00:00Saudara Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Jawa Timur mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernafasan akut atau ISPA
00:06hingga 7.500 kasus akibat cuaca ekstrem.
00:10Menjakan sejak bulan Juni 2025, sebagian besar dialami anak usia di bawah 5 tahun.
00:17Menjakan pasien kasus infeksi ISPA salah satunya terjadi di Rumah Sakit Daerah Dr. Subandi, Jember, Jawa Timur.
00:24Pada Juni hingga Juli terjadi peningkatan 30 kasus, sementara di bulan Agustus-September tembus menjadi 57 kasus.
00:33Cuaca ekstrem menjadi faktor utama peningkatan ISPA.
00:36Selain itu, etika batuk yang salah juga mempercepat penularan melalui udara.
00:41Dinkes Jember mencatat bulan September hingga Oktober ada 7.500 kasus ISPA yang tersebar di 31 kecematan di Jember.
00:49Peningkatan terjadi karena cuaca ekstrem dan sebagian besar dialami anak di bawah atau anak berusia di bawah 5 tahun.
00:576.700 ke 7.500.
01:02Sejauh ini ada pasien meninggal dunia atau seperti apa?
01:06Belum. Alhamdulillah kami berharap semoga saja tidak.
01:09Kemudian ada upaya-upaya adalah kita tetap sosialisasi kepada masyarakat agar dapatnya yang kiranya masyarakat membutuhkan pengobatan gratis segera untuk datang ke pas keselesaikan.
01:26Cuaca ekstrem yang melanda Kota Medan Sumatera Utara diduga menjadi salah satu pemicu peningkatan jumlah kasus ISPA.
01:33Di Kota Medan dalam 2 minggu ini kasus ISPA meningkat di puskesmas dari data puskesmas kampung baru.
01:40Dalam 2 minggu jumlah pasien meningkat hingga 80 orang perharinya.
01:45Warga pun diimbau tetap menjaga imunitas dan mengonsumsi minum serta mengurangi aktivitas di luar rumah.
01:52Memang di akhir-akhir 2 minggu belakangan ini, keluhan pasien yang datang berkunjung ke puskesmas itu rata-rata dengan keluhan demam, batuk, atau filek.
02:04Jadi demam, batuk, filek itu kemungkinan kan penyakit di tenggorokan, di infeksi saluran penapasan atas.
02:10Jadi diklarifikasikan atau di membuat suatu hiap maksudnya dengan infeksi saluran penapasan atas atau ISPA.
02:19Jadi penyebabnya itu bakteri.
02:22Jadi itulah yang sekarang ya memang kalau dibilang meningkat ya makin banyak 2 minggu belakangan ini.
02:27Itu aja karena barangkali musim juga hujan, panas, hujan panas.
02:31Ya selain penyebabnya adalah bakteri.
02:34Himbauannya ya kami menghimbau ya banyak minum, hindari cuaca yang panas, hujan.
02:41Ya kami membuat itu sudah satu lagi ya imunnya yang diperbaik.
02:45Karena kuman masuk melalui sistem imun yang rendah.
02:50Lebih lengkap soal penanganan kasus ISPA, kita bergabung dengan Jurnalus Kompas TV,
02:54Emir Syafurba dan Juru Kamera Bahri di Medan Sumatera Utara dan Hernawan Mustika di Jumper Jawa Timur.
03:00Namun kita sahabat lebih dahulu rekan Emir Syafurba di Medan Sumatera Utara.
03:03Emir untuk saat ini perubahan cuaca, terutama cuaca ekstrim menjadi pemicu kenaikan kasus ISPA.
03:09Lalu seperti apa langkah dari pemerintah setempat untuk mengantisipasi lonjakan kasus ISPA?
03:17Sebenarnya saat ini adanya peralihan ke musim hujan dan juga adanya kualitas udara yang buruk
03:23karena adanya polisi udara memengaruhi peningkatan kasus infeksi saluran penapasan atas ini.
03:29Data dari Binas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara selama 9 bulan terakhir
03:34menunjukkan adanya 660 ribu lebih kasus ISPA di Sumatera Utara.
03:42Dan pada periode Januari, yaitu pada periode Januari sampai dengan September 2025
03:47dan menunjukkan tren kenaikan kasus ISPA secara 15,3 persen atau secara 12.687 kasus pada bulan Juli
03:58pada semua usia seperti balita, anak, dewasa, dan sejauh ini saudara dari pemerintah daerah
04:07dan juga Binas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara juga sudah melakukan langkah-langkah
04:12artisipasi untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus ISPA ini di Sumatera Utara
04:17seperti memantau kekembangan situasi dan informasi global
04:21terkait dengan kejadian ISPA dikenalkan dari pemerintah
04:24dan juga melakukan penyelidikan epidemiologi apabila ditemukan
04:29adanya peningkatan kasus ISPA maupun infeksi saluran penapasan lainnya.
04:33Selain itu, Binas Kesehatan Sumatera Utara juga menghimbau kepada masyarakat
04:37untuk menerapkan berlaku hidup bersih dan sehat, mengurangi kontak fisik,
04:41dan menjaga asupan nutrisi setiap harinya.
04:44Dan saat ini saudara saya sedang berada di Puskesmas Kampung Baru, Kota Medan
04:49dan saya lihat ataupun ketemuan dari saudara memang terjadi peningkatan kasus ISPA
04:56dengan tingkat tertinggi kasus ISPA yang tercatat di Puskesmas ini terjadi pada bulan September
05:04yaitu terdapat 493 kasus ISPA.
05:08Sedangkan pada bulan Agustus ataupun bulan sebelumnya, kasus ISPA tercatat ada 280 kasus.
05:18Dan memang jika kita lihat tadinya dari data tersebut,
05:21memang terjadi peningkatan dari yang sebelumnya 400-an menjadi 200-an.
05:27Dan ininya tentunya menjadi atensi dari pemerintah daerah, saudara,
05:31dan menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga imun tubuh.
05:36Karena memang ISPA ini disebabkan oleh beberapa virus yang ada
05:41seperti influenza dan juga corona.
05:44Dan karena adanya serlihan musim ataupun cuaca ekstrim dari yang panas ke cuaca hujan
05:50akan menyebabkan imun bisa melemah dan mudah terjangkit virus-virus
05:56yang nantinya akan bisa menyebabkan infeksi saluran pernafasan itu.
06:00Baik, terima kasih atas laporan Anda, Jones Kompas TV, Emir Syahkurba.
06:04Dari Medan kita menuju ke Jember, Jawa Timur, sudah ada rekan Hernawan Mustika.
06:08Hernawan, untuk saat ini terjadi peningkatan jumlah pasien kasus ISPA di RSD.
06:14Oke, Dr. Subandi, lo seperti apa penanganannya bagi para pasien kasus ISPA ini?
06:19Ya, selamat siang, Gino, dan juga saudara bisa kami laporkan
06:23untuk penanganan pasien di rumah sakit daerah Dr. Subandi.
06:28Saat ini memang terjadi lonjakan, tapi sebagian besar diantaranya adalah pasien rawat jalan.
06:35Namun, pihak rumah sakit Dr. Subandi melalui poliparu
06:39mengimbau dan memberikan arahan kepada pasien agar tetap melakukan menjaga imunitas tubuh.
06:48Salah satunya menjaga hidup bersih, mengkonsumsi suplemen maupun vitamin,
06:53dan juga menjaga etika batuk,
06:56serta menjaga agar tidak sering atau mengurangi aktivitas di luar rumah.
07:03Nah, bisa kami laporkan juga, di jauh ini memang terjadi peningkatan pasien
07:09di rumah sakit Dr. Subandi Jendor,
07:11yaitu mencapai 60 kasus ISPA, seperti ini.
07:17Baik, terima kasih atas laporan Anda, Jones Kompas TV,
07:25Erna Wan Mustika, dari Jember Jawa Timur,
07:28dan sebelumnya ada rekan Emir Sapurba dari Medan Sumatera Utara
07:31terkait dengan peningkatan kasus ISPA yang diduga dipicu oleh cuaca ekstrim.
07:36Terima kasih, rekan-rekan.
07:37Terima kasih.
Komentar