Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 bulan yang lalu
Jakarta: Kemeriahan hari Natal di berbagai belahan dunia biasanya berlanjut dengan tradisi unik pada tanggal 26 Desember yang dikenal secara luas sebagai Boxing Day. Meskipun banyak masyarakat awam mengira istilah tersebut berkaitan dengan olahraga tinju, sejarah mencatat bahwa perayaan ini memiliki akar sosial yang jauh lebih mendalam di daratan Eropa.
Transkrip
00:00Halo semuanya, kembali lagi bersama saya Fawzan di MTV NLens.
00:05Setelah kemerihan hari Natal, ada satu tradisi unik yang dirayakan setiap tanggal 26 Desember, yaitu Boxing Day.
00:13Banyak yang mengira ini adalah hari khusus olahraga tinju, tapi nyatanya sejarahnya jauh lebih dalam dan penuh makna sosial.
00:21Penasaran kenapa disebut Boxing Day? Mari kita ulas sejarahnya.
00:26Boxing Day berasal dari Inggris sekitar abad ke-19.
00:30Nama ini bukan diambil dari harga tinju, melainkan dari kata box atau kotak.
00:35Secara pertama menyebutkan tradisi Christmas Box, di mana para pelayan yang bekerja di hari Natal diberikan libur pada keesokan harinya,
00:43dan dihadiahi kotak berisi uang atau warang dari majikan mereka.
00:47Selain itu, gereja-gereja di Inggris juga membuka kotak amal atau yang disebut Arms Box,
00:53untuk dibagakan kepada orang-orang yang kurang mampu di hari tersebut.
00:56Jadi, intinya adalah hari untuk berbagi kepada sesama.
01:01Kini, Boxing Day telah berevolusi menjadi hari belanja besar-besaran,
01:06dan tentu saja tradisi pertandingan sepak bola Liga Inggris yang sangat ikonik.
01:11Ternyata, Boxing Day adalah simbol rasa terima kasih dan kepedulian.
01:15Apakah kalian lebih suka menghabiskan Boxing Day dengan belanja,
01:18atau nonton pertandingan bola di TV?
01:20Sampai jumpa di next video ya.
01:22Dadah!
Komentar

Dianjurkan