00:00Berikutnya kan kalau kita mau lolos ke piala dunia, skenario-nya harus gimana Fir?
00:05Ya pertama tentu saja menang ya, karena menang juga masih tergantung dari hasil Arab Saudi Irak.
00:10Tapi yang pasti kalaupun kita kalah ya, kayak kemarin sebenarnya kita kalah gak jelek-jelek banget kalau menurut gue.
00:15Karena kita kalah dengan selisih gol paling minim, minus satu.
00:19Dan salah satu tiebreaker utama itu adalah gol skor.
00:23Jadi kita kalah dengan mencetak lebih dari satu gol itu menurut saya yaudah itu udah bagus.
00:27Dan ini nanti akan bermain di perhitungan terakhir dari round 4 ini.
00:33Memang kita akan menunggu beberapa hari lagi nih sebelum tahu kita lolos apa enggak.
00:38Makanya format tiga tim ini aneh sebenarnya, gak enak.
00:42Kayak SSB di Indonesia sih.
00:44Lu bener ada sistem seperti itu kan?
00:46Tapi yang dihitung gol kan nanti setelah sama selisih gol.
00:49Selisih gol dulu baru itu gol skor.
00:52Itulah kenapa kita masih harus nunggu dulu tuh ya buat tahu.
00:54Jadi begini, kalau itu yang ditentukan begini.
00:57Kita menang 2-1 melawan Irak.
01:01Kemudian Irak menang lawan Arab 1-0.
01:04Ya itu paling ideal ya.
01:05Itu paling ideal.
01:06Kita memasukkan 4 kemasukan 4.
01:08Irak memasukkan 2 kemasukan 2.
01:11Arab memasukkan 3 kemasukan 3.
01:14Maka kita yang melenggang menuju ke Amerika.
01:16Amin banget amin.
01:18Perhitungan yang bagus.
01:19Begitu kan?
01:20Ya harusnya begitu.
01:20Kan mereka bilang selisih 2 gol, selisih 2 gol, 3 gol.
01:24Mereka bilang kan gak perlu terlalu banyak-banyak.
01:26Cukup dengan begitu.
01:27Kalau ini kalau terjadi.
01:29Tapi kalau gak menang lawan Irak?
01:31Ya kita pulang, kita jemput di bandara.
01:33Kita jemput di bandara.
01:34Kasihkan bunga kan?
01:36Tetap support.
01:38Mereka sudah berjuang.
01:39Sudah berjuang apapun itu.
01:40Tapi kan yang diaspora langsung ke luar.
01:42Oh iya balik.
01:43Kita gak kasih kesini mereka, gak boleh.
01:46Jadi yang orang sini aja lokal.
01:48Iya, kita harus sini.
01:49Tapi untuk kesana ya, Coach Indri.
01:51Kalau kita harus menang, kan gak gampang ya.
01:53Dengan satu mental kita yang lawan Arab kemarin aja tuh pasti berat sekali.
01:57Recovery-nya juga waktunya kita gak banyak.
01:59Apalagi Irak sudah lama gak main nih.
02:02Maksudnya jedanya lebih lama Irak kan gitu.
02:05Dari itu kita gak pernah menang lagi dalam 3-3 terakhir.
02:07Lama Arab, bukan Irak.
02:08Jedanya kan Arab.
02:10Oh jeda Arab Saudi ya.
02:12Maksudnya begitu.
02:13Ya, terus silahkan.
02:16Paling gak jeda-jeda Irak ini kan lama.
02:20Mereka ini istirahat main lawan, kita lawan Arab.
02:24Terus baru Irak lawan Indonesia.
02:27Ini cuma 3 hari.
02:28Makanya recovery harus bagus.
02:30Kalau gak bagus yaudah.
02:32Kita harus realistis lah.
02:35Dengan kondisi pemain.
02:36Tapi kalau Afif di Medsos itu sekarang gimana sih?
02:40Yang dilihat ya harapan orang tuh masih seoptimis apa sih?
02:44Optimis dalam artian ya di mulut aja mau gak mau orang optimis.
02:47Atau ya masih ada harapan dengan.
02:49Jadi kalau hasil kemarin kan itu sebenarnya kita memang kalah.
02:53Cuma kita belum gagal.
02:54Jadi kita belum gagal sebenarnya.
02:57Setelah pur tactical awareness sekarang kalah tapi belum gagal.
03:00Kita belum gagal.
03:01Jadi istilahnya apa tuh?
03:03Istilahnya masih berharap.
03:05Oh saya ingin berharap.
03:06Yang seperti tadi dong?
03:07Belum, belum dapat.
03:08Belum dapat.
03:09Tunggu.
03:10Maleman dikit telepon lagi.
03:11Pak Peropan baru.
03:12Jadi kalau dijaga sosial media memang lebih rame itu orang-orang pertama nyerang Bung Toel.
03:19Sudah pasti lebih rame.
03:21Nyerang juga yang kemarin narik ya Yaakob.
03:23Itu lebih rame.
03:24Ada hashtag Klaivert juga lagi bingung.
03:28Itu juga lagi rame gitu.
03:29Cuma gak apa-apa ditahan dulu aja, ditahan dulu.
03:31Jangan dihabisin luapkan emosinya sekarang.
03:34Tapi kita tunggu nih hasil lawan Irak gitu.
03:36Nah kalau lawan Irak secara fisik mungkin kita kayak kalah ya.
03:40Dia lebih muscle dari kita gitu.
03:42Dia lebih bisa hantam-menghantam, menabrak-menabrak.
03:44Tapi kita bisa main di psikologis kayaknya.
03:47Kita bisa main di mental gitu.
03:48Kita bisa say war di lapangan.
03:50Misalnya gimana tuh?
03:51Misalnya kalau lagi di lapangan gitu kan.
03:53Ini kan negara Irak kan lagi banyak masalah juga kan.
03:56Kita bisikin aja ya lagi ada konflik apa gitu.
03:58Dia bingung tuh.
03:59Provokator jangan.
04:00Itu gak boleh.
04:01Panik tuh dia tuh akhirnya kekumpulan.
04:03Kayak gitu.
04:04Tapi ya itulah kalau lagi di media sosial sebenernya belum gagal.
04:08Kita belum gagal.
04:09Jangan berantem dulu.
04:10Kita kan udah siap-siap kayak.
04:12Tahan dulu bentar lah ya.
04:13Jangan sekarang.
04:14Iya.
04:14Jadi kita lihat sampai Irak.
04:16Ya mudah-mudahan kita menang lawan Irak.
04:18Terus Irak kalah lagi lawan Arab gitu.
04:20Arabnya kalah.
04:21Arabnya kalah.
04:22Itu yang enak buat kita kan.
04:24Iya, iya.
04:25Tapi kalau lihat dari konsekuensi logisial sekarang dengan kita pasca lawan Arab Saudi.
04:31Apa yang bisa disiapkan lebih baik lah oleh Patrick Leifert?
04:36Ya itu tadi bagaimana closing lubang-lubang di lini tengah kita.
04:40Karena kita ini berlubang banget lah istilahnya tim ini.
04:42Seperti formasi dari mantan yang gak usah.
04:46Sebenernya sih.
04:47Dari mantan pacar gitu.
04:48Ya jangan dong.
04:49Mantan pelatihan dulu.
04:50Iya.
04:51Ya banyak yang minta kayak gitu.
04:52Percayalah di media sosial banyak yang minta kita balik seperti itu.
04:56Tapi kan kita akan lihat bagaimana ke depannya Coach Patrick dan tim kepelatihan.
05:00Mereka analisis kekuatan Irak.
05:02Dan mereka analisis kesalahan-kesalahan yang terjadi.
05:05Mereka bisa mengulang setiap replay.
05:06Setiap kejadian.
05:07Setiap minit laga secara detail.
05:11Dari data pemain larinya berapa, kalah duel berapa kali.
05:14Kalau seperti Apif bilang berapa kali kita kalah duel di pertandingan itu.
05:17Pasti ada datanya bisa dilihat dan itu yang harus dipersiapkan.
05:20Emang turnover waktunya dikit banget.
05:22Om Indri sebagai mantan pemain timnas tahu persis betapa susahnya menyiapkan mental dari suatu kekalahan yang menyakitkan.
05:30Dan mengatapkan.
05:30Di laga yang krusial pula.
05:32Ya di laga krusial untuk kita terus memacu diri menuju pertandingan berikutnya.
05:36Tapi kalau menurut teman saya yang ada di Jeddah.
05:38Setidaknya timnas akan terbantu nih.
05:41Karena menurut dia ada lebih banyak, jauh lebih banyak orang Indonesia di Jeddah dan kota-kota sekitar.
05:47Ketimbang orang-orang Irak sebenarnya.
05:49Ketimbang padahal mereka ada di region situ.
05:51Jadi dia mengatakan bahwa bisa jadi laga lawan Irak ini.
05:54Akan jadi laga kandang bagi Garuda.
05:57Bagi tim kamu.
05:58Dia mengatakan seperti itu.
05:59Jadi menurut saya itu suatu boost yang sangat bagus bagi para pemain kita.
06:05Karena kita lihat di pertandingan pertama kemarin supporter Arab Saudi juga memberikan dukungan yang luar biasa.
06:10Jadi harapannya memang dukungan dari para supporter ini akan memberikan, menjadi pemain ke-12 lah bagi teman-teman kita di lapangan.
06:17Lebih enak buat kita ya karena kita tidak punya tekanan seperti lawan Arab Saudi.
06:20Betul, kesatuan rumah kan.
06:21Kalau ada kesatuan rumah.
06:22Lawan Irak ini 50-50 jadi lebih enak.
06:25Yang wasit juga dari Cina.
06:27Intinya buat saya begini sih.
06:28Lawan Irak ya.
06:29Hanya simple aja.
06:30Yang pertama mengembalikan kepercayaan diri mereka.
06:32Betul.
06:33Yang kemarin itu.
06:34Kedua mental itu harus lebih kuat.
06:37Dan fokus.
06:38Itu aja.
06:38Enjoy aja menikmati permainan ini.
06:41Nggak usah perlu tegang.
06:42Ya kan?
06:43Main dengan...
06:43Tapi sebenarnya yang penting main dengan baik, strategi yang benar.
06:47Karena Coach Indri kalau kita lihat kemarin aja lawan Arab Saudi kan ekspektasi pendukung timnas itu tidak harus kayak menang berapa.
06:54Tapi yang penting mainnya yang bagus aja gitu kan.
06:56Kalau sepak bola ya seperti itu.
06:58Kalau udah timnas ya bagaimana menang dan ya gimana kita bisa berjalan ke depan gitu loh.
07:04Karena ekspektasi yang selama ini masyarakat Indonesia lo harus menang dengan apapun.
07:11Ya itu yang benar sebenarnya.
07:12Yang penting main dengan hati, main dengan apa ya semangat, kerja keras.
07:18Ya ke depan kita bisa lebih baik lagi gitu.
07:20Dan support dari di media sosial itu apa sih Viv?
07:23Kalau dari dirimu content creator dengan kondisi Indonesia yang sulit sekarang ya timnas.
07:28Timnas ya.
07:29Timnas kita yang sulit sekarang itu apa sih?
07:30Ya kalau sepak bola Indonesia ya kita mungkin belum bisa gitu.
07:35Belum ada di level kita jadi negara pemain bola.
07:38Kita masih ada di negara penonton bola.
07:41Jadi semangat itu yang kita bikin.
07:43Semangat itu yang ini sisa 90 menit ya kita bisa masuk ke pilihan dunia gitu.
07:49Kalau gue ngerasa ya Afif ngerasa ini kalau misalkan mumpung masih hidup,
07:54mumpung masih hidup, saya tuh sebenarnya pengen banget ya sebelum mengembuskan nafas terakhir.
07:58Ush jangan dong.
07:59Kita lihat Indonesia ada di pilihan dunia gitu loh.
08:02Iya iya.
08:02Kalau udah kayak selangkah lagi nih kita udah mau masuk.
08:04Lagi kapan lagi ntar dia spora udah mulai susah atau liga grassroot atau apa.
08:09Kalau agak masih ribet lagi bangun fondasinya.
08:13Kayak sebenarnya momennya sekarang gitu.
08:15Skenario tadi kan pasti lolos yang saya bilang tadi tuh kan.
08:17Kita udah pernah masuk pilihan dunia loh.
08:19Tapi U17 kan.
08:21Oh iya U17 kan U17 kan U17.
08:23Tahun ini juga ada U17.
08:25Nah berarti kan sebenarnya kesempatan itu ada.
08:28Ya sebelum saya mengungguskan nafas terakhir.
08:31Tentunya harus ada kita nonton pilihan dunia.
08:33Kita lawan Argentina, kita lawan Jerman, kita lawan Portugal.
08:36Itu.
08:37Amin.
08:37Fir, terakhir.
08:38So apa yang bisa kita persiapkan lebih baik lagi.
08:43Ya kita di satu langkah terakhir.
08:45Kalau bisa maksimal lagi.
08:46Ya kita penonton dan juga timnas.
08:48Ya timnas.
08:49Seperti yang saya tanyakan ke Coach Patrick ya.
08:51Pada hari pertama dia datang ke Indonesia.
08:53Apa yang kamu siapkan untuk merebut hati supporter Indonesia.
08:58Karena tadi udah diomongin kan kita lagi sayang-sayangnya memantan terus akhirnya harus keluar gitu.
09:03Nah dia bilang adalah mendapatkan hasil dan bermain bagus.
09:08Kalau dua-duanya itu dapat ya harapannya adalah para penonton menikmati.
09:12Tapi kan sekarang kita belum ketemu nih.
09:13Hasil belum dapat, bermain bagus juga belum dapat.
09:15Nah semoga di laga lawan Irak kita bisa melihat keduanya nanti.
09:19Ya itu dua poin itu bermain bagus dan hasil yang bagus juga.
09:22Diharapkan bisa diambil oleh timnas yang dekat banget itu ke Piala Dunia.
09:28Semoga betul-betul bisa masuk Piala Dunia.
09:29Karena kita nge-ubar di sana ya.
09:32Terima kasih banyak.
09:33Afif, terima kasih.
09:34Bung Ropan, terima kasih.
09:35Terima kasih juga.
09:37Terima kasih Anda, saudara, telah menyaksikan Terosih.
09:39Kita jumpa lagi ke habis depan.
09:40Tetap lagi di Kompas TV, independen dan terpercaya.
09:43Saya Friska Kelarisa.
09:44Sampai jumpa.
Komentar