00:00Sri Mulyani, terima kasih netizen sudah berikan sindiran dan makian.
00:04Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengonfirmasi musibah pencerahan
00:07yang menimpa gediamannya dalam retetan demo besar-besaran yang terjadi sepanjang pekan lalu.
00:13Namun, responnya justru jauh dari dugaan.
00:16Sri Mulyani menyampaikan rasa terima kasihnya atas simpati, doa, serta dukungan yang telah ia terima dari berbagai pihak.
00:22Ia juga memberikan apresiasi kepada netizen yang selama ini tidak hanya menyampaikan nasihat,
00:27tetapi juga melontarkan sindiran, kritik, bahkan makian sebagai bentuk perhatian terhadap dirinya.
00:34Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pada Senin 1 September 2025,
00:39ia menegaskan penghargaan kepada seluruh masyarakat, termasuk guru, dosen, mahasiswa, media masa, pelaku UMKM,
00:47kooperasi, hingga pengusaha besar, serta para pemangku kepentingan lain yang secara konsisten memberikan masukan maupun kritik.
00:53Sri Mulyani mengingatkan bahwa sebagai pejabat negara, ia telah disumpah untuk menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945.
01:02Ia menyadari bahwa membangun Indonesia adalah tugas yang tidak mudah, penuh tantangan, dan seringkali berbahaya.
01:08Bendahara negara ini menekankan bahwa setiap Undang-Undang disusun melalui proses panjang
01:12yang melibatkan pemerintah, DPR, DPD, dan partisipasi masyarakat secara terbuka dan transparan.
01:18Ia menegaskan bahwa demokrasi di Indonesia memiliki mekanisme yang beradab dalam menyalurkan ketidakpuasan,
01:24misalnya dalam menempuh jalur hukum atau mengajukan judicial review di Mahkamah Konstitusi.
01:30Menurutnya, demokrasi yang dianut Indonesia memang belum sepenuhnya sempurna dan masih menghadapi berbagai tantangan.
01:36Karena itu, menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa untuk terus memperbaiki kualitas demokrasi yang ada.
01:42Upaya perbaikan tersebut sebagaimana ia tekankan harus dilakukan melalui cara-cara yang santun dan beradab,
01:48bukan dengan tindakan anarki, praktik intimidasi, ataupun bentuk represi.
01:53Di akhir pesannya, Sri Mulyani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia.
02:00Ia berpesan agar proses ini dilakukan dengan cara yang beradab,
02:03tanpa merusak, membakar, menjarah, memfitnah, memencah belah, atau menyebarkan kebencian.
02:09Ia juga menyadari bahwa dalam perjalanan menjalankan tugasnya, ia masih terdapat banyak kekurangan,
02:15namun dengan penuh komitmen ia menegaskan kesiapannya untuk terus melakukan perbaikan secara berkesinambungan.