Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 10 bulan yang lalu
Transkrip
00:00:00Terima kasih.
00:00:30Terima kasih.
00:01:00Kenapa, Ma? Sakit?
00:01:02Enggak.
00:01:04Cuma...
00:01:06Cuma kenapa?
00:01:12Dua hari lagi, Mama harus ke Singapura ya.
00:01:16Akan ada pameran.
00:01:17Wah.
00:01:19Selamat ya, Ma.
00:01:20Erin bangga deh.
00:01:21Reputasi Mama semakin besar di skala dunia.
00:01:24Ntar lagi bakal ada pameran Mama di Paris.
00:01:26Menurut kamu mana yang bagus?
00:01:42Bukannya lukisannya ada Mama kirim duluan ya?
00:01:45Jadi tuh, Panitia minta karya terbaru Mama.
00:01:55Semacam karya kejutan.
00:01:59Tapi kan Mama juga butuh tidur.
00:02:03Nih, tangan Mama sampai dingin kayak gini loh.
00:02:06Istirahat yuk.
00:02:07Sebentar lagi.
00:02:10Kamu pilih, nanti Mama pola sedikit-dikit.
00:02:13Habis itu sama tidur.
00:02:15Oke?
00:02:18Kita temenin dulu aja.
00:02:20Ya.
00:02:20Kalau nanti setengah jam lagi, Mama belum mau tidur, kita seret dia.
00:02:28Setuju, Pak.
00:02:30Bikin kopi dulu, ah.
00:02:33Kamu mau, sayang?
00:02:34Boleh.
00:02:35Thank you.
00:02:40Jadi?
00:02:42Kamu pilih yang mana?
00:02:44Erin gak begitu ngerti sih, Ma.
00:02:46Nah, tapi yang ini deh.
00:02:50Erin lebih suka yang ini.
00:02:52Oke, sayang.
00:03:16Oke, Mama.
00:03:38Jalan dulu, ya.
00:03:40I'll be back in a few days.
00:03:41Mama baik-baik, ya.
00:03:42Mama juga, ya.
00:03:43Ma.
00:03:52Erin bangga sama Mama.
00:04:10Hati-hati ya, Ma.
00:04:13Ada yang bisa mengerjakan soal sederhana ini?
00:04:37Alex, coba kerjakan.
00:04:42Baik, Bu.
00:04:49Permisi, Bu.
00:04:50Maaf mengganggu sebentar.
00:04:52Erin, bisa tolong aktifkan handphone-mu?
00:04:54Papa kamu mau telepon.
00:04:55Baik, Bu.
00:05:00Ya, Pak.
00:05:01Terima kasih, Bu.
00:05:14Saya permisi dulu.
00:05:15Terima kasih, Bu.
00:05:45Apa yang aku merasakan.
00:06:15Tidak mungkin kau liru.
00:06:18Yang bahagiakan kita berdua sampai tua.
00:06:31Alex, kamu pinter matematika, kan?
00:06:50Bagaimana cara merubahnya jadi angka?
00:06:54Kipetnya angka soalnya.
00:06:59Kayaknya ini angka rumawi.
00:07:01C untuk 100.
00:07:02M untuk 1000.
00:07:05Tapi bagaimana kalau...
00:07:08Kipetnya gak ada angka 0, ya?
00:07:10Gak ada angka 0 gimana?
00:07:11Cuma sampai 1 sampai 9 doang?
00:07:14Itu aneh, sih.
00:07:15Itu aneh, sih.
00:07:15Jadi dari prospek sebelumnya, kita tuh punya peluang.
00:07:35Bahkan, ke depannya.
00:07:39Tapi, sudahlah.
00:07:41Itu cerita dari kemudian hari.
00:07:43Sekarang, hanya tinggal porsi saya.
00:07:45Melanjutkan EMOU yang sudah kita sepakati.
00:07:48Mohon maaf.
00:07:52Saya ke toilet sebentar.
00:07:53Oh iya, silahkan.
00:08:05Dari mana kamu tahu itu?
00:08:08Om.
00:08:12Papanya Erin.
00:08:13Kamu temannya Erin?
00:08:16Iya, benar, Pak.
00:08:16Erin yang suruh kamu.
00:08:19Kamu udah berhasil percayaan itu?
00:08:20Belum, Pak.
00:08:22Sepertinya ada runutan di bilangan binarnya yang saya lewatin.
00:08:26Kenapa bisa jadi bilangan binar?
00:08:29Karena saya punya asumsi.
00:08:31Kalau huruf-huruf ini adalah lambang angka rumawi.
00:08:34Kalau diubah ke angka, akan menjadi rangkaian bilangan binar ini.
00:08:38Terus, bagaimana bisa jadi gitu?
00:08:41Nanti diubah lagi.
00:08:42Menjadi angka desimal dengan ini.
00:08:44Interesting.
00:08:46Maaf, Pak Adrian.
00:08:51Ada masalah dengan anak saya?
00:08:53Oh, enggak.
00:08:55Enggak, Pak Iskandar.
00:08:56Justru putra bapak sedang membantu saya.
00:09:00Dan dia adalah sahabat dari putri saya.
00:09:03Pak Iskandar, kalau boleh, saya mau pinjam putra bapak.
00:09:07Karena sepertinya, dia bisa membantu saya.
00:09:13Kalau Alec tidak keberatan?
00:09:17Saya sih enggak keberatan, tapi...
00:09:19Kalau boleh tahu, untuk membantu apa ya, Pak?
00:09:23Sebelum kamu memecahkan password itu...
00:09:26...kamu harus tahu dulu asal-usul dari password itu.
00:09:28Kamu ikut ya, ke rumah saya.
00:09:33Harusnya jam segini Erin udah pulang.
00:09:38Mamanya Erin itu adalah seorang seniman sejati.
00:09:43Serba bisa.
00:09:44Password yang mau kamu pecahkan itu...
00:09:47...adalah password pintu untuk masuk ke studionya mamanya Erin.
00:09:52Alex, ayo masuk.
00:09:53Hai, sayang.
00:10:02Papa sengaja undang Alex ke sini.
00:10:05Buat pecahin password pintu ruangannya mama.
00:10:08Papa punya firasat.
00:10:10Dia pasti bisa.
00:10:21Ini ruangannya.
00:10:23Bisa aja sih.
00:10:27Saya suruh tukang untuk bongkar paksa, tapi...
00:10:30Itu keterlaluan.
00:10:32Iya, iya.
00:10:34Itu semua bisa merusak kenangan mama.
00:10:37Boleh saya coba?
00:10:38Bagaimana caranya bisa tahu kalau rangkaian angka romawi itu?
00:11:01Password buat kipet ini.
00:11:05Angka romawi itu pasti ada asalnya, kan?
00:11:10Di dinding ini...
00:11:12Dulu ada lukisan.
00:11:16Gak apa-apa ya.
00:11:18Bentar ya.
00:11:19Apa lukisannya pernah diperiksa?
00:11:40Maksudnya diperiksa pakai sinar UV?
00:11:42Atau semacamnya.
00:11:46Kalau kita melambaikan tangan...
00:11:48Jari kita kan melebar ya.
00:11:51Kayak gini.
00:11:53Tapi kok ini yang terlihat cuma empat jari?
00:11:57Itu aneh.
00:12:00Mama ngelipat jempolnya.
00:12:02Kayaknya saya dulu punya, deh.
00:12:05Alat detektor uang.
00:12:07Itu kan sinar UV.
00:12:09Bentar-bentar ya.
00:12:10Saya cari dulu.
00:12:15Apa maksudnya?
00:12:17Kenapa cuma empat jari?
00:12:22Apa yang kamu tulis?
00:12:27Kira-kira kayak gini, kan?
00:12:28Posisi burung-burung sama tangan itu.
00:12:32Empat itu jari, Mama.
00:12:33Password yang mesti dimasukin,
00:12:35itu harus sembilan angka.
00:12:36Dan gak bisa diganggu-gugat.
00:12:39Jadi,
00:12:40angka empat itu
00:12:41mungkin berfungsi sebagai
00:12:44konstanta.
00:12:46Konstanta untuk persamaan matematika.
00:12:49Apa yang bikin kamu yakin
00:12:50kalau itu operasi perkalian?
00:12:52Kalau pembagian dan pengurangan,
00:12:53jelas gak mungkin hasilnya lima angka.
00:12:55Kalau penambahan,
00:12:56batas supaya lima angka paling besar
00:12:58itu 9.996.
00:13:01Makanya jelas,
00:13:03kemungkinan paling besar
00:13:04itu operasi perkalian.
00:13:06Terus?
00:13:07Pertama,
00:13:08kita pasang batasannya dulu.
00:13:10Misal,
00:13:11TXMX
00:13:12itu angka 9.99
00:13:14batas teratas
00:13:15di bilangan 4 digit.
00:13:17Kalau dikali 4,
00:13:19huruf MIM-nya
00:13:20itu gak akan lebih
00:13:21dari
00:13:223.996.
00:13:24Iya,
00:13:25benar-benar.
00:13:26Jadi,
00:13:27huruf M ada di depan,
00:13:28huruf M ada di belakang.
00:13:30Maka,
00:13:30huruf M itu gak akan
00:13:31lebih dari 3.
00:13:32Karena ini dikali 4,
00:13:34berarti hasilnya
00:13:34mesti
00:13:35bilangan
00:13:36genap ya.
00:13:37Jadi,
00:13:38antara
00:13:391 dan
00:13:413
00:13:41yang genap itu
00:13:43M.
00:13:45M-nya pasti ada 2.
00:13:47Benar.
00:13:47dari perkalian 4,
00:13:50yang hasil 1 dan 2
00:13:51itu cuma
00:13:513 sama 8.
00:13:53Tapi kalau 8,
00:13:55ini bakal terlalu besar.
00:13:57Dan juga bakalan
00:13:57mengubah pola
00:13:58MIM-nya.
00:14:00Jadi,
00:14:01kita pilih
00:14:023X
00:14:04sama dengan 3.
00:14:06Maka,
00:14:07huruf I
00:14:07menjadi
00:14:089.
00:14:11Nah,
00:14:12kalau begini,
00:14:12huruf C-nya jelas nih.
00:14:157.
00:14:157 x 4
00:14:17sama dengan
00:14:1828.
00:14:19Iya kan?
00:14:23Mungkin ini passwordnya.
00:14:44Eh?
00:14:45Udah kebuka.
00:14:47Udah kebuka.
00:15:08Apa, Shay?
00:15:09Kok gak bisa ya, Pak?
00:15:11Biasanya kan
00:15:121, 2, 3.
00:15:12Biasanya kan
00:15:13Coba kan.
00:15:19Kok gak bisa?
00:15:21Apa dirubah kali ya
00:15:22kodenya sama Mama?
00:15:29Boleh saya coba?
00:15:31Oke.
00:15:32Kamu tahu dari mana?
00:15:46Empat burung di depan.
00:15:48Empat jari ibu kamu,
00:15:50lima burung di belakang.
00:15:51Empat,
00:15:52empat,
00:15:53lima.
00:15:54Oke,
00:16:06sekarang cerita sama saya,
00:16:09gimana caranya kalian bisa pecahin kode password di pintu ini.
00:16:11Jadi gini, Kak.
00:16:12Aku aja yang ceritanya, Al.
00:16:13Bapak tahu kan?
00:16:16Kalau lukisan yang di dekat pintu itu petunjuknya.
00:16:21Nah, ternyata
00:16:22posisi tangannya Mama yang empat jari itu tuh petunjuknya, Pak.
00:16:26Dan juga posisi tangannya yang menghalangi sembilan burung itu.
00:16:36Lalu hurufnya tinggal diganti aja deh jadi angka.
00:16:41Oke, tuh.
00:16:43Ternyata sederhana ya, Pak.
00:16:46Iya, sederhana.
00:16:48Mbak, saya pesan ramen yang biasa ya.
00:16:50Kalau gitu tiga ya,
00:16:53samain aja.
00:16:54Dan sama tiga orange juice.
00:16:57Itu ya, Pak?
00:16:58Ya, makasih.
00:17:00Aku mau ke toilet dulu.
00:17:16Kamu...
00:17:17anak yang perseptif ya, Al?
00:17:20Maaf, Pak.
00:17:26Duh.
00:17:27Kok maaf?
00:17:29Kamu gak bikin kesalahan kok minta maaf?
00:17:33Saya justru mau memuji kamu.
00:17:35Karena kamu cerdas.
00:17:37Padrian,
00:17:38maaf sebelumnya.
00:17:40Tadi waktu di ruang kerja Mama nyerin,
00:17:44saya sama sekali gak melihat
00:17:46pajalan foto atau semacamnya, Pak.
00:17:49Piala-piala aja.
00:17:50diberantakin.
00:17:52Kayak...
00:17:54gak dianggap berharga.
00:17:55Saya jadi ingat.
00:17:58Dia pernah berkata,
00:18:00Aku berkarya
00:18:02bukan untuk mendapatkan barang-barang rongsokan itu.
00:18:06Agak angkuh.
00:18:07Tapi itu masuk akal.
00:18:09Dan saya setuju.
00:18:10Saya jadi tahu
00:18:14kalau dia berkarya
00:18:16hanya untuk seseorang.
00:18:20Dan orang itu
00:18:21adalah Eric.
00:18:23terima kasih.
00:18:24Tidak.
00:18:25Tidak.
00:18:26Tidak.
00:18:26Tidak.
00:18:27Tidak.
00:18:27Tidak.
00:18:28Tidak.
00:18:29Tidak.
00:18:30Tidak.
00:18:31Tidak.
00:18:31Tidak.
00:18:32Tidak.
00:18:33Tidak.
00:18:34Tidak.
00:18:35Tidak.
00:18:36Tidak.
00:18:37Tidak.
00:18:38Tidak.
00:18:39Tidak.
00:18:40Tidak.
00:18:41Tidak.
00:18:42Tidak.
00:18:43Tidak.
00:18:44Tidak.
00:18:45Tidak.
00:18:46Tidak.
00:18:47Tidak.
00:18:48Tidak.
00:18:49Tidak.
00:18:50Tidak.
00:18:51Tidak.
00:18:52Tidak.
00:18:53Tidak.
00:18:54Tidak.
00:18:55Tidak.
00:18:56Tidak.
00:18:57Tidak.
00:18:58Tidak.
00:18:59Tidak.
00:19:00Tidak.
00:19:01Tidak.
00:19:02Tidak.
00:19:03Tidak.
00:19:04Tidak.
00:19:05Tidak.
00:19:06Tidak.
00:19:07Tidak.
00:19:08Tidak.
00:19:10Ada bagian tersembunyi di dasar kotak itu.
00:19:14Bagiannya lepas waktu jatuh ke lantai.
00:19:30Apa maksudnya itu, Al?
00:19:36Apa?
00:19:39Mama memprediksi kecelakaan itu.
00:19:45Tapi, Irin, aku boleh tanya sesuatu nggak sama kamu?
00:19:48Apa?
00:19:50Maaf, sebelumnya aku nggak maksud bikin kamu sedih.
00:19:53Kamu tarik nafas kamu dulu dalam-dalam.
00:19:58Sekarang dari hati kamu, sebenarnya kamu ngerasa nggak sih kalau...
00:20:03kalau Mama kamu tuh sebenarnya masih hidup?
00:20:09Entahlah.
00:20:13Hati aku pengen Mama masih hidup.
00:20:18Ngebayangin Mama terdampar di suatu tempat.
00:20:27Menunggu diselamatkan atau mencoba untuk kembali.
00:20:30Tapi itu cuma harapan aku aja.
00:20:41Bener kata Papa.
00:20:44Semakin mikirin,
00:20:46rasanya semakin sakit.
00:20:47Ya udah nggak apa-apa.
00:20:53Bisa diterusin lagi.
00:20:55Aku ngerti kok.
00:21:00Tapi gimana?
00:21:02Kamu udah tunjukin gambar ini ke Papa kamu?
00:21:03Ya belum lah.
00:21:09Papa pasti hancur banget kalau ngeliat itu.
00:21:14Kamu mungkin bisa ngeliat itu.
00:21:17Papa keliatannya baik-baik aja.
00:21:20Padahal aku yakin...
00:21:23Papa tuh sedih banget.
00:21:25Lebih baik kamu aja yang simpen.
00:21:36Jangan sampai Papa nemuin itu.
00:21:38Kalau boleh ntar pulang sekolah,
00:21:54aku mau ke rumah kamu ya.
00:21:56Aku mau ngeliat ruang kerja Mama kamu lagi.
00:21:59Apa-apa kan?
00:22:03Boleh.
00:22:04Kayaknya...
00:22:08Seru juga dibonceng di sepeda kamu.
00:22:21Seru juga ya.
00:22:23Mungkin aku harus mulai pakai sepeda buat ke sekolah.
00:22:34Kamu tau nggak?
00:22:37Apa yang ada di pikiran aku sekarang?
00:22:42Aku sama sekali nggak ngeliat...
00:22:45pajangan foto Mama kamu.
00:22:48Tapi kayaknya aku cukup yakin.
00:22:51Waktu...
00:22:53Mama kamu dapetin piala-piala ini...
00:22:56pasti ada fotonya.
00:22:58Bener kan?
00:23:01Kata Mama...
00:23:04Mama itu berkarya bukan untuk ngedapetin hal-hal kayak gitu.
00:23:14Tapi...
00:23:16Tunggu deh.
00:23:26Mama sebenarnya nggak begitu peduli.
00:23:29Tapi Papa maksa Mama untuk buat album ini.
00:23:32Buat kenangan-kenangan katanya.
00:23:35Ini aku sama Mama waktu umur aku satu tahun.
00:23:44Kali ini waktu Mama masih muda.
00:23:47Jadi...
00:23:51Kamu anak satu-satunya ya?
00:23:52Kata Mama...
00:23:57Mama nggak bisa hamil lagi.
00:24:00Ada masalah RH atau semacamnya.
00:24:03Aku kurang ngerti.
00:24:08Terus?
00:24:09Kalau kamu?
00:24:11Cerita dong.
00:24:13Punya adik atau kakak gitu?
00:24:14Kakak aku udah meninggal.
00:24:33Waktu...
00:24:35Waktu...
00:24:39Usia aku masih kecil.
00:24:42Ibu juga udah masuk usia rawan.
00:24:45Buat ngasih aku adik.
00:24:49Maaf.
00:24:52Gak apa-apa.
00:24:53Justru aku masih inget.
00:24:59Atau malahan...
00:25:01Ayah ibu aku yang menolak lupa.
00:25:05Fotonya juga masih terpajang jelas.
00:25:07Gak jarang juga kok...
00:25:11Buat bahas dia.
00:25:20Ayah sering cerita.
00:25:21Terutama sama ibu.
00:25:27Ibu ngebayangin...
00:25:32Kalau kita berhasil...
00:25:34Mencapai pintu surga.
00:25:38Terus datanglah...
00:25:40Seorang pria.
00:25:42Bisa dibilang...
00:25:44Pria tertampan yang pernah kita lihat.
00:25:48Menghampiri...
00:25:49Dan berseri-seri.
00:25:53Terus bilang...
00:25:58Coba tebak, Bu.
00:26:00Ingat gak...
00:26:02Siapa aku?
00:26:05Ibu suka nangis...
00:26:07Waktu ayah cerita kayak gitu.
00:26:10Tapi...
00:26:11Juga sekaligus...
00:26:12Ngasih rasa semangat.
00:26:14Maaf...
00:26:17Aku gak bermaksud bikin kamu sedih.
00:26:22Alah seharusnya aku berterima kasih.
00:26:26Cerita kamu cukup...
00:26:28Berarti buat aku.
00:26:29Aku pikir...
00:26:33Selama ini gak ada yang bisa ngertiin perasaan aku.
00:26:42Tapi ternyata...
00:26:43Ternyata...
00:26:49Ya tentu aja...
00:26:51Masih banyak kan...
00:26:53Orang yang ditinggal sama...
00:26:55Orang yang mereka sayang.
00:26:56Tidak sayang.
00:26:57Aku sebagai orang luar...
00:27:01Aku tuh gak berhak ya...
00:27:03menghakimi kebiasaan keluarga kamu.
00:27:07Aku tuh gak berhak ya...
00:27:09Menghakimi kebiasaan keluarga kamu.
00:27:11Aku sebagai orang luar, aku tuh gak berhak ya menghakimi kebiasaan keluarga kamu.
00:27:25Tapi seorang ibu yang memasang kunci kombinasi untuk kurang kerjanya, itu tuh seolah-olah.
00:27:35Seolah apa?
00:27:37Password petunjuk lukisan di depan pintu, itu seolah mama kamu pengen kamu cari tau sendiri.
00:27:42Gimana caranya supaya bisa masuk ke ruang kerjanya?
00:27:45Memancing kamu buat cari tau, tapi buat apa?
00:27:49Apa biar kamu nemuin kotakmu segitu?
00:27:53Atau supaya kamu nemuin gambar pesawat yang terbakar itu?
00:27:58Maksud kamu?
00:27:59Coba kamu pikir, motif apa yang membuat mama kamu menggambar itu?
00:28:04Terus disimpen, bahkan tersembunyi lagi.
00:28:08Maaf, Rin.
00:28:09Pesawat itu menuju ke Singapura, kan?
00:28:12Kalau boleh tau, emang ada apa di Singapura?
00:28:17Kameran seni.
00:28:20Mama diundang.
00:28:23Katanya, event besar yang lumayan bergensi.
00:28:26Tapi, aku gak begitu tau sih.
00:28:31Mama gak cerita banyak.
00:28:34Yang aku tau cuma tempat sama kapannya aja.
00:28:39Jadi, mama kamu terbang bersama karyanya?
00:28:44Enggak.
00:28:44Mama udah kirim duluan.
00:28:45Tapi, waktu kamu berpisah,
00:28:53Kamu ngerasa ada yang aneh gak?
00:28:55Dari gelagatnya.
00:28:58Waktu mama berangkat,
00:29:02Mama melukaku
00:29:03lama banget.
00:29:08Rasanya
00:29:09Entah lah.
00:29:14Sebagai orang luar dengan data yang ada,
00:29:16Aku bakal berhipotesis
00:29:17Kalau mama kamu itu
00:29:19Punya intuisi yang tajam.
00:29:22Sehingga bisa memprediksi
00:29:24Terjadinya kesilakan itu.
00:29:27Sekarang coba deh,
00:29:29Kamu inget.
00:29:30Kera gak?
00:29:31Mama kamu itu punya firasat atau
00:29:33Pernah memprediksi sesuatu gitu.
00:29:35Dan ini sebaiknya gak cuman dari kamu aja.
00:29:39Ini bisa juga dari papa kamu.
00:29:41Dari orang tua mama kamu.
00:29:44Saudara mama kamu.
00:29:45Atau bahkan
00:29:45Orang-orang sekitar mama kamu.
00:29:48Akhir pekan ini,
00:29:50Papa ngajakin ke Bandung.
00:29:52Rumah kakek.
00:29:55Kamu mau ikut gak?
00:29:57Biar kita bisa tanya bareng-bareng.
00:30:01Ikut ya.
00:30:05Maaf, Pak Adrian kalau ini lancang.
00:30:16Tapi kalau boleh tahu,
00:30:18Gimana Pak Adrian bisa ketemu sama
00:30:19Mamanya Erin?
00:30:21Waktu
00:30:22Papa sama Mama masih di TB.
00:30:25Ya kan, Pak?
00:30:27Iya.
00:30:29Waktu itu Mama ambil seni rupa.
00:30:31Kita berdua bertemu
00:30:33Pas lagi ada kegiatan di Masjid Salman.
00:30:36Kamu gak apa-apa, Alex.
00:30:39Kamu jadinya terseret-seret dengan masalah.
00:30:41بالråśnya terseret dengan masalah untuk terseret dengan masalah.
Komentar

Dianjurkan