Pembukaan Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2025 berlangsung meriah pada Jumat (29/8/2025). Acara tahunan yang menjadi agenda besar masyarakat Brebes itu secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja SE.
Sejak sore hari, ribuan warga sudah memadati area pembukaan hingga lokasi utama pameran. Iring-iringan Wakil Bupati bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan panitia menjadi perhatian warga. Rombongan berjalan kaki dari Pendopo Bumiayu menuju pintu gerbang lokasi acara dengan diiringi marching band Gema Nada Jagatraya SMA BU NU Bumiayu.
Di pintu masuk, Wurja mendapat sambutan atraksi dari Pasha Modeling Bumiayu. Suasana semakin semarak ketika orang nomor dua di Kabupaten Brebes itu menggunting pita sebagai tanda resmi dibukanya GBF 2025.
Ajang UMKM dan Layanan Publik
Usai seremoni pembukaan, Wakil Bupati berkeliling meninjau stan-stan yang tersedia. Tahun ini, ratusan stan UMKM, kuliner, hingga layanan publik hadir untuk memeriahkan pameran.
Dalam sambutannya, Wurja menegaskan bahwa GBF bukan sekadar pesta rakyat. Menurutnya, acara ini juga menjadi wadah informasi dan pelayanan masyarakat.
“Kehadiran UMKM menunjukkan semangat sekaligus daya saing yang tinggi. GBF menjadi ruang untuk promosi, inovasi, dan memperkuat ekonomi lokal,” ujar Wurja.
Ia berharap masyarakat tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga memanfaatkan momentum ini untuk mengakses layanan publik yang tersedia.
Sejarah Panjang GBF
Ketua Panitia GBF 2025, Fatkhurohman SH, menyampaikan bahwa tahun ini menjadi momen istimewa. Selain bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, penyelenggaraan kali ini juga menandai edisi ke-25 atau seperempat abad atau tahun perak perjalanan Gebyar Bumiayu Fair.
“GBF 2025 adalah tahun perak. Dua momentum sekaligus, perayaan kemerdekaan dan keberlangsungan acara yang sudah menjadi bagian dari sejarah masyarakat Bumiayu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran GBF menjadi bukti konsistensi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga tradisi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Antusiasme Warga
Kemeriahan pembukaan semakin terasa dengan padatnya pengunjung di area pameran. Banyak warga mengabadikan momen iring-iringan Wakil Bupati hingga prosesi pemotongan pita.
Salah seorang pengunjung, Dina (23), mengaku sengaja datang lebih awal untuk menyaksikan acara pembukaan.
“GBF selalu ditunggu setiap tahun. Bukan hanya hiburannya, tapi juga banyak stan kuliner dan produk yang menarik,” ujarnya.
Selain pameran UMKM, rangkaian kegiatan GBF 2025 juga meliputi pertunjukan hiburan, serta panggung hiburan rakyat yang digelar setiap malam. Panitia memastikan agenda berlangsung hingga awal September dengan melibatkan partisipasi luas dari masyarakat.
Event Rakyat Brebes
Dengan dibukanya GBF 2025, masyarakat Kabupaten Brebes kembali memiliki ruang untuk berekspresi, berkreasi, sekaligus memperkuat ekonomi lokal. Pemerintah daerah berharap event tahunan ini mampu menjadi ikon