaraan
03:46paket berisi surat
03:48dan bangke hewan
03:49serta pelimparan rotof
03:50terhadap sejumlah influencer dan aktivis
03:52terjadi dalam waktu berdekatan
03:54di akhir Desember 2025
03:56publik kini menanti
03:59langkah kepolisian
04:00dalam mengusut tuntas
04:01motif dan pelaku teror
04:03Tim Debutan
04:06Kompas TV
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan