Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 bulan yang lalu
Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan, wacana Taman Margasatwa Ragunan dibuka sampai malam hari masih dikaji. Saat ini, kebijakan itu masih sebatas ide dan perlu dimatangkan kembali. Hal ini disampaikan Pramono, usai membuka JobFest 2025, di Plaza Bendera, Jakarta Internasional Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (19/8). (ANTARA/Irfan Hardiansyah/Rizky Bagus Dhermawan/Roy Rosa Bachtiar)
Transkrip
00:00Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan pihaknya masih mengkaji wacana Taman Mergasatwa Ragunan Jakarta untuk dibuka sampai malam hari.
00:14Menurut Pramono, masih butuh kajian dan riset mendalam sebelum akhirnya ide tersebut diputuskan.
00:20Ditemui di sela-sela agenda Job Festival di Jakarta Internasional Velodrome selasa 19 Agustus, Pramono menyebut ide operasional kebun binatang hingga malam hari bukan yang pertama.
00:33Negara-negara dimanapun sekarang yang namanya zoo, termasuk Singapur, Korea, Jepang, itu rata-rata buka pagi, siang, malam.
00:45Apakah Ragunan bisa? Tentunya kita atur dengan sangat rinci dan ini segera kita detilkan.
00:54Bahwa kalau memang nanti Ragunan dibuka, Ragunan itu luasnya 127 hektare dibandingkan Singapur yang hanya 28 hektare.
01:04Maka hampir 5 kalinya. Singapur aja malam juga bisa buka.
01:10Tetapi kalau Jakarta atau Ragunan buka, nggak boleh mobil pribadi masuk ke dalam.
01:15Yang ada adalah bas-bas yang disiapkan seperti di negara-negara maju dan tentunya nggak semua binatang yang bisa ditengok di malam hari.
01:27Pramono berharap pengkajian wacana tersebut bisa berjalan lancar karena ia optimistis dengan ekstensifikasi operasional kebun binatang Ragunan
01:37dapat berdampak pada roda ekonomi dan membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi warga Jakarta.
01:45Dari Jakarta, Irfan Hadjansyah, Kantor Berita Antara, Buartaka.

Dianjurkan