00:00Bagai TV nasional yang memiliki integritas dan bona fide, mohon ke depan untuk diperbaiki tata kelola penyajian beritanya.
00:08Jelas kok di videonya bahwa tayangan yang Anda sampaikan itu disinformasi dan menyesatkan.
00:13Mohon ke depan untuk diperbaiki tata kelola pemberitaan agar terjaga krisis.
00:17Waduh, waduh, akhirnya Kang Deddy Mulyadi ngamuk ya kepada salah satu televisi nasional karena dinilai pemberitaannya itu tidak sesuai fakta dan dinilai menyesatkan.
00:27Padahal media tersebut merupakan televisi nasional.
00:31Nah sobat semuanya memang akhir-akhirnya sedang ramai ya masalah gaji dan juga tunjangan dan fasilitas-fasilitas lainnya yang diterima oleh Gubernur Jawa Barat Kang Deddy Mulyadi.
00:39Nah Kang Deddy Mulyadi pun memberikan penjelasan dan juga klarifikasinya terkait gaji dan juga tunjangan yang diterimanya yang dinilai fantastis.
00:48Akibat hal tersebut Kang Deddy Mulyadi pun menjadi pemberitaan di beberapa media termasuk salah satunya adalah TV One.
00:55Beberapa warga net pun menyentil TV One dan juga mengajak untuk memboykot televisi nasional tersebut yang dinilai pemberitaannya itu tidak sesuai fakta dan sangat berat sebelah ya.
01:06Bahkan ada salah satu media di Jawa Barat yang menurut sebagian orang ini menggunakan narasi-narasi yang dinilai sangat merugikan Kang Deddy Mulyadi.
01:14Nah untuk selengkapnya mari kita simak sama-sama videonya.
01:16Gede Jabar 2025 Gubernur dapat 33 miliar rupiah pajak ditanggung rakyat.
01:21Nah ini radar jabar.
01:21Gede dan tunjangan Gubernur Jawa Barat tahun 2025 ini bikin mata melotot.
01:26Totalnya 33 miliar rupiah.
01:28Dari total segede itu gaji pokok Gubernur dan wakilnya sebenarnya cuma puluhan juta.
01:33Tapi begitu ditambah tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, tunjangan beras, bahkan insentif pajak daerah.
01:39Angkanya langsung meledak.
01:40Dan puncaknya biaya operasional mereka 28,8 miliar rupiah.
01:44Kayak punya ATM tanpa batas padahal semua diambil dari APBD alias uang rakyat.
01:49Yang bikin makin ironis pajak penghasilan mereka alias PPH bukan dipotong dari gaji, malah dibayarin rakyat.
01:55Jadi selain gajinya besar, pajaknya pun kita yang nanggung.
01:58Mereka bilang ada penghematan.
02:00Contohnya biaya seragam dipangkas dari 275 juta jadi 118 juta rupiah.
02:05Tapi coba jujur deh, hemat baju ratusan juta itu apa artinya kalau duit operasionalnya nyampe puluhan miliar?
02:11Rakyat dipaksa puas dengan sembako murah sesekali.
02:14Sementara pejabat nikmatin fasilitas miliaran tiap tahun.
02:17Katanya sih pengabdian, tapi ke dompetnya yang paling duluan sejahtera.
02:20Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat mendapatkan gaji dan tunjangan yang fantastis.
02:26Yakni mencapai 2,8 miliar rupiah per bulan.
02:29Atau lebih dari 33 miliar per tahun.
02:31Iya mah iya, jangan mana iya, nunggu yang berita di nanti piwan nih, dengnya keun ya.
02:37Pada di mulia di mana, nanti mulia baju dinasih pake duit sorangan.
02:41Pemboru narima tunjangan ujian gaji per bulan 2,8 miliar.
02:46Nah iya tunjangan hampir tidak cukup kemana yang namah.
02:48Ini yang kamar iya, kalau dibikin pake kompensasi.
02:52Di sidik gaji na per bulan ukur sabar ada 8,7 juta.
02:56Biaya operasional anu tadi namah, hiji koma 5 miliar diturunkuin jadi 750 juta.
03:04Kalah, boga niatan dui, hayang setahun te ukur 100 juta.
03:08Kurangku maha gitu.
03:10Ite dukaku maha, ciga nama yung nunggaduh tipiwan.
03:12Serang nunggadamal berita dinek tipiwan, rupiah nama ala ludur sadayana.
03:15Owan tunanan, nunggadamal berita sekurtos gitu.
03:18Ngkoh tipiwan, tipiwan news.
03:20Berarti berita, berarti nunggaduh tipiwan, serang nunggadamal berita dinek tipiwan.
03:35Mugia ku aloh, cing disehatkin jiwa serang ngeragana, rupiah toskala serang ngejiwana gitu.
03:40Penyakit jiwa, teh, nih.
03:42Tapi dah nguping dimetetan dimayar wih, ti rumah sakit jiwa,
03:45daramal nate, serang nunggaduh nate.
03:46Tapi juga tia sakitunya.
03:47Kemargi gitu, hayu, beraya, orang sehaturahmi.
03:51Karena akun tipiwan.
03:54Media-media gede, seperti Tempo, tipiwan,
03:57ges mulai nyerang KDM.
04:01KD-nya masyarakat Jawa Barat, ya.
04:03Media-media seperti Tempo, tipiwan, ges mulai, ya, nyenggol-nyenggol.
04:07Malah Tempo-nya nyebut, jurnalisnya nyebut, KDM berbahaya.
04:10Terus tipiwan, ges mulai ngonang-ngonang-ngonang,
04:12jelema-jelema anu berseberangan dengan KDM.
04:14Power ya, power nge-preming, sangkan masyarakat Jawa Barat ke pengaruhan
04:19bahwa kang dedita sagoreng anu di arwah mungkin kumaranehna, gitu.
04:23Tapi orang percaya lah, masyarakat Jawa Barat ges palinternya.
04:26Jenggol lah, lamun anu ges digogoreng, kutempo, kutipiwan.
04:30Biasanya jelema eta bener, KDM ges bener lah.
04:32Nenu jadi pertanyaan, saha di belakang meren Tempo, tipiwan, malah KPAI.
04:39So, kayina bebeakan terus dirang KDM.
04:42Komnasan, komnasan ges jempe lah, dah si menterina meren ges ngedukung.
04:47Nenu jadi pertanyaan, pasti,
04:48lho bapihak anu hoream atau wakmung, KDM,
04:52lewih nanyung, kadituna jadi erihiji.
04:54Batak, Jawa Barat,
04:56masyarakatna kudus siap-siap ya,
04:58ngabela KDM.
04:59Cabab, serangan ngestikan cak katuhu, luhurhanap.
05:02Lho menteribalan, ko alurang, ko masyarakat Jawa Barat,
05:05teku saadei.
05:05Nah ini penjelasan dari Kang Dedy Mulyari sebagai gubernur Jawa Barat ya,
05:11terkait gaji dan juga tunjangannya yang diterimanya.
05:14Ini penjelasannya ya.
05:16Penghasilan gubernur Jawa Barat,
05:18tunjangannya mencapai 33 miliar.
05:21Saya tegaskan ya,
05:22bahwa saya sejak awal terbuka menyampaikan,
05:25satu gaji gubernur dan tunjangannya,
05:28itu sebesar 8,1 juta dalam setiap bulan.
05:328,1 juta dalam setiap bulan.
05:35Setelah itu saya mendapat fasilitas baju dinas.
05:39Saya tidak mengambilnya dan mencoretnya anggaran tersebut.
05:42Jadi baju dinas gubernur Jawa Barat itu tidak ada.
05:46Bajunya beli sendiri karena saya bukan yatim piatu.
05:48Kemudian mobil dinas, saya tidak mengambilnya.
05:51Kemudian yang berikutnya ada lagi,
05:54yaitu anggaran perjalanan dan dinas.
05:55Sebelum saya menjabat,
05:57gubernur yang terdahulu anggaran dinasnya per tahun 1,5 miliar.
06:00Kemudian setelah saya menjabat,
06:01saya turunkan menjadi 750 juta.
06:03Dan sekarang di perubahan APBD tahun 2025,
06:07anggaran perjalanan dinasnya diturunkan lagi 100 juta.
06:10Jadi dalam setahun,
06:11saya menggunakan anggaran perjalanan dinas,
06:14itu 100 juta,
06:15dan sekarang baru habis 74 juta.
06:18Jadi sisanya mungkin untuk bulan
06:19September, Oktober, November, dan Desember.
06:21Nah selanjutnya lagi, ada apa lagi?
06:23Ada yang disebut dengan biaya operasional,
06:25yang diatur dengan peraturan pemerintah.
06:27Yaitu besarannya 0,15%
06:30dari realisasi pendapatan asli daerah.
06:32Nah diperkirakan,
06:34APBD Provinsi Jawa Barat,
06:3615% realisasi pendapatan asli daerah itu sekitar 28 miliar.
06:40Dari 28 miliar itu dibagi dua,
06:42gubernur dan wakil gubernur.
06:44Gubernur 75%, wakil gubernur 25%.
06:46Maka jatuhnya yang saya peroleh adalah,
06:4921 miliar 600 juta rupiah per tahun.
06:52Dan kemudian, anggaran itu digunakan untuk apa?
06:56Anggaran itu saya gunakan semuanya
06:58untuk belanja kepentingan rakyat.
07:01Satu, ada orang sakit di rumah sakit,
07:04saya bayarin.
07:05Ada orang sakit tidak punya biaya operasional
07:08selama keluarganya sakit di rumah sakit,
07:11biaya angkutannya, saya bayarin.
07:13Ada sekolah-sekolah yang perlu tambahan
07:15untuk nge-chat, saya beri.
07:17Kemudian, ada orang yang rumahnya robo, saya kasih.
07:21Ada jalan-jalan desa yang jelek, saya bantu.
07:24Ada jembatan gantung yang robo, saya bangunkan.
07:27Dan berbagai kegiatan sosial lainnya
07:29yang dalam setiap waktu saya lakukan
07:31dan setiap hari juga ada antrian orang yang antri
07:33ke lembur pakuan.
07:36Nah, biaya operasional ini semuanya diperuntukkan
07:38untuk kepentingan masyarakat.
07:40Tidak saya mengambilnya untuk kepentingan pribadi saya.
07:43Nah, selanjutnya, apakah Kang Dedi bersedia?
07:46Biaya operasionalnya dihapus.
07:47Saya nyatakan, saya bersedia.
07:49Biaya operasional saya dihapus.
07:50Tetapi, yang menjadi masalah,
07:52kalau biaya operasional dihapus,
07:54maka nanti masyarakat
07:57atau berbagai kalangan
07:59yang menemui gubernur,
08:01yang meminta bantuan kepada gubernur,
08:03karena berbagai peristiwa yang dialaminya
08:05secara mendadak dan belum teranggarkan
08:07di APBD-nya,
08:09nanti akan mengalami hambatan.
08:10Karena apa?
08:11Daya operasional saya mengalami penurunan
08:14untuk membantu warga.
08:15Nanti saya hanya mengandalkan biaya dari YouTube saja.
08:19Dan itu akan merugikan banyak pihak.
08:22Nanti banyak orang yang tidak tertolong nyawanya
08:24karena tidak punya biaya untuk pergi ke rumah sakit.
08:27Banyak rumah roboh yang tidak bisa ya saya bantu dengan cepat.
08:30Ketika bencana alam saya tidak bisa dengan cepat
08:32memobilisasi kekuatan material untuk menorong banyak orang.
08:36Nanti banyak anak-anak yatim
08:37yang biaya operasional pergi ke sekolahnya
08:40tidak bisa terbantu.
08:41Nah, ini saja beratnya.
08:43Tetapi secara personality saya
08:44tidak ada masalah apapun.
08:45Kalau memang itu sebuah keharusan,
08:47harus dihapuskan.
08:48Nah, tetapi yang akan dirugikan bukan saya dan keluarga.
08:52Yang akan dirugikan adalah
08:52masyarakat yang semestinya mendapat bantuan
08:56nanti akan mengalami hambatan.
08:57Karena apa?
08:58Karena berbagai kegiatan yang terjadi di masyarakat
09:00apabila tidak teranggarkan sebelumnya di APBD
09:03tidak bisa dibantu.
09:06Nah, sobat semuanya itu dia tadi ya klarifikasi
09:09dari Gubernur Jawa Barat Kang Didi Mulyadi
09:12terkait gaji dan juga tunjangannya yang diterimanya ya.
09:17Nah, menurut saya sobat semuanya tadi kita bisa melihat juga ya
09:20pemberitaan dari TV One
09:22dan juga radar Jabar yang merupakan media di Jawa Barat.
09:25Nah, kalau menurut saya masalah TV One itu
09:28memang benar adanya seperti itu.
09:29Jadi, TV One ini memberitakan
09:31menurut saya itu sesuai fakta, sesuai datanya
09:34tidak ada lebih-lebihkan
09:35dan juga tidak menggunakan narasi-narasi yang menggiring opini gitu kan.
09:38Tetapi ketika kita mendengar pemberitaan dari radar Jabar
09:42memang dia sesuai data
09:43tetapi ada narasi-narasi yang dibumbui
09:46seolah-olah menggiring gimana gitu ya.
09:50Seolah-olah pejabat ini hidupnya enak gitu kan.
09:53Seolah-olah Kang Didi Mulyadi itu begini, begini, begini gitu kan.
09:56Nah, jadi
09:57pemberitaan itu ya seharusnya ya sesuai fakta
10:01dan juga datanya ya
10:02jangan dilebih-lebihkan gitu kan.
10:05Kalau memang dilebih-lebihkan
10:06seperti apa yang dikatakan radar tadi kan,
10:10radar Jabar tadi
10:10seolah-olah memang
10:12wah memakai uang rakyat katanya
10:14padahal itu pajak dibayar oleh rakyat ya.
10:16Semua orang tahu rakyat bayar pajak gitu kan.
10:18Padahal Kang Didi Mulyadi juga tadi sudah menjelaskan
10:21bahwa sebenarnya
10:22sudah banyak sekali ya
10:24pemangkasan-pemangkasan dan juga pemotongan-pemotongan
10:26sehingga total nilai yang diterima
10:29gaji plus tunjangan oleh Gubernur Jawa Barat ini
10:32tidak seperti apa yang diberitakan oleh media-media
10:35termasuk radar Jabar ini juga gitu kan.
10:39Nah, sobat semuanya ada juga beberapa netizen
10:41ataupun warganet yang mempertanyakan
10:43kenapa sih hanya Gubernur Jawa Barat
10:47Kang Didi Mulyadi saja yang selalu saja
10:49dijadikan pemberitaan, dijadikan bahan gitu kan.
10:53Padahal kan ada juga Gubernur-Gubernur,
10:55pemimpin-pemimpin,
10:56ataupun kepala daerah-kepala daerah yang lainnya gitu kan.
10:59Tetapi ini
10:59seolah-olah Kang Didi Mulyadi itu
11:02melebihi dari Gubernur gitu loh pemberitaannya gitu kan.
11:06saking piralnya, saking tenarnya gitu kan.
11:09Sehingga
11:10apa namanya, media-media ini sangat
11:12memburu, menunggu gitu kan.
11:16Pemberitaan dari Kang Didi Mulyadi
11:17langkah-langkah ataupun gebrakan-gebrakan dari Kang Didi Mulyadi
11:20termasuk
11:21gaji dan juga fasilitas tunjangan
11:23yang ini gitu kan.
11:25Yang dinilai memang sangat
11:26fantastis sekali.
11:28Nah, ada warganet juga yang mengajak
11:30untuk memboikot
11:31TP1 ini.
11:32Nah, menurut saya
11:33ini langkah yang tidak
11:35tidak pas juga ya.
11:37Karena kita jika melihat sekali lagi
11:39pemberitaan yang dikeluarkan oleh TP1 ini
11:42terkait
11:42tunjangan dan juga gaji yang diterima oleh Kang Didi Mulyadi ini
11:45benar adanya.
11:46Datanya memang seperti itu ya.
11:47Berbeda dengan
11:48radar jabar pemberitaannya.
11:50Nah, sobat semuanya bagaimana?
11:52Menurut sobat semuanya terkait gaji dan juga tunjangan
11:55yang diterima oleh Kang Didi Mulyadi
11:56yang dinilai oleh sebagian orang ini
11:58sangat fantastis sekali.
12:00Silahkan tulis di kolom komentar ya.
12:01Terima kasih sudah menonton.
12:02Semoga sehat selalu
12:03dan sampai jumpa lagi di video selanjutnya.
12:05Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
12:08Sampurasul.
Komentar