00:00Namanya jarang disebut, tapi perannya begitu besar dalam sejarah Indonesia.
00:05Dialah sosok yang dijuluki Bapak Republik Indonesia, Tan Malaka.
00:09Yuk kita bahas bareng.
00:13Hai, kembali lagi bersama aku Jem Zahira di MTVN Lens.
00:17Kali ini kita bakal bahas kisah hidup Tan Malaka,
00:20pahlawan nasional yang sering terlupakan,
00:22tapi punya andil besar bagi republik ini.
00:25Tan Malaka lahir pada 2 Juni 1897 di Pandam, Gadang, Sumatera Barat.
00:31Nama aslinya adalah Ibrahim dan gelar adat Datuk Tan Malaka baru ia sandang pada 1913.
00:38Pendidikan formalnya dimulai di sekolah guru pribumi di Bukit Tinggi,
00:42lalu berlanjut ke Belanda di Richwick School, Harlem.
00:46Di negara Belanda, Tan Malaka banyak membaca karya Karl Marx, Angels, hingga Lenin.
00:52Pandangannya berubah, ia semakin tertarik pada sosialisme dan komunisme.
00:57Setelah kembali ke Hindia Belanda, ia aktif mengajar anak-anak buruh perkebunan,
01:02menulis artikel, hingga mendirikan sekolah rakyat di Semarang.
01:05Pada 1921, ia memimpin Partai Komunis Indonesia atau PKI.
01:11Namun perjuangannya membuatnya ditangkap,
01:14diasingkan, hingga berpindah-pindah ke berbagai negara dengan nama Samaran.
01:18Setelah lebih dari 20 tahun, Tan Malaka akhirnya kembali ke Indonesia pada 1942.
01:25Ia mendirikan persatuan perjuangan yang mendapat dukungan luas dari rakyat dan tentara republik.
01:31Namun, jalan hidupnya penuh konflik.
01:33Ia sempat dipenjara, dibebaskan, lalu kembali bergerak dalam politik,
01:37hingga akhirnya ditangkap dan dieksekusi di Kediri pada tahun 1949.
01:44Meski akhir hidupnya tragis, Tan Malaka tetap dikenang.
01:47Pada 28 Maret 1963, Presiden Soekarno menetapkannya sebagai pahlawan nasional.
01:53Bahkan jasadnya baru ditemukan puluhan tahun kemudian,
01:57lalu dipindahkan ke tanah kelahirannya pada 2017.
02:01Nah, Sobat MTVN Lens,
02:03jadi Tan Malaka adalah tokoh yang sering disebut pahlawan yang terlupakan.
02:07Kalau menurut kamu, apakah perjuangannya sudah cukup mendapat tempat dalam sejarah Indonesia?
02:12Oke, sampai sini saja, dan kita ketemu lagi di topik lain MTVN Lens,
02:17hanya ada di metratv.com ya.
02:19See you!
02:20Bye bye!
Komentar