KOMPAS.TV - Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan 15 orang tersangka atas kasus penculikan dan pembunuhan seorang Kacab Bank BUMN.
Polisi masih mendalami motif dan peran yang dimiliki masing-masing tersangka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan, saat ini ke-15 tersangka tengah dilakukan penyelidikan secara intensif.
Dari 15 orang yang ditangkap, 9 di antaranya ditangkap oleh Subdit Jatanras, sedangkan 6 orang lainnya diringkus Subdit Resmob Polda Metro Jaya.
Ade Ary menegaskan, pihak kepolisian akan mengungkap kasus ini secara transparan.
Kini penyidik masih mendalami peran dari masing-masing tersangka dan menyelidiki motif di balik penculikan dan pembunuhan Kacab Bank BUMN.
Baca Juga [FULL] Penculik Kacab Bank BUMN Minta Perlindungan ke Panglima TNI-Kapolri, Kuasa Hukum: Ada Tekanan di https://www.kompas.tv/nasional/613846/full-penculik-kacab-bank-bumn-minta-perlindungan-ke-panglima-tni-kapolri-kuasa-hukum-ada-tekanan
#kacabbank #bank #pembunuhan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/613872/polisi-tangkap-15-pelaku-pembunuhan-kacab-bank-bumn-sapa-malam
00:01Saudara penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan 15 orang tersangka atas kasus penculikan dan pembunuhan seorang kacap Bank BUMN.
00:10Polisi masih mendalami motif dan pesan yang dimiliki masing-masing tersangka.
00:15Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar AD Ari Syam Indradi menyatakan,
00:21saat ini ke-15 tersangka telah dilakukan penyelidikan secara intensif.
00:26Dan dari 15 orang yang ditangkap, 9 diantaranya ditangkap oleh Subdit Jatan Ras.
00:31Sedangkan 6 orang lainnya diriku Subdit Resmopolda Metro Jaya.
00:36AD Ari menegaskan pihak polisian akan mengungkap kasus ini secara transparan.
00:43Kini penyidik masih mendalami peran dari masing-masing tersangka dan menyelidiki motif dibalik penculikan
00:48serta pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN.
00:56Ada 15 orang yang diamankan, 15 orang yang diamankan ya.
01:046 orang diantaranya itu diamankan oleh rekan-rekan dari Subdit Resmop,
01:11kemudian 9 orang lainnya itu yang mengamankan adalah Subdit Jatan Ras.
01:17Jadi mohon waktu terhadap 15 orang ini masih terus dilakukan pendalaman.
01:25Perannya masing-masing masih didalami, dipastikan secara pasti ya.
01:30Sehingga nanti bisa disimpulkan dari 15 ini perannya masing-masing apa,
01:35berapa orang yang sudah ditapkan sebagai tersangka,
01:39atau kemungkinan lainnya bagaimana ini masih terus dikembangkan.
01:42Ya, mohon waktu.
01:43Kabit Humas Polda Metro Jaya, Kombes AD Ari membenarkan sosok DH yang menjadi salah satu tersangka
01:53kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, merupakan seorang pengusaha.
01:59DH diketahui memiliki usaha bimbingan belajar yang beroperasi secara daring.
02:04Yang jelas, kami sudah membenarkan tadi bahwa Saudara DH adalah seorang pengusaha
02:12atau salah satu bidang usahanya adalah bimbel online.
02:19Sementara itu kuasa hukum, salah satu pelaku penculikan Kepala Cabang Bank BUMN menyebut
02:25ada tiga klaster dalam peristiwa ini, mulai dari pengintai, penjemputan paksa, hingga eksekutor.
02:35Ia menyatakan kliennya hanya berperan dalam penjemputan paksa
02:39dan tidak terlibat dalam eksekusi yang menyebabkan korban meninggal dunia.
02:45Dalam kesempatan ini, kuasa hukum pelaku juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya
02:50kepada keluarga korban.
02:55Mereka mengantar itu, mereka juga dalam tekanan.
02:59Dan mereka salah satu terduga penjemputan paksa ini
03:04menyampaikan ke keluarganya bahwa mereka memang baru diperintahkan untuk membuang jenazah.
03:12Jadi peran mereka itu sampai di situ.
03:14Perkembangan informasi soal ini akan disampaikan langsung jurnalis Kompas TV
03:20Jonah Hamonangan dan juru kamera Septa Yoga dari Polda, Metro Jaya.
03:24Jonah, 15 orang sudah ditetapkan tersangka.
03:27Lalu apa peran dari masing-masing tersangka menurut polisi keterangannya?
03:31Ya Rani, terkait dengan 15 orang ini kalau kita pilih terkait dengan siapa berbuat apa
03:39dari pihak kepolisian belum mau merincikan atau mendetilkan, tapi memang ini sudah...
03:45Jadi memang kalau menurut versi dari kuasa hukum, ini ada tiga kluster, ada yang mengintai, ada yang menculik, dan ada yang meneksekusi.
04:01Sedangkan dari pihak polisian sebelumnya sempat menjabarkan ada satu pihak yang melakukan eksekusi
04:10dan satu lagi adalah pihak yang menerima apakah ini sebagai pihak yang akhirnya membuang jenaz atau tidak, ini belum dijabarkan secara utuh.
04:18Memang kalau kita lihat kasus ini menjadi viral di media sosial dan menyebar kemana-mana, ada yang menyebut bahwa ada oknen tertentu yang melakukan,
04:26namun ini belum bisa dipastikan atau belum bisa dikliarkan oleh pihak khususnya dari TNI Porim.
04:32Sebelumnya sempat dari salah satu tersangka meminta adanya perlindungan kepada TNI,
04:37itu saja ini menjadi tanda-tanya apakah ada pihak lain atau ada institusi TNI di balik ini.
04:42Namun terkait dengan adanya penjabaran siapa berbuat apa dari masing-masing 15 ini,
04:47dari pihak Poldami Terjaya, Kabupaten Tumas tadi menyampaikan menunggu dulu khususnya hajid penyelidikan,
04:53dan nanti ketika sudah ditemukan benang merahnya, dan nanti mungkin dipertemukan antar tersangka,
04:59nanti mungkin akan ada pengembangan baru.
05:00Apakah nanti akan bertambah lagi?
05:02Mungkin dari 15 mungkin akan bertambah berapapun dikarenakan kasus ini memang cukup melebar atau cukup luas.
05:09Apakah kalau kita lihat dari tersangka yang sudah ditangkap, salah satunya adalah bos bimbel online,
05:14ini ada hal-hal yang membutuhkan ekstra perhatian khusus dari para penyidik untuk bisa mengetahui
05:20terkait dengan bagaimana atau mengapa bisa terjadi-kejari ini.
05:24Jadi memang untuk siapa berbuat apa, polisi belum mau merincikan secara detail,
05:28terkait dengan siapa yang mengintai, siapa yang mengambil, ataupun menjemput, dan siapa juga yang menculik.
05:35Dan tidak untuk kemungkinan nanti akan ada terbentuk mungkin kelas terbaru terkait dengan jenazah yang dibuang,
05:42khususnya di salah satu daerah yang ada di Bekasi ini.
05:44Radhi?
05:45Baik, selain tadi soal peran dari masing-masing tersangka yang masih harus dijelaskan sebenarnya oleh polisi,
05:53dan ini jadi pertanyaan publik adalah motif utama penculikan dan pembunuhan terhadap Kepala Cawang Bank POMEN ini.
05:58Sudah diungkapkan oleh polisi.
06:00Yuna.
06:02Ya Radhi, ini adalah salah satu pertanyaan ditanyakan awak media terkait dengan motif,
06:06dan sampai sekarang belum terjawab apa yang menjadi motif utama.
06:10Kalau kita lihat di media sosial Simpang Siur terkait dengan adanya utang, kredit, dan sebagainya,
06:16tapi dari pihak polisian belum mau mendetilkan atau menjabarkan terkait dengan motif utama.
06:20Kalau kita lihat dari adanya klaster, atau mungkin dari jumlah tersangka yang sangat banyak,
06:26atau bisa dikatakan ini sebenarnya cukup detil ya terkait siapa berbuat apa,
06:30terus saja ini sudah direncanakan dan ada hal-hal yang pasti sudah dihitung cermat terkait dengan pengambilan
06:38atau mungkin dari korban yang akhirnya bisa dimaksudkan paksa ke mobil dan bisa akhirnya dieksekusi dan dibuang di Bekasi.
06:46Terus saja ini ada perencanaan yang sangat rapi atau detil.
06:49Jadi memang terkait dengan motif, polisi meminta untuk bersabar dan nanti akan dijabarkan terkait dengan adanya motif tertentu.
06:57Apakah ini akan melibatkan oda oknum atau hal lain, polisi belum menjawab dan polisi meminta untuk bersabar
07:02terkait dengan penyelidikan, di mana penyelidikan ini langsung dilakukan di Treskribung Polda Metro Jaya.
07:09Radhi?
07:09Baik John, terima kasih laporan langsung Anda.
07:11Jona Hamunangan dan Juru Kamerasep Tayoga dari Polda Metro Jaya.
07:15Jona Hamunangan dan Juru Kamerasep Treskribung Polda Metro Jaya.
Jadilah yang pertama berkomentar