00:00Halo, aku Kelvin. Aku mau cerita tentang tokoh yang menulis rumusan Sumpah Pemuda.
00:07Siapa sih orangnya?
00:10Kita tahu Sumpah Pemuda dibacakan pada 28 Oktober tahun 1928 di Kongres Pemuda II.
00:19Ketua Kongres saat itu adalah Sugondo Jojo Puspito.
00:22Tapi bukan beliau lah yang merumuskan naskah trilogi janji tersebut.
00:26Terus siapa sih cosok jenius yang menulis naskah keramat itu?
00:31Yuk kita bongkar rahasia sejarah di balik layar.
00:35Sosok penting tersebut adalah Muhammad Yamin.
00:37Yamin adalah pemuda intelektual, sastrawan, dan ahli hukum dari Minakabau.
00:43Dalam Kongres Pemuda II, beliau menjabat sebagai sekretaris Kongres.
00:48Prosesnya cukup dramatis.
00:50Saat rapat terakhir mau ditutup, Yamin merasa Kongres harus menghasilkan keputusan yang mengikat.
00:56Secara cepat, beliau merumuskan tiga janji persatuan, yaitu tanah air, bangsa, dan bahasa di selembar kertas.
01:04Lalu, menurut catatan sejarah, kertas itu disodorkan kepada Sugondo Jojo Puspito yang saat itu sedang berpidato agar segera disahkan.
01:13Rumusan Yamin ini memang penuburan dari berbagai pemikiran yang dibahas di Kongres,
01:18khususnya ide bahasa persatuan.
01:21Jadi, Yamin penulis cepat yang berhasil merangkum seluruh semangat persatuan itu menjadi kalimat yang kuat.
01:28Tapi, perlu diingat, ini kerja kolektif.
01:31Sugondo Jojo Puspito punya peran penting sebagai ketua Kongres.
01:35Beliau memimpin dan memutuskan putusan itu di hadapan peserta.
01:39Beliau adalah juru bicara resmi yang mengumumkan janji penting itu.
01:43So, sejarah mencatat, Yamin sebagai perumus dan Sugondo sebagai pembaca dan pengesah.
01:50Keberhasilan Sumpah Pemuda adalah hasil dari semangat persatuan dari seluruh pemuda di Indonesia.
01:56Kalau gitu, sudah cukup ceritanya.
01:59Sampai jumpa di next video.
02:01Dadah!
02:01Sampai jumpa di next video.
Komentar