00:00Pakar Neuroscience Behavior Tifauzia Tiasuma atau Dr. Tifa kembali melontarkan kritik tajam yang kini ditujukan kepada Wakil Presiden Gibran Raka Bumingin Raka.
00:13Setelah sebelumnya gencar mempersoalkan ijazah Presiden Jokowi Dodo, kini Dr. Tifa mengklaim menemukan kejanggalan dalam dokumen pendidikan Gibran.
00:22Melalui diunggahan akun ex-pribadinya pada Kamis 7 Agustus, Dr. Tifa menyatakan bahwa dokumen kelulusan Gibran bukanlah ijazah SMA.
00:34Melainkan surat keterangan setara SMK dan ia pun menyindir Gibran secara terbuka.
00:40Dr. Tifa juga mempertanyakan perbedaan waktu antara kelulusan S1 Gibran dari University of Bradford pada 2010 dengan penerbitan surat keterangan yang ia sebut baru ada pada 2019.
00:55Dr. Tifa menyindir bahwa untuk mendaftar ke perguruan tinggi syarat sah yang diakui adalah ijazah.
01:03Salah satunya melalui program Kejar Paket C, bukan surat keterangan.
01:08Menanggapi tuduhan yang kembali dialamatkan padanya, Gibran menunjukkan sikap santai.
01:15Menurutnya isu terkait pendidikannya bukanlah hal baru dan sudah pernah muncul saat dirinya menjabat sebagai wali kota Solo hingga maju dalam kontestasi pemilihan wakil presiden.
01:28Gibran juga menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak mempengaruhinya.
01:32Sebelumnya, Gibran telah memberikan klarifikasi dengan menunjukkan ijazah asli dari Management Development Institute of Singapore yang memiliki program kerjasama dengan University of Bradford.
01:45Gibran juga pernah membantah tudingan bahwa foto wisudanya adalah hasil editan dengan menampilkan bukti fisik ijazah beserta foto asli yang diambil di kampusnya.
01:55Pada tahun 2023 lalu, saat mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju, Gibran menunjukkan secara langsung ijazah aslinya di Balai Kota Solo.
02:08Dalam ijazah yang ditunjukkan tersebut, Gibran menempuh pendidikan di University of Bradford, Inggris, dan lulus pada tahun 2010.
02:15Pada ijazah tersebut menunjukkan gelar Gibran sebagai BSC karena telah lulus dari Second Class Honors Second Division in Marketing.
02:27Bukan tanpa alasan Gibran menunjukkan langsung ijazah asli pendidikannya.
02:32Ini guna untuk menjawab dan membantah isu yang menjadi perbincangan.
02:38Gibran mengaku tidak merasa rugi adanya tuduhan soal ijazah palsu.
02:43Gibran bahkan menganggap soal tuduhan ini hanya lucu-lucuan saja.
02:49Fakta lain adalah klaim bahwa ijazah Gibran setara SMK adalah keliru.
02:56Menurut penelusuran TurnbackHawks.id, dokumen yang dimaksud adalah surat keterangan penyetaraan bagi lulusan luar negeri yang dilakukan Gibran pada tahun 2019.
03:06Penyetaraan ini berguna agar ijazah luar negeri dapat diakui setara dengan jenjang pendidikan di Indonesia.
03:16Penyetaraan ijazah bukan kewajiban bagi semua lulusan luar negeri kecuali diminta oleh tempat kerja atau institusi terkait.
03:24Dalam kasus Gibran, surat penyetaraan tersebut bukan bukti bahwa ia hanya lulusan setara SMK,
03:32melainkan proses administratif agar ijazahnya sah diakui di dalam negeri.
03:39Dengan demikian tuduhan bahwa Gibran Raka Buming Raka hanya memiliki surat setara SMK tidak sesuai dengan fakta riwayat pendidikannya.
03:46Ia tercatat menyelesaikan studi hingga serjana di University of Bradford.
Komentar