Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Menteri Luar Negeri Sugiono merespons bocornya isi pembicaraan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sugiono menyebut hubungan Presiden Prabowo dan Presiden Trump memang sangat dekat.

Meski begitu Menlu menjelaskan kemungkinan Prabowo dan Trump membahas isu di luar perdamaian Gaza.

"Biasa kan ya Pak Presiden berbicara dengan kepala negara yang lain berdua-berdua dan saya kira hubungan Pak Presiden dengan Presiden Trump juga sangat cukup dekat," kata Menlu Sugiono, Selasa (14/10/2025).

"Bisa jadi banyak hal yang mereka berdua bicarakan. Di luar hal yang sifatnya formal kenegaraan karena dua-duanya kan teman ya," lanjutnya.

Sebelumnya Percakapan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Prabowo Subianto bocor ketika mikrofon masih menyala saat KTT Perdamaian Gaza di Sharm El Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10/2025).

"Bisakah saya bertemu Eric (Anak ketiga Trump)?" tanya Prabowo ke Trump.

"Saya akan meminta Eric untuk menelepon, haruskah saya melakukannya?" Jawab Trump.

Sahabat KompasTV, bagaimana pendapat kalian terkait berita ini, tulis di kolom komentar ya!

Video Editor: Frashiva Rizaldi

#menlusugiono #donaldtrump #prabowosubianto

Baca Juga Detik-Detik Presiden Prabowo Tiba di Indonesia usai Hadiri KTT Perdamaian Gaza di https://www.kompas.tv/nasional/623019/detik-detik-presiden-prabowo-tiba-di-indonesia-usai-hadiri-ktt-perdamaian-gaza



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/623078/penjelasan-menlu-sugiono-usai-obrolan-trump-dan-prabowo-bocor-di-sela-ktt-gaza
Transkrip
00:00Maksudnya soal video Pak Presiden yang viral karena ngobrol sama Trump, mic-nya bocor, itu sebenarnya masalah sih?
00:12Mic-nya bocor?
00:13Ya mic-nya terdengar suara Pak Presiden yang kita ketemu sama Anda.
00:16Biasa kan ya Pak Presiden berbicara dengan kepala negara yang lain, berdua-berdua itu.
00:23Biasa dan saya kira hubungan Pak Presiden dengan Presiden Trump juga cukup dekat saya bilang ya.
00:31Bisa jadi banyak hal yang keduanya bicarakan, di luar hal-hal yang sifatnya formal kenegaraan saya kira, karena dua-duanya juga teman lah ya.
00:43Jadi nggak ada.
00:44Apa pembahasan carna ketemu langsung dengan Presiden Trump atau Bapak?
00:48Kemarin kan ketemu langsung.
00:49Maksudnya ada pertemuan kira-kira?
00:50Oh, bisa jadi.
00:53Keduanya, maksud saya, berbicara ya semacam, kayak teman aja.
01:01Di media di Amerika ini dibahas karena ada ajakan bertemu dengan anaknya Trump.
01:05Bicara tanggapannya bagaimana dari kemendor?
01:08Saya nggak tahu isi pembicaraannya apa, bisa jadi macam-macam ya kan.
01:12Beliau juga, Pak Prabowo, Pak Presiden seling ngobrol berdua.
01:16Kemarin juga, di saat menunggu di lounge itu, beliau berbicara dengan banyak kepala negara di waktu yang sedemikian panjang menunggunya.
01:26Jadi saya kira banyak yang dibicarakan.
01:29Kalau misalnya ada hal-hal khusus yang perlu ditindaklanjuti, pasti saya dikasih tahu untuk ditindaklanjuti.
01:35Tapi ada juga hal-hal yang mungkin, ya, tadi saya bilang, terlepas dari sen formal ke negara.
01:43Daya.
01:44Disebutkan, Pak Sartres, namanya Pak Hari itu yang disebut, maksudnya Pak Hari Tanu atau dalam pembicaraan yang dimiliki?
01:49Saya nggak tahu pembicaraannya apa, saya tidak pernah dengar bocorannya apa, gitu ya.
01:54Ini katanya.
01:55Rata saya tadi di...
01:56Oh, update aja. Update apa yang terjadi sama dua hari beliau tidak ada.
02:01Apa jadi update-update ini?
02:04Tanya sama menteri-menteri yang terkait di situ.
02:07Terkait pengiriman pasukan, Pak Sartres?
02:09Itu detailnya juga belum, tapi kita sudah menyatakan kesiapan kita.
02:13Karena, gitu tadi, modalitasnya banyak, kemudian detailnya seperti apa juga.
02:21Tapi yang pasti kita juga menyatakan kita siap.
02:25Ya, saya ingin lihat, saya ingin tahu,
02:30kalau di sini, di sini, di sini, di sini, di sini, di sini, di sini, di sini, di sini.
02:43Terima kasih.
02:56Terima kasih.
03:26Terima kasih.
03:56Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan