Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menjelaskan penyebab rumah sakit militer di lokasi kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo tidak melakukan autopsy terhadap jenazah korban.

Wahyu mengatakan rumah sakit militer tersebut memiliki keterbatasan teknis terkait autopsy.

"Bahwa itu dasarnya adalah teknis. Jadi rumah sakit militer di sekitar tempat kejadian itu tentu punya keterbatasan," kata Wahyu di Media Center Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2025).

Oleh sebab itu, TNI memberi bantuan dengan mengalihkan ke rumah sakit lain yang mumpuni.

Sebelumnya diketahui, Prada Lucky meninggal dunia pada Rabu, 6 Agustus 2025, ia diduga dianiaya oleh sejumlah seniornya.

Baca Juga Menko Polkam Pantau Kasus Kematian Prada Lucky, Minta Proses Hukum Terbuka dan Transparan di https://www.kompas.tv/nasional/610886/menko-polkam-pantau-kasus-kematian-prada-lucky-minta-proses-hukum-terbuka-dan-transparan

#pradalucky #tniad #tni

Video Editor: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/610893/tni-ad-jawab-soal-rs-militer-tak-autopsi-jenazah-prada-lucky
Transkrip
00:00Rumah sakit tersebut tidak bisa menangani, tetapi pada prinsipnya kita bantu, kita laksanakan langkah pada rumah sakit lain.
00:10Yang kedua, yang berkaitan dengan visu rumah sakit, tadi saya sampaikan di sini, saya sudah sampaikan juga ke beberapa rekan media beberapa hari yang lalu,
00:20bahwa itu dasarnya adalah teknis. Jadi rumah sakit militer di sekitar tempat kejadian itu tentu punya keterbatasan.
00:32Jadi pada tugas-tugas yang bersifat strategis tertentu, rumah sakit tersebut tidak bisa menangani.
00:40Tetapi pada prinsipnya kita bantu, kita laksanakan langkah pada rumah sakit lain sebagai bentuk solusi untuk operasi otopsi yang pertama dan kedua belum bisa terjadi atau belum bisa dilaksanakan.
00:58Jadi dasarnya adalah teknis pada rumah sakit-rumah sakit militer atau rumah sakit kita,
01:04yang mungkin juga terjadi pada rumah sakit umum, pada daerah-daerah yang mungkin berada pada jauh dari pusat kota di obaten, kota atau provinsi.
01:16Weh, tikus! Saya yang komando sekarang! Ini bayar tanah saya! Betul! Keluarkan!
01:23Keharap perintahan saya, keluarkan!
01:27Rumah sakit tentara apa? Keluarkan!
01:31Keluarkan! Sampai lawan saya!
01:32Saya nyawa, saya keterupan dan nyawa keluarga saya!
01:37Keluarkan!
01:39Bawa!
01:45Saya, Rizka Klarissa.
01:48Saksikan program-program Kompas TV melalui siaran digital, pay TV, dan media streaming lainnya.
01:55Kompas TV, independen, terpercaya.
Komentar

Dianjurkan