Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Jakarta, Selasa (28/10/2025), mengungkapkan keprihatinan atas judi online (judol) yang mulai menjangkiti anak SD.

Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin mengatakan, pemerintah akan memperkuat edukasi hingga membenahi regulasi.

#judol #muhaiminiskandar #pemerintah

[Antara/Suci Nurhaliza/Rayyan/Nanien Yuniar]
Transkrip
00:00Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat,
00:07Muhaymin Iskandar, menyoroti kasus judi online alias judol
00:11yang kini telah menjangkiti anak-anak sekolah dasar hingga Tunawisma.
00:16Dalam acara 1 Tahun Pemberdayaan Masyarakat di Jakarta
00:19selasa 28 Oktober, atas keprihatinan tersebut,
00:23Caimin mengatakan pemerintah berkomitmen memperkuat edukasi
00:27sambil membenahi aturan terkait judi online.
00:31Tentu pertama solusinya edukasi tentu saja.
00:36Edukasi ini mari kita gerakan semua ini,
00:41lembaga-lembaga pendidikan, tokoh-tokoh agama.
00:45Nah yang kedua, mau nggak mau kita harus segera membenahi
00:49sistem legislasi kita, tata aturannya harus digenai.
00:54Nanti akan kita cek dulu apakah sudah dimulai
00:59di beberapa kemenku lainnya soal regulasi ini.
01:05Sebelumnya, Kejaksaan Agung mengungkapkan,
01:07berdasarkan data per 12 September 2025,
01:11kasus judi daring yang ditangani lingkungan Kejaksaan
01:14terdiri atas 1.349 orang pada rentang usia 26 hingga 50 tahun,
01:20631 orang usia 18 hingga 25 tahun,
01:25164 orang usia lebih dari 50 tahun,
01:29dan 12 orang berusia di bawah 18 tahun.
01:33Para pelaku judi online tersebut meliputi petani,
01:36pelajar, hingga tunawisma.
01:37Dari Jakarta, Suci Nurhaliza,
01:41Kantor Berita Antara, Muartakan.

Dianjurkan