- 4 weeks ago
Fun Trip KA Pandanwangi dari Stasiun Banyuwangi Kota ke Stasiun Jember PP. Perjalanan naik kereta ekonomi lokal Tapal Kuda yang cukup anomali. Kenapa begitu? Nggak seperti ekonomi lokal pada umumnya yang beroperasi sebagai kereta komuter dan berhenti di tiap stasiun dan pemberhentian,
KA Pandanwangi hanya berhenti di 8 stasiun, atau 7 stasiun kalo dari Banyuwangi Kota ke Jember maupun sebaliknya. Alih-alih komuter, KA Pandanwangi sejatinya adalah kereta Rapid.
Nah, di perjalanan kali ini, si anomali menambah pemberhentian alias BLB di Sumberwadung, Glenmore, Garahan, Sempolan, dan Ledokombo. Status Rapid pun otomatis turun jadi Semi Rapid. Meski nggak sampe komuter lokal. BLB ini sampai 30 September 2025 atau selama perbaikan jalan nasional Jember Banyuwangi di Gunung Gumitir
KA Pandanwangi hanya berhenti di 8 stasiun, atau 7 stasiun kalo dari Banyuwangi Kota ke Jember maupun sebaliknya. Alih-alih komuter, KA Pandanwangi sejatinya adalah kereta Rapid.
Nah, di perjalanan kali ini, si anomali menambah pemberhentian alias BLB di Sumberwadung, Glenmore, Garahan, Sempolan, dan Ledokombo. Status Rapid pun otomatis turun jadi Semi Rapid. Meski nggak sampe komuter lokal. BLB ini sampai 30 September 2025 atau selama perbaikan jalan nasional Jember Banyuwangi di Gunung Gumitir
Category
🏖
TravelTranscript
00:00Terima kasih telah menonton
00:30Terima kasih telah menonton
01:00Inilah stasiun Banyuwangi Kota
01:14Stasiun ini pertama kali beroperasi pada 7 September 1985 dengan nama Karangasem
01:20Bersamaan dengan pengoperasian lintas kabat, Banyuwangi baru yang dibangun oleh PJKA dari tahun 1984 sampai 1985
01:29Pada GPK 2019, nama Karangasem diganti jadi Banyuwangi Kota
01:35Begitu juga Banyuwangi baru yang menjadi Ketapang
01:38Stasiun Banyuwangi Kota tengah bersiap menyambut kedatangan ke Apandanwangi tujuan akhir stasiun Jember
01:44Kereta ini merupakan layanan ekonomi lokal di wilayah Daop 9 Jember
01:48Khususnya koridor tapal kuda antara Jember dan Ketapang
01:52Pada kesempatan kali ini, kita akan melakukan fun trip bersama ke Apandanwangi dari stasiun Banyuwangi Kota ke stasiun Jember
01:59Lalu kembali lagi kesini
02:01Terima kasih telah menonton!
02:08Terima kasih telah menonton!
02:10Terima kasih telah menonton!
02:17Terima kasih telah menonton!
02:19Terima kasih telah menonton!
02:21Terima kasih telah menonton!
02:23Terima kasih telah menonton!
02:25Terima kasih telah menonton!
02:27Terima kasih telah menonton!
02:29Terima kasih telah menonton!
02:31Terima kasih telah menonton!
02:33Demi keamanan Anda, sesuatu lagi pramak dan prami kami akan berkeliling kebi
02:39Untuk melewarkan aneka pilihan menemakan dan minuman
02:43Anda dapat juga menunjukkan kereta makan kami
02:46Yang terletak di depan rangkaian kereta ekonomi 1
02:50Untuk kemudian berperansaksi Anda
02:52Tersedia pembayaran matunai ataupun kevos
02:55Dengan menggunakan kris dari berbagai bank
02:58Atau dapat juga tidak menggunakan uang elektronik dan walaupun lainnya
03:02Terlalu kami ingatkan, mohon untuk selalu berhati-hati
03:08Apabila mempunyai makanan atau petunjukkan tanah
03:10Dari kereta makan menuju ke tempat hidup Anda
03:13Pada saat kereta api sedang berjalan
03:16Terima kasih telah menikmati perjalanan Anda
03:23Selamat menikmati perjalanan Anda
03:25Saat yang menikmati kereta api
03:29Belum diketahui secara pasti kapan KA Pandanwangi mulai beroperasi dan melayani rute ketapang Jember PP
03:36Namun satu hal yang pasti
03:38Sampai tahun 2011
03:40Pernah ada Pandanwangi lainnya di Daop 4 Semarang
03:43Kereta ini memang tak ada kaitan langsung dengan Pandanwangi yang sedang kita naiki sekarang
03:48Di Daop 4 Semarang
03:50Pandanwangi merupakan lanjutan dari Pandanaran
03:52Kereta legendaris yang pernah beroperasi di koridor Semarang Solo yang juga punya sejarah panjang
03:57Tujuan pengoperasian Pandanwangi rute Semarang Solo untuk mengurangi kepadatan jalan raya penghubung antar kedua kota
04:03Walaupun dalam praktiknya waktu tempuh kereta ini sama dengan angkutan jalan raya
04:08Rute ini masih dibatasi oleh kondisi rel di daerah antara Gundi dan Gemolong yang masih dibawah standar rata-rata rel kereta api di Jawa pada waktu itu
04:16Sehingga kereta api harus berjalan lambat
04:18Pandanwangi ini menggunakan sarana KRD MCW 302 kelas bisnis
04:23Namun karena usianya sudah tua, KRD ini sering mengalami gangguan mesin
04:28Sehingga harus ditarik lokomotif, yang anehnya juga sudah berusia tua yakni BB200
04:34Kombinasi keduanya memang menjadikan Pandanwangi Dao Pempat ini cukup unik di satu sisi
04:39Tapi berbanding terbalik dengan performanya
04:42Karena mengalami kerugian operasional, kereta ini akhirnya berhenti beroperasi 24 Oktober 2011
04:49Terima kasih telah menonton!
05:19Terima kasih telah menonton!
05:49Kembali lagi ke sini, meski belum ada tanggal pasti kapan mulai beroperasi
06:05KA Pandanwangi ini memang menjadi andalan bagi masyarakat di wilayah Tapal Kuda
06:09Khususnya koridor Jember-Banyuwangi
06:11Dalam sehari tersedia 4 kali perjalanan KA Pandanwangi
06:15Rinciannya 2 dari stasiun Jember dan 2 dari stasiun Ketapang
06:19Dalam perjalanannya kereta ini berhenti di 6 stasiun, di mana stasiun Temuguru adalah salah satunya
06:26Pemberhentian lainnya ialah Banyuwangi Kota, Rogo Jampi, Kalisetail, Kalibaru, dan Kalisan
06:33Total 8 stasiun yang melayani perjalanan KA Pandanwangi bila ditambah 2 terminus yakni Ketapang dan Jember
06:39Sebenarnya, jalur kereta api antara Jember dan Ketapang ini punya sekitar 22 stasiun dan pos pemberhentian termasuk Ketapang dan Jember
06:47Dari semuanya, 15 diantaranya adalah stasiun, mulai dari kelas 1 hingga kelas 3
06:53Namun KA Pandanwangi hanya berhenti 8 stasiun
06:57Itu artinya melewati 7 stasiun lainnya
07:01Dengan demikian, alih-alih ekonomi lokal yang biasanya merupakan kereta komuter
07:05KA Pandanwangi sejatinya merupakan kereta rapid atau patas
07:09Karena hanya berhenti di stasiun tertentu
07:31Pada perjalanan kali ini, ada sedikit anomali terkait dengan stasiun pemberhentian tersebut
07:37Berawal dari perbaikan Jalan Raya Gunung Gumitir yang merupakan Jalan Nasional Penghubung Jember dan Banyuwangi
07:43Jalan Raya Utama tersebut ditutup total untuk pengendara
07:46Sehingga untuk mengakomodasi hal tersebut
07:49Pemerintah setempat bersama PT KAI Daop 9 Jember memberlakukan BLB
07:53Atau berhenti luar biasa KA Pandanwangi di beberapa stasiun
07:56Artinya ada penambahan 6 stasiun pemberhentian lagi untuk KA Pandanwangi
08:00Yakni Argo Puro, Sumber Wadung, Glenmore, Garahan, Sempolan, dan Ledokombo
08:06BLB di K6 stasiun itu berlaku mulai 11 Agustus hingga 30 September 2025
08:12Dengan adanya tambahan tersebut, selama periode tersebut
08:16Status KA Pandanwangi turun setingkat dari rapid menjadi semi-rapid
08:20Meski belum sampai pada tingkatan komuter lokal
08:24Mengingat masih ada sebagian stasiun dan pos pemberhentian lagi yang dilewati
08:28Selama periode ini, KA Pandanwangi berhenti di 14 stasiun
08:32Termasuk 2 Terminus Ketapang dan Jember
08:35Terima kasih telah menonton!
08:44Terima kasih telah menonton!
08:50selamat menikmati
09:20selamat menikmati
09:50selamat menikmati
10:20selamat menikmati
10:24selepas stasiun Kalisetail, Sumber Wadung, Glenmore, dan Kalibaru
10:29perjalanan ke Apandanwangi kini bersiap untuk memasuki kawasan Gunung Gumitir
10:33lintas pegunungan di Daob 9 Jember
10:36segmen ini memiliki eksotisme dengan dua buah terowongan yakni merawan dan garahan
10:41serta jembatan merawan yang terdiri dari tiga bentang
10:44jembatan ini terletak di antara dua terowongan bersejarah tersebut
10:48KA Pandanwangi kini telah memasuki kawasan Gunung Gumitir
10:54pada bagian ini juga kita merubah mode dari semula duduk normal jadi backriding
10:59nampak KA Pandanwangi sedang menapaki rel yang menanjak ke titik tertinggi sekitar 500 hingga 600 meter
11:05ini adalah jalur pegunungan Daob 9 Jember yang memiliki sejarah panjang
11:09Pertama kali dioperasikan oleh Staad Sporwegen, SS, tahun 1903 sebagai bagian dari lintas Kalisat Banyuwangi
11:18yang dibangun untuk memudahkan akses distribusi hasil bumi
11:21Namun pada saat itu, status lintas Kalisat Banyuwangi adalah lintas cabang
11:26Sedangkan jalur utamanya justru Kalisat Panarukan yang beroperasi 1897
11:31Seiring berjalanannya waktu, terjadi perubahan status keduanya
11:36Dimana Kalisat Panarukan kemudian turun kasta menjadi lintas cabang
11:41Adapun Kalisat Banyuwangi kemudian naik status jadi lintas utama
11:45Pada tahun 1985, segmen kabat Banyuwangi dialihkan ke kabat Ketapang
11:51Lintas Kalisat Panarukan sendiri non-aktif sejak 2004
11:55Kini tengah dalam proses reaktifasi yang direncanakan rampung tahun 2029 mendatang
12:06KA Pandanwangi kini melintas terowongan Merawan
12:12Terowongan yang mulai beroperasi tahun 1903 ini memiliki panjang 690 meter
12:18dan pernah menjadi terowongan kereta aktif terpanjang nomor 2 di Indonesia setelah sasak saat
12:23Sebelum beroperasinya kereta cepatus oleh KCIC, 1 Oktober 2023
12:28Berbeda dengan terowongan lain, terowongan Merawan memiliki kontur tikungan atau berbelok
12:33yang membuat sisi ujung satunya tak terlihat
12:36Selamat jika
12:42Habitat
12:44.
12:45Selamat jika
12:45Jika
12:47selamat menikmati
13:17inilah jembatan merawan
13:29jembatan yang terletak tak jauh dari stasiun merawan ini
13:32memiliki panjang sekitar 100 meter
13:34dan tinggi 60 meter dari permukaan tanah
13:36di bawah jembatan ini
13:38terdapat pemukiman warga dan pabrik
13:40pengolahan kopi milik PT Perkebunan Nusantara 12
13:42jembatan merawan ini
13:45terdiri dari 3 bentang
13:46dimana yang posisinya dekat stasiun merawan
13:49ialah jembatan merawan 1 yang berada tepat
13:51di atas sungai merawan
13:52kemudian jembatan merawan 2 dengan view pemukiman
13:54dan pabrik pengolahan kopi
13:55dan terakhir adalah jembatan merawan 3
13:58yang punya bentang paling panjang di antara ketiganya
14:00dan terletak di tengah perkebunan kopi
14:02sejatinya posisi rel kereta
14:04antara terowongan merawan dan garahan ini
14:06berada di selang gunung
14:07antara pegunungan Ijen di sebelah utara
14:09dan pegunungan Betiri di sisi selatan
14:11di sini jalur rel kereta mencapai ketinggian 524 meter
14:15di atas permukaan laut
14:16selamat menikmati
14:18selamat menikmati
14:19selamat menikmati
14:21selamat menikmati
14:51selamat menikmati
15:21selamat menikmati
15:51selamat menikmati
16:21selamat menikmati
16:51selamat menikmati
17:21selamat menikmati
17:51selamat menikmati
18:13KA Pandanwangi memasuki terowongan garahan
18:16dengan panjang 113 meter
18:18jauh lebih pendek dari terowongan merawan sebelumnya
18:21menjelang berlakunya GPK 2025
18:24terowongan garahan sempat mendapat sorotan
18:27hal ini terkait dengan uji coba rangkaian
18:29kereta stainless steel new generation
18:31SSNG
18:32di segmen gunung gumitir
18:34yang mengalami kegagalan
18:35waktu itu badi kereta SSNG
18:37hampir tersangkut di tembok terowongan
18:39karena ukuran antara badi kereta
18:42dan terowongan yang sangat tipis
18:43uji coba ini terkait dengan
18:46perpanjangan rute ke Alugawa
18:47ke stasiun Ketapang
18:48alhasil, karena insiden itu
18:51rangkaian ke Alugawa yang sejatinya telah upgrade ke K3
18:54SSNG terpaksa downgrade lagi ke premium stainless steel generasi pertama
18:58SSG 1
18:59jarak antara terowongan merawan dan terowongan garahan ternyata cukup jauh
19:15selain 3 bentang jembatan merawan
19:17masih ada sekitar 4 jembatan lagi yang membentang di antara 2 terowongan gunung gumitir tersebut
19:22bila dihitung
19:24jarak kedua terowongan hampir setara
19:26dengan jarak antara stasiun Cilame dan Sasak Saat
19:28di jalur kereta Priangan Barat
19:29Daop 2 Bandung
19:31yang juga merupakan lintas pegunungan
19:33terima kasih telah menonton!
19:36terima kasih telah menonton!
19:37terima kasih telah menonton!
19:39terima kasih telah menonton!
19:41selamat menikmati
20:11selamat menikmati
20:41seperti telah dijelaskan sebelumnya
20:42pemberhentian di Stasiun Garahan ini berlangsung
20:45sampai dengan 30 September 2025
20:47selama perbaikan
20:49Jalan Raya Gunung Gumitir masih berlangsung
20:51Stasiun Garahan
20:53adalah salah satu yang melayani BLB
20:55Keapan Danwangi selama masa perbaikan tersebut
20:57dengan kedatangan Keapan Danwangi
20:59di Stasiun Garahan
21:00otomatis ini menjadi akhir dari lintas
21:02Pegunungan Daop 9 Jember di kawasan Gunung Gumitir
21:05Terima kasih telah menonton!
21:35Terima kasih telah menonton!
22:05Setelah sebelumnya sempat BLB di Stasiun Ledokombo dan Sempolan
22:11KA Pandanwangi bersiap untuk masuk Stasiun Kalisat
22:14berarti tinggal satu stasiun lagi sebelum tiba di tujuan akhir
22:18yakni Stasiun Jember
22:19Stasiun Kalisat ini memiliki percabangan ke Panarukan
22:23seperti telah dijelaskan di awal
22:26jalur kereta api Kalisat Panarukan ini asalnya adalah lintas utama yang beroperasi pada tahun 1897
22:32Kemudian, Staat Sporwegen, SS, membangun jalur kereta menuju Banyuwangi tahun 1902 dan beroperasi 1903
22:41dimana jalur yang baru saja kita lewati ini asalnya adalah lintas cabang
22:46Kondisi ini kemudian berganti seiring berjalannya waktu
22:50Terutama setelah tahun 1985
22:53ketika PJK mengoperasikan jalur baru dari kabat ke Ketapang yang melewati dua stasiun
22:58Banyuwangi Kota dan Argopuro
23:00sehingga jalur menuju Ketapang akhirnya menjadi lintas utama Daop 9 Jember hingga sekarang
23:05Sedangkan jalur Kalisat Panarukan turun menjadi lintas cabang dan dalam status non-aktif
23:11meski sedang proses reaktifasi
23:30Terima kasih telah menonton!
24:00Terima kasih telah menonton!
24:30Berhenti sebentar di stasiun Kotok yang terletak antara Kalisat dan Jember
24:33Di sini keapan dan wangi berhenti bukan untuk menaik turunkan penumpang
24:38Tapi untuk menunggu sinyal aman menuju stasiun Jember
24:41Jalur kereta dari Bangil hingga Ketapang ini seluruhnya masih single track
24:46Bahkan masih seperti itu sejak dari Wonokromo di kota Surabaya
24:50Sehingga kereta harus bergantian
24:52Bila melihat jadwal yang ada di GAPK 2025
24:56Memang tak ada kereta lain di depan keapan dan wangi
24:59Kecuali ke Ijen Express dari stasiun Malang yang akan masuk stasiun Jember
25:03Terima kasih telah menonton!
25:33Terima kasih telah menonton!
26:03Terima kasih telah menonton!
26:33Terima kasih telah menonton!
27:03Terima kasih telah menonton!
27:05Terima kasih telah menonton!
27:07Terima kasih telah menonton!
27:09Terima kasih telah menonton!
27:11Terima kasih telah menonton!
27:13Terima kasih telah menonton!
27:15Terima kasih telah menonton!
27:17Terima kasih telah menonton!
27:19Terima kasih telah menonton!
27:21Terima kasih telah menonton!
27:23Terima kasih telah menonton!
27:25Terima kasih telah menonton!
27:27Terima kasih telah menonton!
27:29Terima kasih telah menonton!
27:31Terima kasih telah menonton!
27:33Terima kasih telah menonton!
27:35Terima kasih telah menonton!
27:37Terima kasih telah menonton!
27:39Terima kasih telah menonton!
27:41Terima kasih telah menonton!
27:43Terima kasih telah menonton!
27:45Terima kasih telah menonton!
27:47Terima kasih telah menonton!
28:17Terima kasih telah menonton!
28:47Terima kasih telah menonton!
29:17Terima kasih telah menonton!
29:19Terima kasih telah menonton!
29:21Terima kasih telah menonton!
29:23Terima kasih telah menonton!
29:25Terima kasih telah menonton!
29:27Terima kasih telah menonton!
29:29Terima kasih telah menonton!
29:31Terima kasih telah menonton!
29:33Terima kasih telah menonton!
29:35Terima kasih telah menonton!
29:37Terima kasih telah menonton!
29:39Terima kasih telah menonton!
29:41Terima kasih telah menonton!
29:43Terima kasih telah menonton!
29:45Terima kasih telah menonton!
29:46Terima kasih telah menonton!
29:47Ketapang. Kereta ini melayani rute Ketapang Malang PP dan merupakan pendamping dari Keatawang Alun yang
29:53sudah lebih dulu ada dan melayani koridor yang sama. Berhubung ini adalah fun trip, perjalanan
29:58kita akan kembali lagi ke stasiun Banyuwangi Kota dengan view yang sama. Karena itu tak semuanya
30:04diabadikan. Kecuali beberapa stasiun pemberhentian yang disinggahi oleh Keapan dan Wangi ketika
30:09perjalanan balik lagi ke stasiun Banyuwangi Kota. Di sini kita akan melihat seperti apa
30:14anomali yang terjadi dalam perjalanan kali ini. Khususnya yang berkaitan dengan BLB di sejumlah
30:19stasiun sebagai dampak dari penutupan Jalan Nasional Penghubung Jember Banyuwangi. Dalam perjalanan
30:25kembali ke Banyuwangi Kota, Keapan dan Wangi berhenti normal di stasiun Kalisat, Kalibaru,
30:30Kalisetail, Temuguruh, dan Rogo Jampi. Sedangkan BLB-nya di stasiun Sempolan, Ledokombo, Garahan,
30:39Glenmore dan Sumberwadung. Meski sebenarnya masih akan BLB lagi di Argo Puro bila kita
30:44mengambil full trip sampai ke Tapang. Jalur Pegunungan Daok 9 Jember di segmen Gunung
30:49Gumitir kembali dilewati oleh Keapan dan Wangi. Termasuk terowongan Garahan dan terowongan
30:54Merawan yang di antara keduanya terdapat tujuh bentang jembatan. Termasuk tiga bentang di
30:59antaranya adalah jembatan Merawan. Ketika berhenti normal dan BLB, kita melihat langsung
31:05suasana di stasiun Kalisat, Garahan, Kalibaru, Glenmore, Sumberwadung, Kalisetail,
31:11Temuguruh, dan Rogo Jampi.
31:41di stasiun Ledokombo.
31:45Bagi pula barang penanggapan yang akan mengikuti perjalanannya di stasiun Ledokombo,
31:49kami persilakan untuk persiapkan diri.
31:52Perisakan terliti kembali barang bawahan Anda. Jangan sampai tertinggal atau menentukan
31:56di dalam kereta.
31:58Untuk keselamatan Anda, tetap lalu berada di tempat duduk sampai kereta bertinggi dengan
32:03seburna.
32:04Terima kasih sampai jumpa di perjalanan berikutnya persiapan stasiun Ledokombo.
32:11Terima kasih telah menonton!
32:41Terima kasih telah menonton!
32:43Terima kasih telah menonton!
32:45Terima kasih telah menonton!
32:47Terima kasih telah menonton!
32:49Terima kasih telah menonton!
32:51selamat menonton!
32:53Terima kasih telah menonton!
32:55Terima kasih telah menonton!
32:57Terima kasih telah menonton!
32:59Terima kasih telah menonton!
33:01Terima kasih telah menonton!
33:03Terima kasih telah menonton!
33:05Terima kasih telah menonton!
33:07Terima kasih telah menonton!
33:09Terima kasih telah menonton!
33:11Terima kasih telah menonton!
33:13Terima kasih telah menonton!
33:15Terima kasih telah menonton!
33:17Terima kasih telah menonton!
33:19Terima kasih telah menonton!
33:21Terima kasih telah menonton!
33:23Terima kasih telah menonton!
33:25Terima kasih telah menonton!
33:55Terima kasih telah menonton!
34:25Terima kasih telah menonton!
34:55Terima kasih telah menonton!
35:25Terima kasih telah menonton!
35:55Terima kasih telah menonton!
35:57Terima kasih telah menonton!
36:25Terima kasih telah menonton!
36:27Terima kasih telah menonton!
36:55Terima kasih telah menonton!
36:57Terima kasih telah menonton!
36:59Terima kasih telah menonton!
37:01Terima kasih telah menonton!
37:03Terima kasih telah menonton!
37:05Terima kasih telah menonton!
37:07Terima kasih telah menonton!
37:09Terima kasih telah menonton!
37:11Terima kasih telah menonton!
37:13Terima kasih telah menonton!
37:15Terima kasih telah menonton!
37:17Terima kasih telah menonton!
37:19Terima kasih telah menonton!
37:21Terima kasih telah menonton!
37:23Terima kasih telah menonton!
37:25Terima kasih telah menonton!
37:27Terima kasih telah menonton!
37:29Terima kasih telah menonton!
37:31Terima kasih telah menonton!
37:33Terima kasih telah menonton!
38:01Terima kasih telah menonton!
38:03Terima kasih telah menonton!
38:31Terima kasih telah menonton!
39:01Terima kasih telah menonton!
39:03Terima kasih telah menonton!
39:31Terima kasih telah menonton!
39:33Terima kasih telah menonton!
39:35Terima kasih telah menonton!
39:37Terima kasih telah menonton!
39:39Terima kasih telah menonton!
39:41Terima kasih telah menonton!
39:43Terima kasih telah menonton!
39:45Terima kasih telah menonton!
39:47Terima kasih telah menonton!
39:49di 8 stasiun yakni Jember, Kalisat, Kalibaru, Kalisetail, Temuguruh,
39:55Rogo Jampi, Banyuwangi Kota, dan Ketapang.
39:59Namun di bulan Agustus ini, terjadi anomali yakni penambahan stasiun
40:02pemberhentian yakni Sempolan, Ledokombo, Garahan, Glenmore,
40:07Sumber Wadung, dan Argo Puro.
40:10Jadi keapan dan wangi juga BLB di 6 stasiun.
40:14Dengan adanya BLB tersebut, jumlah pemberhentiannya bertambah jadi 14,
40:17otomatis menjadikannya turun kelas ke Semirapit.
40:21Ada pun pada perjalanan kita kali ini, karena dari Banyuwangi Kota ke Jember,
40:25kemudian Banyuwangi Kota lagi, BLB-nya hanya 5 stasiun.
40:30Minus stasiun Argo Puro di segmen Banyuwangi Kota, Ketapang.
40:47T установlah ke selectif, SAN, sang buen daerion,
41:06RIV, RIV, RIV, RIV, RIV, RIV, RIV.
41:13selamat menikmati
41:43selamat menikmati
42:13selamat menikmati
42:43selamat menikmati
43:13selamat menikmati
43:43selamat menikmati
44:13selamat menikmati
44:43selamat menikmati
45:13selamat menikmati
Comments