Skip to playerSkip to main content
  • 5 months ago
Transcript
00:00Kisah kudanel dan nenek di sungai Senja di sebuah desa tua, hiduplah seorang nenek bernama Nenek Rani.
00:07Rambutnya sudah memutih, tubuhnya lemah, tapi hatinya penuh kasih.
00:12Setiap sore, ia berjalan perlahan ke sungai, membawa keranjang kecil untuk mencuci baju.
00:18Di sungai itu, tinggal sekor kudanel bernama Hilau.
00:22Tubuhnya besar, matanya bulat, dan kulitnya abu-abu kecoklatan.
00:27Banyak orang desa takut pada Hilau, tapi sebenarnya ia kesepian.
00:33Suatu sore, ketika nenek Rani sedang membilas baju, ia tergelincir di batu licin.
00:39Aduh, seru nenek, hampir jatuh ke air deras.
00:43Dengan cepat, Hilau muncul dari ar dan menopang nenek dengan tubuhnya yang besar.
00:48Tenang, nek, aku ada di sini, kata Hilau dengan suara lembut.
00:53Nenek menatapnya, alih-alih takut, ia justru tersenyum.
00:58Terima kasih, Hilau, kau telah menolongku.
01:02Sejak hari itu, nenek dan Hilau menjadi sahabat.
01:06Hilau selalu menemani nenek di tepi sungai, membantu menimba air, bahkan kadang bernyanyi dengan suara beratnya.
01:14Nenek pun sering bercerita tentang masa mudanya, tentang keluarga, tentang cucu-cucunya yang sudah merantau jauh.
01:21Suatu sore, nenek duduk di atas batu, menatap matahari terbenam.
01:26Hilau, katanya pelan, aku tak selalu bisa datang ke sungai.
01:31Badanku makin tua, kakiku makin lemah.
01:34Hilau menunduk, hatinya terasa berat.
01:37Ia tidak ingin kehilangan satu-satunya sahabatnya.
01:40Nenek mengelus kepala Hilau dengan penuh sayang.
01:43Tapi jangan sedih, kau akan selalu punya kenangan bersamaku di sungai ini.
01:48Dan jika suatu hari aku tak ada lagi, lihatlah matahari senja.
01:53Anggap saja aku masih duduk di sampingmu.
01:56Hilau menetaskan air mata ke sungai, membuat riak kecil yang berkilau di terpah cahaya senja.
02:02Sejak itu, setiap sore Hilau selalu duduk di tepi sungai, menatap matahari tenggelam.
02:08Dan antah kenapa.
02:10Ia merasa hangat.
02:11Seolah nenek masih ada di sampingnya, tersenyum dengan penuh kasih.
02:16Persahabatan sejati tidak hilang meski waktu memisahkan.
02:20Kasih sayang akan selalu hidup di dalam hati, setia menemani dalam kenangan.