Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 bulan yang lalu
Jakarta: GWK (Garuda Wisnu Kencana) adalah sebuah patung megah sebagai simbol kebudayaan budaya Indonesia yang berada di Bukit Ungasan, Bali. Bukan hanya sebuah patung, GWK adalah sebuah komplek taman wisata budaya seluas 60 hektare yang melambangkan Dewa Wisnu yang menunggangi Garuda sebagai simbol kebebasan dan kebijakan.
Transkrip
00:00Halo, aku Kelvin. Aku mau cerita tentang patung GWK yang menjadi ikonik di Bali.
00:07Dan siapa sih sebenarnya di balik patung tersebut? Yuk kita kenal lebih dalam.
00:14Jadi, GWK adalah singkatan dari Garuda Wisnu Kecanar yang berada di Bukit Ungasan di Bali.
00:21GWK bukan sekedar patung, tapi kompleks taman budaya seluas 60 hektare dengan filosofi yang dalam banget,
00:28yaitu Dewa Wisnu yang lagi duduk di atas Garuda melambangkan kebebasan dan kebijakan.
00:34Nah, patung setinggi 121 meter ini sebenarnya siapa si otak di baliknya?
00:40Beliau adalah Inyomanuarta, senang patung yang udah punya banyak harian.
00:45Beliau memimpin proyek ini sejak tahun 90-an dengan proses yang panjang dan penuh perjuangan,
00:51yang pada akhirnya patung ini diresmikan pada tahun 2018.
00:54Nah, secara kebudayaan, beliau adalah pencipta identitas dan nilainya.
01:00Tapi, walaupun mengartakan pencipta maha karyanya,
01:04perusahaan pengelolaan dan operasional taman wisata tersebut dipegang oleh pihak korporasi.
01:10Sejak tahun 2012, pengelolaan GWK Cultural Park diakui sisi oleh PT Alam Sutera Realiti TDK Asari
01:18melalui anak perusahaannya PT Garuda Ardimatra Indonesia.
01:23Secara hukum dan operasional, asal inilah yang bertanggung jawab penuh terhadap GWK.
01:28Mulai dari pemerintah komplek, fasilitas turis, sampai mengambangkan GWK sebagai disiniasi wisata kelas dunia.
01:35Simpelnya, mereka yang mengurus rumah megah ini setiap hari.
01:39So, itulah sedikit cerita tentang GWK,
01:42maha karya dari Inyo Manuwarta yang kini dikelola serta dikembangkan oleh PT Alam Sutera Realiti TDK.
01:50Gimana? Harusnya kita makin pintakan sama karya anak kansa?
01:54Sudah cukup ceritanya, sampai jumpa di lain video.
01:58Bye-bye.
01:58Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan