00:00This is what we need to know first.
00:06In Jakarta, it was already bad.
00:11This has been since 30 years, 40 years later, 20 years later.
00:19And Jabodetabek juga kemacetannya parah, termasuk Bandung juga kemacetannya parah.
00:31Dari kemacetan itu, negara rugi secara hitung-hitungan,
00:36kalau di Jakarta saja kira-kira 65 triliun per tahun.
00:41Kalau Jabodetabek plus Bandung kira-kira sudah diatas 100 triliun per tahun.
00:48Nah, untuk mengatasi itu, kemudian direcanakan dibangun yang namanya MRT, LRT, kereta cepat.
01:01Dan sebelumnya lagi KRL.
01:04Ada juga kereta bandara, agar masyarakat berpindah dari transportasi pribadi,
01:11mobil atau sepeda motor ke kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KLM.
01:23Agar kerugian itu bisa dikurangi dengan baik.
01:30Dan prinsip dasar transportasi masal, transportasi umum itu adalah layanan publik.
01:38Ini kita juga harus ingat, bukan mencari laba.
01:45Jadi, sekali lagi, transportasi masal, transportasi umum itu tidak diukur dari laba,
01:54tetapi adalah diukur dari keuntungan sosial, social return on investment.
02:02Apa itu?
02:04Misalnya, pengurangan emisi karbon, produktivitas dari masyarakat menjadi lebih baik.
02:18Kemudian, apalagi, polusi yang berkurang, waktu tempuh yang bisa lebih cepat.
02:28Disitulah keuntungan sosial yang didapatkan dari pembangunan transportasi masal.
02:37Jadi, sekali lagi, kalau ada subsidi, itu ada investasi, bukan kerugian.
02:48Terima kasih telah menonton!
Comments