00:00Kalau kamu pernah lewat daerah Kalibata, kamu pasti tahu Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata
00:05tempat peristirahatan terakhir bagi ribuan pahlawan bangsa.
00:11Halo dengan nada di sini dari MTV and Lens.
00:14Di video kali ini aku mau bahas soal sejarah berdirinya makam pahlawan yang ada di Jakarta Selatan ini.
00:20Taman Makam Pahlawan Kalibata dibangun pada tahun 1953, yakni di masa pemerintahan Presiden Soekarno.
00:27Tujuannya jelas sebagai tempat untuk menghormati dan mengenang jasa para pahlawan yang gugur demi tanah air.
00:33Luasnya lebih dari 20 hektare dan awalnya berada di Ancol.
00:37Namun pindah ke Kalibata karena kawasan Ancol pada saat itu masih berupa rawa dan hutan belukar.
00:42Perencanaan pembangunan makam ini adalah kolaborasi antara Arsitek Friedrich Silaban,
00:48Ten Istub Direktorium, dan Kontraktor Belanda.
00:50TMP Kalibata pun diresmikan pada 10 November 1954 dan diubah namanya pada tahun 1976 menjadi Taman Makam Pahlawan Nasional.
01:01Lalu pada tahun 2009 diubah lagi statusnya jadi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama.
01:06Di sana dimakamkan lebih dari 10.000 pahlawan, mulai dari tentara, polisi, tokoh nasional, hingga pahlawan revolusi.
01:13Selain itu, tiap tahunnya upacara kenegaraan Hari Pahlawan pada 10 November dan Hari Kemerdekaan 17 Agustus sering digelar di tempat tersebut sebagai bentuk penghormatan.
01:24TMP Kalibata bukan hanya tempat makam, tapi juga monumen perjuangan yang penuh makna.
01:28Barisan lima balok putih tinggi yang berjejer menggambarkan lima sila-pajas sila.
01:32Sesuai dengan perkataan Presiden Soekarno, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.
01:38TMP Kalibata menjadi wujud nyata dari penghargaan itu.
01:41Tempat di mana para pahlawan beristirahat dengan semangat mereka yang terus hidup dalam setiap langkah penerus bangsa.
01:46Nah, kalau kamu suka bahasan soal fakta-fakta menarik lainnya, jangan lupa untuk terus pantau MTV Airlines di metrotvnews.com dan bye-bye!
02:11Terima kasih telah menonton!
02:41Terima kasih telah menonton!
03:11Terima kasih telah menonton!
03:41Terima kasih telah menonton!
03:43Terima kasih telah menonton!
04:13Terima kasih telah menonton!
04:15Terima kasih telah menonton!
04:17Terima kasih telah menonton!
04:19Terima kasih telah menonton!
04:21Terima kasih telah menonton!
04:23Terima kasih telah menonton!
04:25Terima kasih telah menonton!
04:27Terima kasih telah menonton!
04:29Terima kasih telah menonton!
04:31Terima kasih telah menonton!
04:33Terima kasih telah menonton!
04:35Terima kasih telah menonton!
04:37Terima kasih telah menonton!
04:39Terima kasih telah menonton!
04:41Terima kasih telah menonton!
04:43Terima kasih telah menonton!
04:45Terima kasih telah menonton!
04:47Terima kasih telah menonton!
04:49Terima kasih telah menonton!
04:51Terima kasih telah menonton!
05:21Terima kasih telah menonton!
05:51Terima kasih telah menonton!
06:21Terima kasih telah menonton!
06:51Terima kasih telah menonton!
06:53Terima kasih telah menonton!
06:55Terima kasih telah menonton!
06:57Terima kasih telah menonton!
06:59Terima kasih telah menonton!
07:01Terima kasih telah menonton!
07:03Terima kasih telah menonton!
07:05Terima kasih telah menonton!
07:07Terima kasih telah menonton!
07:09Terima kasih telah menonton!
07:11Terima kasih telah menonton!
07:13Terima kasih telah menonton!
07:15Terima kasih telah menonton!
07:17Terima kasih telah menonton!
07:19tapi juga dengan personal relationship
07:36untuk acara hari ini kita mengadakan konsep pertandingan kandel antar komunitas
07:42dimana kita tuh lihat ya
07:45sekarang ini kan kandel udah jadi lifestyle ya
07:47udah jadi lifestyle yang sangat digemari oleh masyarakat
07:50dan BNC ini kita pengen ikut terus ikut serta lah
07:53untuk support the healthy lifestyle yang diberikan oleh masyarakat gitu
07:56jadi kita undang disini lebih dari 20 komunitas yang join
08:00komunitasnya dari Jabodetamek
08:03jadi ibaratnya lumayan nih dari Jakarta cukup banyak ya
08:06tapi juga ada yang Terita Kerang
08:08dari Bekasi pun ada yang join
08:09dan kemudian dari Gogor pun kita ada yang join gitu
08:12jadi Jabodetamek cukup merata gitu
08:14ya ini sebenarnya lebih kayak apa namanya
08:17gimmick yang kita berikan kepada Gen Z
08:20dimana mereka bisa melakukan transaksi perbankan dengan lebih fun
08:23dengan lebih sportifitas
08:25dan dengan lebih banyak aktiviti yang bisa dilakukan
08:29jadi tidak hanya melulu transaksi finansial
08:31tapi juga kita dapat funnya
08:33kita dapat pertemanannya, kita dapat sportifitasnya
08:36ya tahun depan kita melihat apabila ini tanggapannya cukup bagus
08:40kami akan continue dengan program-program yang fokus ke aktivitas-aktivitas orang banyak seperti ini
08:45mungkin nanti ada kayak seperti komunitas-komunitas lainnya
08:48baik itu pedal, jalan sehat, sepak bola dan lain-lain
08:53kita akan explore tersebut termasuk
08:55apa namanya
08:56dimana titik pertumbuhan ekonomi itu akan tumbuh di segmen tersebut
09:00selamat menikmati
09:30selamat menikmati
10:00selamat menikmati
10:30terima kasih
11:00terima kasih
11:30terima kasih
12:00terima kasih
12:30Halo, kembali lagi bersama saya Arga Sumantri di MTV & Lens
12:46di jantung ibu kota Tiongkok
12:48terdapat sebuah kawasan yang menjadi simbol modernisasi dan inovasi Asia
12:53Beijing Economic Technology Development Zone atau E-Town
12:57di Jantung Ibu Kota Tiongkok
13:05di jantung ibu kawasan yang menjadi istirahat
13:07dan ini di jantung ibu kawasan yang menjadi istirahat
13:10hujan yang seperti ini
13:11dengan kawasan yang saya mempergunakan
13:24Delegasi Partai Nasdem berkesempatan mengunjungi Beijing E-Town.
13:54Beijing E-Town memperlihatkan wajah Tiongkok masa kini, maju, terintegrasi, dan berkomitmen pada masa depan yang berkelanjutan.
14:16Demikian informasi seputar kunjungan delegasi Partai Nasdem ke Beijing E-Town.
14:21Jangan lupa, saksikan MTVN Lens lainnya hanya di metrotvnews.com.
Komentar