00:00Ah! Ah! Ah! Ah! Ah!
00:02Ah! Ah!
00:04Aku juga gak tau kenapa
00:06bisa jatuh hati kepadamu.
00:08Mungkin karena,
00:10sejak ibuku meninggal,
00:12hidupku terlalu kesepian.
00:14Tapi sudah tiga tahun,
00:16sudah ribuan hari bersama.
00:18Gimanapun aku mencoba mendekatimu,
00:20bulu matamu gak pernah bergetar sekalipun karena aku.
00:24Ah! Ah!
00:30Awalnya aku kira, kamu memang terlahir berhati dingin.
00:33Sampai suatu hari...
00:40Hei, Tuan Haris. Anda itu putra bangsawan Andira yang terhormat.
00:43Wanita kaya apa yang gak bisa didapatkan?
00:44Kalau suka Yanti dalam pandangan pertama,
00:46kamu bisa rebut paksa saja.
00:48Yanti putri di luar nikah, kekurangan rasa aman.
00:50Kalau buru-buru mendekatinya, malah menakutinya.
00:52Aku mau pelan-pelan.
00:54Sudahlah. Aku kira,
00:56dengan nona weni menggodamu tiap hari, hatimu akan tergerak.
00:58Oh iya?
01:00Aku tetap gak tertarik.
01:02Dia bahkan gak sebanding dengan salahnya rambut Yanti.
01:08Kamu tahu gak?
01:10Sejak saat itu,
01:12aku gak lagi menyukaimu.
01:28Nona weni ada apa mencariku?
01:30Haris, kamu selalu begini.
01:32Menatap lukisan wajah Yanti dan terbawa perasaan.
01:34Tapi waktu sama aku, kamu malah kaya biksu yang gak punya nafsu.
01:37Nona weni, kalau gak ada urusan, cepatlah keluar.
01:40Aku mau istirahat.
01:41Besok ada lelang di pavilun Gairus.
01:43Kamu ikut aku.
01:44Aku gak enak badan.
01:46Yanti juga akan datang.
01:48Aku mengerti.
01:50Ternyata benar.
01:52Begitu menyebut nama Yanti, semua prinsipmu bisa diabaikan.
01:55Tenang saja.
01:56Sebentar lagi.
01:57Aku sendiri yang akan antar kamu ke sisi Yanti.
02:00Oh, Nanti.
02:01Eh.
02:18Ada apa ini?
02:20Padahal biasanya...
02:24Oh, Nia.
02:25Oh, Nia.
02:28I don't know.
02:58Kok hari ini di aneh banget?
03:16Menurutku, tarian ini tetap gak seindah tarian Nona Yanti.
03:25Anda benar?
03:26Iya.
03:28Kak Wenny?
03:38Kebetulan banget, kamu juga datang ke lelang ini.
03:42Jangan sentuh aku.
03:48Kak Haris, aku cuma mau lebih dekat sama Kak Wenny.
03:53Kak Haris, ku dengar waktu itu saat aku demam dan mau makan kue kacang merah.
03:56Kamu terobos hujan di tengah malam buat membelinya dan mengantar kegediaman Lutfi.
03:59Sayangnya waktu itu...
Comments