- 1 hari yang lalu
Drama series romantis terbaru tahun 2025 Ipar adalah Maut series
Garapan Hanung Bramantyo 👍
Garapan Hanung Bramantyo 👍
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Terima kasih.
00:30Untuk menutupi semua perbuatan dosa.
00:32Nantinya saya akan meminta Yusuf untuk memberikan 80 persen penghasilannya buat Rani.
00:39Kamu harus berhenti memperlalukan diri kamu sendiri.
00:42Kamu harus minta ampun sama Allah.
00:44Mudah-mudahan Allah bisa mengampuni kamu.
00:46Mas, gak bisa pegang dua tangan sekaligus dan berharap gak ada yang terluka.
00:50Lepasin salah satunya, Mas.
00:52Sebelum Mas kehilangan dua-duanya.
01:00Jadinya mau beliin hadiah apa buat calon suami?
01:09Apaan sih, Mas? Gak lucu deh.
01:11Mas serius, kita mau apa di sini?
01:14Yaudah, Mas. Gak usah bercanda.
01:16Beneran, Mas. Gak bercanda.
01:21Yuk, Kak. Boleh dilihat-lihat dulu?
01:24Tuh.
01:24Tuh kayaknya cocok buat Yusuf.
01:25Ya, mana sih, Mas? Ini?
01:27Tuh.
01:29Mau lihat dulu?
01:30Ya, boleh, Mbak.
01:30Mau lihat yang ini, ya?
01:35Iya, kan?
01:37Gimana? Keren gak pilihan, Mas?
01:39Oke juga pilihan, Mas.
01:42Coba.
01:45Sini, Mbak.
01:47Oh, ya bagus, Mas.
01:48Yaudah. Kalau gitu, aku akan bilang ini, ya, Mbak.
01:49Kau ini dulu, ya, Mbak.
01:50Ya.
01:55Udah, ya, Bu.
02:00Biar marah-marah lagi, Bu.
02:02Ibu benar-benar capek berdebat sama perempuan itu.
02:05Benar-benar keterlaluan perempuan itu.
02:08Aku habis pikir gimana kalau Hanum jadi mertuanya Rani.
02:11Yaudah.
02:12Ibu, mendingan Ibu sekarang duduk dulu, ya.
02:14Biar tenang dulu.
02:16Ran?
02:18Rani?
02:20Rani?
02:22Pak Rani sama Pak Aris belum pulang, Bu.
02:25Astagfirullahaladzim, Ibu.
02:29Ibu istifah, Ibu.
02:30Ngapain sih?
02:31Beli hadiah lama banget.
02:34Benar-benar.
02:35Ngapain juga, Rani?
02:36Beli-beliin hadiah buat orang yang gak pantas untuk dihadiahi.
02:41Nita, kamu telepon mereka.
02:43Dimana mereka sekarang?
02:45Iya, Bu. Nisa telepon hari sekarang.
02:51Selamat datang, Mbak.
02:53Silahkan dilihat-lihat dulu, Mbak.
02:55Halo, Assalamualaikum, sayang.
03:02Mas, kamu sama Rani ada di mana, Mas?
03:04Ini masih di mall.
03:05Tapi sementara lagi pulang, Pak.
03:06Yaudah cepet pulang ya, Ibu.
03:08Nyariin Rani soalnya.
03:11Oke, sayang.
03:12Assalamualaikum.
03:12Waalaikumsalam.
03:13Nantinya bagus banget, Pak.
03:22Ini desain terbaru dari pokok kami.
03:25Iya tuh, bagus tuh.
03:26Suka gak?
03:27Bagus ya, Mas?
03:28Bagus banget.
03:30Boleh dicoba, silahkan.
03:33Coba aja.
03:34Mas, kalau misalnya aku beli ini,
03:46aku harus ngomong apa sama Tia Nisa sama Ibu?
03:48Ya, Mas, aku bilang, Mas yang beliin.
03:51Kamu kan pake jilbab.
03:53Gak ada juga yang bakal liat kamu pake itu.
03:54Coba.
04:05Perpiksaan.
04:09Untuk wanita spesial yang mengandung anakku.
04:14Itu bagus, tuh.
04:16Oh iya, bagus juga ya, Mas?
04:17Bagus, kan?
04:21Langsung bayar aja ya?
04:22Serius?
04:24Jadi ya, Mas?
04:26Siap.
04:27Alah, tolong dibuatkan.
04:29Makasih ya, Mas.
04:30Pone.
04:31Ya, Mas, aku mau liat-liat yang lain dulu.
04:34Kan aku masih harus cari keadaan buatan tahan.
04:38Ini.
04:41Mas, silahkan kekasih untuk pembayarannya.
04:43Iya.
04:54Pembayarannya menggunakan apa ya, Pak?
05:00Cash, Mbak.
05:01Tapi, bentar dulu ya.
05:02Saya kayaknya mau ngambil yang ini juga, Mas.
05:06Yang ini?
05:07Iya.
05:07Oke.
05:08Cuma minta tolong pembayarannya dipisah ya.
05:10Baik, Pak.
05:11Yang gelang pake kredit kartu, yang anting tadi pake cash.
05:16Baik.
05:17Dibuatkan ya.
05:18Baik.
05:23Mas.
05:24Hmm?
05:25Pasti Mas Yusuf happy banget deh.
05:27Dia beliin hadiah.
05:28Assalamualaikum.
05:35Waalaikumsalam.
05:38Papa.
05:39Hai, sayang.
05:41Hai.
05:43Yaudah, aku naik dulu ya.
05:45Ya.
05:47Ngapain aja dari tadi?
05:49Main, sama.
05:50Main.
05:51Nanti, Bu Nisa mana ya?
05:53Oh, Ibu ada di halaman samping, Pak.
05:56Oh, oke.
05:58Sayang, kamu kenapa?
06:21Rani!
06:21Pak Rani sangat parah sebelum pulang, Bu.
06:24Tidak.
06:27Astaga, apa sih, Ibu?
06:28Ibu istifahin, Ibu.
06:29Ngapain sih?
06:30Pilihan dia lama banget.
06:35Sayang, kamu baik-baik aja.
06:37Kenapa, sayang?
06:50Hmm?
06:51Hei.
06:53Kenapa?
06:53Semuanya itu kayak berat banget aja, Mas, rasanya.
07:05Ibu, Rani, Ibu Hanum, Yusuf.
07:12Semua kayak jadi tanggung jawab aku.
07:14Enggak ada yang bisa diajak bicara untuk bisa keluar dari masalah ini.
07:23Sayang, Nam.
07:25Kan kamu punya aku.
07:27Lu bisa cerita semuanya sama aku, Nam.
07:31Tapi ini kan bukan masalah kamu, Mas.
07:34Hei.
07:34Kita kan udah menikah.
07:40Di dalam pernikahan itu udah gak ada lagi aku atau kamu.
07:44Yang ada itu kita.
07:47Aku yakin, kita pasti bisa lewatin ingat sama-sama.
07:51Ya?
07:52Aku yakin, kita pasti bisa lewatin ingat sama-sama.
08:22Aku yakin, kita pasti bisa lewatin ingat sama-sama.
08:52Menghentikan semua apa ini yang kau mau melihat aku sehancur ini.
09:03Sungguh kecil kalian berdua tak pentas dalam kehidupanku.
09:22Terima kasih.
09:23Man, aku tuh gak nyangka sama kamu ya.
09:36Ternyata kamu licik banget.
09:37Kamu ngomongin apa sih?
09:40Kamu ngapain nunjukin ini sama Intan?
09:43Mau bikin dia cemburu?
09:44Man, foto ini tuh cuma masa lalu.
09:46Kamu ngapain nunjukin sama dia?
09:47Erwin, aku tuh, aku beneran gak ngerti kamu tuh ngomongin apa.
09:53Yaudah oke, kamu mau foto ini hilang kan?
09:56Ya.
09:56Man.
09:57Man.
09:58Man.
09:59Kamu ngapain kamu?
10:03Man.
10:04Man.
10:05Man.
10:06Anda.
10:07Man, kamu ngapain sih?
10:08Man.
10:09Man.
10:10Man.
10:11Man.
10:12Kok dibakar?
10:13Man.
10:14Man.
10:15Kok dibakar?
10:24Man.
10:25Ya cuma foto doang kan?
10:26Kamu sendiri tadi yang bilang.
10:27Apapun yang ada di foto itu udah masa lalu.
10:29Daripada jadi bahan drama baru, mending aku bakarlah, Mas.
10:31Tapi kan ini kenangan kita, Man.
10:33Yaudah gak ada artinya lagi buat aku.
10:36Rasa cinta aku ke kamu udah mati, Mas.
10:39Jadi ngapain pake disimpen-simpen lagi?
10:42Tan.
10:52Aku ada kabar gembira buat kamu.
10:57Kamu boleh ambil Erwin.
10:59Mulai sekarang, dia udah jadi milik kamu seutemunya.
11:12Jangan pula-san.
11:13Jangan pulangin.
11:14Jangan pisau.
11:15Jangan pulangin.
11:16Jangan pulangin.
11:17Sampai jumpa.
11:47Bu, kamu beli semua buat Yusuf, buat Yusuf sama ibunya, setelah apa yang mereka lakukan ke kamu.
12:17Setelah perempuan itu menghina ibu, menghina kita berdua, menghina keluarga kita.
12:23Kamu pikir dengan beli itu, langas akan memperbaiki keadaan gitu.
12:29Kamu bertingkah seolah gak peduli, seolah gak ada yang penting.
12:33Seolah pernikahan kamu dan Yusuf itu akan bahagia.
12:36Tapi kamu lihat apa yang sudah kamu lakukan, Ran.
12:42Kamu hancurkan semua masa depan yang ibu bangun buat kamu.
12:46Bapakmu udah gak ada.
12:48Ibu berusaha mati-matian untuk menggantikan posisi bapakmu, Ran.
12:53Menjaga nama baik keluarga kita, kehorbatan kita.
12:57Kamu hancurkan semua itu.
12:59Kamu pikir orang-orang di luar sana gak tahu.
13:01Enggak tahu kalau kamu buru-buru nikah itu kenapa.
13:04Mereka tahu.
13:06Mereka pasti akan membongin keluarga kita di belakang kita, Ran.
13:16Kamu sadar gak?
13:19Seluruh hidup kamu, sekolah kamu, impian kamu, masa depan kamu, hancur demi apa?
13:27Demi laki-laki yang sudah menodai kehormatan kamu.
13:33Yang sudah membanding kamu dengan kehamilan yang sama sekali tidak kamu inginkan.
13:40Tapi perempuan yang gak mau terima kamu di dalam keluarganya.
13:46Kamu gak malu apa?
13:47Apa semua ini sepadan?
13:50Coba!
13:50Kamu gak bisa rasain bagaimana jadi seorang hiburan.
14:10Ibu.
14:11Ibu.
14:12Kamu harus menemui mereka.
14:16Mengumis buat mahar kamu.
14:18Mengumiskan Yusuf supaya dia tinggal benar-benar selama masa depan kehamuran.
14:28Ibu.
14:30Ibu harus sabar.
14:34Sabar sama perempuan yang namanya hadum itu yang sudah menghina kamu.
14:37Menghina keluarga kita.
14:39Ibu kehilangan semuanya.
14:42Ibu kehilangan korban dan kisah.
14:44Ibu Tuhan.
14:47Ibu Tuhan.
14:47Tuh cukup, Bu.
14:48Cukup!
14:49Cukup!
14:50Cukup!
14:51Ibu pikir aku mau semua ini, Bu.
14:54Ibu pikir aku mau hamil.
14:56Ibu pikir aku dengan sengaja hamil, Bu.
15:00Aku juga gak mau, Bu.
15:02Aku gak mau hamil.
15:04Aku maaf semua ini berakhir.
15:06Aku gak mau.
15:08Biarin aja bayi dimati.
15:10Biarin aja.
15:11Biarin aja.
15:12Aku gak mau.
15:14Bisa.
15:15Bisa.
15:16Bisa.
15:17Bisa.
15:18Bisa.
15:19Bisa.
15:20Bisa.
15:21Bisa.
15:22Bisa.
15:23Aku jangan bunuh bayi kamu.
15:24Biarin aja.
15:25Bisa.
15:26Aku gak mau.
15:27Aku gak habis.
15:28What do you want?
15:58What do you want to do in a situation like this?
16:01You have to be more sensitive, Mas.
16:03I'm just kidding.
16:05If you want to do this for me,
16:07it's not fair, Mas.
16:09I don't want to pay for you,
16:11but you have to think about it before you buy this.
16:15Bu!
16:16Bu!
16:17I'm going to go to my house now, Bu.
16:19Mbak Rani and Bupati are still in the house, Bu.
16:21Mbak Rani is still in the house, Bu.
16:23I don't want to pay attention, Bu.
16:25Mbak Rani is still in the house...
16:44MY KID MAKAQU!
16:46This baby is not going to disappear!
16:51gotcha!
16:52Lepasin! Lepasin!
16:54Lepasin! Biar ini tak bu!
16:56Aduh, ini kan yang rusak sebuahnya,
16:58yang rusak hidup aku, ibu kalian semua!
17:00Lebih baik bayi ini mati aja
17:02daripada bikin kalian malu!
17:04Kalian bilang aku yang mulai semua ini.
17:06Sekarang biar aku yang ngakhiri semuanya!
17:08Nanti pun!
17:10Nanti pun! Nanti pun!
17:12Udah! Udah!
17:14Hei! Udah! Udah!
17:16Udah! Udah!
17:18Udah kasihan sama ibu sama tete kamu!
17:20Udah! Udah!
17:22Udah! Udah!
17:24Udah! Udah!
17:34Udah! Udah! Udah!
17:36Udah! Udah! Uине- Takkai!
17:40Udah!lingt rasanya.
17:42Udah! Udah!
17:44Udah! Udah ditaga- Udah di kantor,
17:47Udah! Udah! Udah. thin!
17:49Udah ngakна lan send!
17:51Tidak.
18:21Mas, kamu tolong jagain Rani sebentar ya.
18:39Aku mau ambil aku tidur.
18:41Rani, kamu ngapain sih, Rani?
18:52Kamu kenapa nyakitin diri kamu sendiri?
18:58Jangan egois dong, Rani.
19:01Anak yang kamu kandung itu bukan cuma anak kamu, itu anak Mas juga.
19:04Sebab, aku lupas, aku lupas kongtorong.
19:11Terima kasih.
19:12Terima kasih.
19:13Terima kasih.
19:14Terima kasih.
19:18Dek, minum dulu, saya.
19:25Dek, minum dulu, saya.
19:45Aku samperin ibu dulu ya.
19:46Nah, Aris, gimana Rani?
19:53Udah baik-baik aja, Bu.
19:55Udah tenang, sekarang lagi ditemenin sama Nisa.
19:59Duduk aja, Bu.
20:14Duduk aja kan, Bu.
20:27Sebenarnya ini yang ibu khawatirkan, Aris.
20:35Rani akan menjadi seorang ibu.
20:40Tapi sikapnya belum dewasa.
20:44Dan yang ibu gak habis pikir, kenapa dia berpikir bahwa dengan menyakiti dirinya, maka semuanya akan selesai.
21:15Bu, maaf sebelumnya kalau Aris lancang.
21:23Tapi, boleh gak?
21:25Boleh gak?
21:28Untuk sekarang-sekarang ini, ibu kasih ruang dulu untuk Rani.
21:33Menurut Aris, alangkah baiknya memang apa yang sudah terjadi gak usah dimukit dulu, Bu.
21:45Aris tahu, ibu pasti lebih paham.
21:48Tapi mau sekeras apapun kita coba, memang gak ada caranya, Bu, untuk memperbaiki sesuatu yang memang sudah terjadi di masalah.
21:57Maaf, Bu, na'aris.
22:01Tadinya ibu berpikir, dengan bawa Rani kesini, dia akan terlindungi.
22:18Karena kalian berdua bisa memberikan pengaruh positif terhadap Rani.
22:33Bahkan, na'aris begitu baik, sama ibu, sama semuanya.
22:54Tapi kenyataannya sekarang, justru ibu yang bawa-bawa kamu ke dalam air keluarga ini.
23:03Maafkan, Aris.
23:09Maafkan, Aris.
23:21Ibu, permisi dulu.
23:23Iya, Bu.
23:29Iya.
23:33Iya.
23:42Biar ini kamu!
23:43Biar ini kamu!
23:44Kamu kuliah ini kan yang merusak semua.
23:46Yang merusak hidup aku, ibu kalian semua!
23:49Lebih baik, Bani, ini mati saja daripada bikin kalian tau.
23:52Kalian bilang aku yang mulai semua ini.
23:54Sekarang biar aku yang menghigit semua orang ini.
23:56Terima kasih telah menonton!
24:26Terima kasih telah menonton!
24:56Lagi ngapain, Dek?
25:00Lagi cat sama Mas Yusuf, Dek.
25:04Ya udah, kamu istirahat ya?
25:08Dan kamu inget ada bayi di dalam perut kamu.
25:14Dan pernah ngelakuin hal kayak tadi lagi?
25:18Terima kasih telah menonton!
25:24Terima kasih telah menonton!
25:28Terima kasih telah menonton!
25:38Kamu sadar gak?
25:42Seluruh hidup kamu, sekolah kamu, impian kamu, masa depan kamu, hancur demi apa?
25:50Demi laki-laki yang sudah menodai kehormatan kamu,
25:54yang sudah berbanding kamu dengan kehamilan yang sama sekali tidak kamu inginkan.
26:00Dan perempuan yang gak mau terima kamu di dalam keluarganya.
26:06Kamu gak mau apa?
26:08Apa semua ini sepadan?
26:10Kamu gak bisa rasakan gimana jadi seorang kehamuran.
26:18Kamu yang harus menemui mereka.
26:22Mengubiskan Yusuf.
26:24Supaya dia tidak senang-menang sama masa depan kamu, Rad.
26:42Untuk wanita spesial yang mengandung anakku.
26:48Dari awal aku ngelakuin itu sama Rani, aku udah siap untuk nikahin-nikah.
26:52Bahkan kalau detik ini aku disuruh nikahin Rani, aku siap, Kak.
26:58Aku akan bertanggung jawab.
27:05Ren, kamu ngapain sih, Ren?
27:08Kamu kenapa nyakitin diri kamu sendiri?
27:12Jangan egois dong, Ren.
27:14Anak yang kamu kandung itu bukan cuma anak kamu, itu anak mas juga.
27:22Jangan...
27:48Sudah?
27:52Dia akan...
27:54Udah, Udah, Udah, Udah, Udah!
27:57Ey!
27:58Udah, Udah!
28:00Kau gak kasihan sama ibu sama teteh kamu?
28:03Udah.
28:18Aku gak butuh bareng-bareng kayak gini
28:26Keperluan kita juga masih banyak loh mas
28:30Bahkan aku gak ngerasa kamu seharusnya ngelakuin ini dalam keadaan kita lagi kacal kayak gini
28:35Harusnya kamu lebih sensitif mas
28:38Kalau kamu mau ngelakuin ini buat menghibur aku
28:42Rasanya kurang pas mas
28:43Bukannya aku gak mau menghargai pemberian kamu
28:46Tapi harusnya kamu tuh lebih mikir gitu sebelum aku beli kayak gini
29:16Terima kasih telah menonton!
29:46Maafin aku ya mas
30:01Ga seharusnya aku marah sama kamu kayak tadi
30:09Aku tahu maksud kamu tuh pengen menjaga supaya kita baik-baik aja
30:16Cuman aku ngerasa
30:18Semuanya tuh lagi berantakan banget
30:21Dan tanpa aku sadar aku jadi ngelampiasin semuanya ke kamu
30:25Gak apa-apa sayang
30:30Gak apa-apa banget
30:33Kamu mau marah
30:36Mau bahagia, mau frustrasi
30:38Kamu hancur sekalipun depan aku gak masalah
30:40Aku gak apa-apa
30:42Karena apapun yang terjadi
30:46Kamu tetap rumah aku
30:49Aku tuh pengen kita bisa terus saling jaga, saling mengandalkan
31:00Pokoknya apapun yang terjadi kita lewatin sama-sama ya mas
31:05Iya
31:08Iya sayang
31:11Tapi aku juga minta sama kamu berhenti nyalahin diri kamu karena kamu gak salah sama sekali
31:17Ini bukan salah kamu Nisa
31:20Aku mau kita lupain semuanya ya mas
31:32Kita fokus sama keluarga, masa depan keluarga kita
31:38Itu yang terpenting buat aku
31:42Apapun yang terjadi
32:05Kita sama-sama
32:08Kita sama-sama
32:09Saat aku
32:10Aku gak maaf
32:11Aku aku
32:14Aku nampak
32:15Aku aku
32:15Aku aku
32:17Aku aku
32:18Aku aku
32:18Aku aku
32:20Aku aku
32:21Kamu nggak apa-apa, sayang.
32:47Tante, aku udah nggak sanggup lagi.
32:53Aku udah cape banget sama semua drama perselingkuhan ini.
32:56Aku pengen ini cepat-cepat selesai, Tante.
32:59Mereka berdua emang nggak tahu diri.
33:03Mereka tahu kalau hati kamu itu baik.
33:07Makanya mereka bisa seenaknya dan memanfaatin kamu.
33:15Tapi apapun keputusan kamu, Tante akan dukung.
33:22Masih ya, Tante.
33:27Mungkin emang udah waktunya aku sama Erwin pisah.
33:31Tante.
33:47Ya, halo. Pak, ya maaf agak mendadak.
33:51Saya mau tanya kalau misal besok Bapak ada waktu saya mau bahas perceraian sama suami saya.
34:01Ya, ya. Baik, Pak. Makasih ya, Pak.
34:08Ya udah nggak bisa mundur lagi, Tante.
34:10Keputusan kamu udah benar, Pak.
34:12Keputusan kamu udah benar, Pak.
34:18Terima kasih, Tante.
34:22Kamu okey?
34:23Ya.
34:24Terima kasih, Tante. Aku ke kamar dulu.
34:26Terima kasih.
34:27Tuh, gampang kan?
34:41Kok Mama kayak gampang banget?
34:43Giliran Raya kayak susah.
34:46Ya apa-apa, sayang. Pelan-pelan.
34:48Yang penting Raya mau belajar dan latihan terus.
34:50Sayang, biar aku aja ngantar Raya ke sekolah ya.
34:56Biar kamu juga bisa langsung ke toko, nggak buru-buru. Ya?
35:01Udah, kamu nggak usah khawatir. Aku nggak jadi bimbingan pagi kok hari ini.
35:05Mas siswaku tuh mendadak reschedule. Katanya ada urusan keluarga. Ya?
35:09Iya, makasih ya, Mas.
35:11Kebetulan hari ini aku juga banyak banget orderan sih di toko.
35:14Prinsesnya papa. Udah siap berangkat, Plum?
35:16Udah, dong.
35:17Yuk.
35:18Yuk.
35:19Yuk.
35:29Yuk.
35:30Yuk.
35:33Yuk.
35:36Rani.
35:38Ya ampun.
35:39Dek.
35:40Dek kamu kenapa, Dek?
35:44Dek.
35:45Dek.
35:46Dek.
35:47Dek.
35:48Dek.
35:49Dek.
35:50Dek.
35:51Dek.
35:53Dek.
35:54Dek.
35:55Dek.
35:56Dek kamu sakit ya?
35:59Kayaknya harus kita bawa ke rumah sakit, ibu.
36:01Ya, benar. Sebenarnya.
36:10Kita ke rumah sakit, ibu.
36:29Kamu bisa berdiri gak, dek?
36:31Coba ya, pelan-pelan ya.
36:33Oh!
36:35Ya udah, mas. Tolong langkah, kan?
36:37Paan.
36:38Ayo, ayo, ayo.
36:39Ayo, coba maksudnya.
36:41Langkah.
36:46Sayang, tolong bukan gitu, ya.
36:59Min, Tante Rani gak bakal kenapa-napa, kan?
37:12Insya Allah, Tante Rani gak kenapa-kenapa.
37:15Cucu, Min, gak usah cemas ya, doain Tante Rani.
37:21Bi, tolong antara ayah dulu ya. Saya sama Mas Aris harus ke rumah sakit.
37:24Iya, bu.
37:25Ntar mau ikut.
37:26Nis, biar ibu aja yang ngantar Rani. Kamu ngantar Raya, ya.
37:30Sudah.
37:32Ibukan ibunya Rani, ya.
37:34Anian pergi dulu.
37:36Ayo, Bi.
37:37Ya, hati-hati, Bu.
37:39Mas, kamu ngantar Rani dulu ya.
37:41Aku ngantar Raya, abis itu aku nyusul.
37:45Ya.
37:46Aduh.
37:47Aduh.
37:56Astagfirullahaladzim.
37:57Astagfirullahaladzim.
38:02Ya Allah.
38:24Kondisinya makin gawat, Haris.
38:26Iya, iya, Bu.
38:37Halo, Assalamualaikum, Kak.
38:38Waalaikumsalam.
38:39Suf, Rani bawa ke rumah sakit.
38:41Perutnya keram.
38:42Astagfirullahaladzim. Di rumah sakit mana, Kak?
38:46Oh, yaudah. Aku jalan ke sana sekarang, ya.
38:48Ya, Rani, Suf. Tunggu, tunggu.
38:50Ada apa, Suf?
38:51Aku mau ke rumah sakit, Mas. Si Rani sakit.
38:53Oh, yaudah. Mama mau ikut.
38:55Mama mau pastiin kalau cucu Mama baik-baiknya.
38:57Tunggu, tunggu, tunggu.
39:06Ma, Ma.
39:07Ma, aku aja ya, Ma, yang ke rumah sakit.
39:09Aku takutnya kalau Mama ikut, nanti situasinya jadi makin panas.
39:12Udah, kamu tenang aja.
39:13Mama bakal jaga sikap, ya.
39:16Ayo, ayo, ayo.
39:17Cepat.
39:23Mas.
39:24Mas.
39:25Mas, Kak.
39:26Si Rani baik-baik aja, kan?
39:28Kamu ngerti nggak apa yang kamu lakukan semalam?
39:30Kamu tuh mukul-mukul perut kamu sendiri, Ran.
39:32Sadar nggak kamu kalau itu bisa...
39:34Bisa membuat kamu kehilangan semuanya?
39:37Bukan cuma diri kamu.
39:38Tapi juga bayi yang ada di dalam perut kamu, Ran.
39:39Bukan cuma diri kamu.
39:40Tapi juga bayi yang ada di dalam perut kamu, Ran.
39:41Bukan cuma diri kamu.
39:42Tapi juga bayi yang ada di dalam perut kamu, Ran.
39:43Bukan cuma diri kamu.
39:44Tapi juga bayi yang ada di dalam perut kamu, Ran.
39:45Ketika apa yang kamu lakukan semalam.
39:47Kamu tuh mukul-mukul perut kamu sendiri, Ran.
39:50Sadar nggak kamu kalau itu bisa...
39:53Bisa membuat kamu kehilangan semuanya?
39:57Bukan cuma diri kamu,
40:03Tapi juga bayi yang ada di dalam perut kamu, Ran.
40:07Kamu sudah berbuat dosa
40:17Astaghfirazim
40:18Jangan buat banyak dosa lagi
40:20Apalagi menyakiti bayi kamu
40:23Jadi jangan kamu ulangi lagi
40:26Mungkin untuk kamu
40:27Buat ini
40:33Kok ibu biarin aja si Rani
40:36Mukul-mukul perutnya
40:37Itu kan berbahaya buat dia
40:38Bikir saya diem aja
40:41Saya setiap hari memirikan Rani
40:45Saya melihat gimana Rani hancur hatinya
40:48Tau gak
40:50Gimana perasaan saya
40:52Lihat anak saya menanggung malu
40:54Dan membenci dirinya sendiri
40:56Itu semua gara-gara anak ibu
40:58Menghancurkan masa depan anak saya
41:00Jadi ibu pikir yang paling jahat disini
41:01Cuma anak saya ya
41:02Ibu lihat kok anak ibu gimana
41:05Karena anak saya juga hancur
41:07Kan kok
41:08Saya juga gak mau
41:10Biar anak saya masuk dalam keluarga
41:12Ibu toksikin
41:13Ibu cuma memikirkan reputasi anak ibu
41:15Padahal pernikahan adalah
41:16Satu-satunya cakra menelamatkan
41:18Masa depan mereka
41:18Enggak, berhenti
41:19Berhenti
41:20Ibu sama tante berantem
41:23Mending gak usah disini
41:24Keluar aja
41:25Sudah dong ma
41:28Kasian sama Rani
41:30Ya mama kan udah janji
41:32Cuma bayang ngecek keadaan Rani
41:34Yusuf mama disini tuh belain kamu
41:36Tau gak
41:37Mama gak mau kamu dijagain sama keluarga ini
41:39Udah bu
41:40Udah bu
41:41Kondisi Rani lagi gak stabil
41:43Jangan memperburuk keadaan ibu
41:45Permisi
41:50Maaf
41:51Saya mau meriksa ibu Rani
41:54Jadi bapak sama ibu silahkan menunggu di luar
41:57Duduk dulu ibu
42:13Duduk dulu ibu
42:16Ya
42:17Saya tuh berharap
42:27Saya bisa menggantikan posisi Rani
42:32Untuk menanggung rasa malunya
42:35Dan dia bisa melanjutkan masa depannya
42:39Tapi nyatanya saya gak sanggup
42:43Saya cuma bisa
42:46Berusaha melindungi Rani dari kemungkinan yang terburuk
42:51Kita hanya
43:00Seorang ibu
43:03Muftima
43:04Kita berduanya bisa menyelamatkan
43:07Dan melindungi anak-anak kita
43:08Terima kasih ya dok
43:16Terima kasih ya
43:17Terima kasih ya
43:21Terima kasih ya
43:22Terima kasih ya
43:23Terima kasih ya
43:23Terima kasih ya
43:25Terima kasih ya
43:26Terima kasih ya
43:27Terima kasih ya
43:29Terima kasih ya
44:59Aku bilang ngapain disini
45:00Ayo
45:00Ayo
45:01Ya udah Rani kamu istirahat ya
45:04Aku pamit dulu ya
45:05Ya udah
45:06Mas
45:09Rani biar aku aja yang nganter pulang ya
45:11Kamu harus ke kampus kan
45:13Iya tapi
45:15Tas aku di rumah
45:16Paling aku balik dulu
45:17Ya udah
45:18Sebaiknya kamu gak usah
45:47Kepala kampus, Ran.
45:53Nisa, kamu ke toko aja ya, biar ibu yang jaga Rani.
46:01Jangan sampai hal ini mengganggu kehidupan kalian.
46:06Ibu masih bisa kok mengatasi semua ini.
46:28Mas, aku boleh nggak tolong bantu titipin itu ke Mas Yusuf?
46:36Bisa. Nanti Mas kasih, ya?
46:52Nah, Aris, bisa kan sekalian antar Nisa ke toko?
46:57Bisa, Bu. Ayo, sayang. Aku tunggu di bawah, ya?
47:06Aku pergi dulu, ya? Ya.
47:19Setiap rehat, Dek.
47:22Ya.
47:27Jangan lupa obatnya diminum.
47:29Jangan lupa nombor.
47:30Tidak lagi.
47:32Dia lupa.
47:33Kepala pause bulsi pad yang kedua ya biar.
47:35No.
47:36Baga
47:55Mis, semuanya okey?
48:05Rani tiba-tiba keram tadi pagi.
48:08Semuanya panik.
48:10Tapi ya...
48:12Alhamdulillah dia udah baik-baik aja, Man.
48:15Nis, harusnya kamu gak usah maksa buat kesini loh.
48:27Aku yakin kamu pasti capek banget, kan?
48:30Thanks, Man.
48:33Emang belakangan ini...
48:35...semua yang terjadi tuh lagi nguras tenaga dan emosi aku banget.
48:39Iya, pasti, Nis.
48:42Tapi aku tahu kamu pasti kuat kok.
48:48Itu berkat kamu juga sebagai support sistem aku, Man.
48:56Ini sih, Mbak.
48:59Mbak Amanda di depan udah ada pengacaranya ya, Mbak?
49:06Oke, makasih ya, Wee.
49:12Aku pikir ini yang terbaik.
49:22Cuma perceraian yang bisa jadi jalan keluar buat masalah aku, Nis.
49:29Ternyata ada hal yang udah terlanjur rusak dan gak bisa diperbaikin lagi.
49:42Kita kayaknya lagi sama-sama diuji, ya, Man.
49:49Tapi aku yakin...
49:52...kita kuat kok...
49:54...untuk ngeluhin semuanya.
50:02Di situ, Bi.
50:03Makan, ya.
50:04Iya.
50:07Permisi, Bu.
50:08Makasih, Bi.
50:09Kamu habiskan makanannya, ya.
50:28Kamu harus makan.
50:30Ayo makan.
50:31Ibu.
50:45Ibu mau ngeliatin aku makan.
50:48Iya.
50:50Ibu harus memastikan kamu menghabiskan makanan itu.
50:56Bu, tapi kan aku bukan anak kecil lagi.
50:58Di mata ibu.
51:03Kamu tetap anak buat ibu.
51:08Makan.
51:29Sayurnya.
51:33Telurnya juga dimakan.
51:40Bu.
51:44Rani boleh gak?
51:47Di pernikahan Rani...
51:51Rani juga mau pakai kebaya putih kayak waktu tenisa nikah.
51:58Rani.
52:04Kebaya putih itu lambang kesucian, Ran.
52:08Harusnya kamu tahu itu.
52:17Lagipula kita gak punya waktu banyak...
52:20...untuk persiapan pernikahan kamu.
52:22Kamu.
52:25Kebaya seperti tenisa itu membutuhkan waktu yang lama.
52:29Dan kamu...
52:33...tidak bisa meminta hal yang sama...
52:36...untuk situasi kamu yang sekarang ini.
52:38Tidak seperti dugaanku...
52:39...sakit hatiku ternyata...
52:41...melabihi rasa sakit.
52:42...apapun yang terjadi.
52:43Terima kasih.
52:44Terima kasih.
52:45Terima kasih.
52:46Terima kasih.
53:16Terima kasih.
53:17Terima kasih.
53:19Terima kasih.
53:20Terima kasih.
53:21Terima kasih.
53:22Terima kasih.
53:23Terima kasih.
53:24Terima kasih.
53:25Terima kasih.
53:26Terima kasih.
53:27Terima kasih.
53:28Terima kasih.
53:29Terima kasih.
53:30Terima kasih.
53:31Terima kasih.
53:32Terima kasih.
53:33Terima kasih.
53:34Terima kasih.
53:35Terima kasih.
53:36Terima kasih.
53:37Terima kasih.
53:38Terima kasih.
53:39Terima kasih.
53:40Terima kasih.
53:41Terima kasih.
53:42Terima kasih.
53:43read-reader dan learns lagi.
53:46Terima kasih.
53:48Terima kasih.
53:52Terima kasih.
53:53Terima kasih.
53:54Apa-apa kan?
Jadilah yang pertama berkomentar