Skip to playerSkip to main content
INFRAME - Hingga kini, para perempuan di Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, masih melakukan aktivitas menenun kain yang menjadi ciri khas budaya Rongkong. Yuk simak.


#keidenesia #keidenesiatv @keidenesiaTV #inframe #makassar #kaintenun #tenunrongkong #khasluwu #budaya #menenun #kainroto
Transcript
00:00Mengenal tenun rongkong khas Luhu Utara yang terancam punah.
00:07Hingga kini, para perempuan di Desa Rindingalo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luhu Utara, Sulawesi Selatan,
00:13masih melakukan aktivitas menenun kain yang menjadi ciri khas budaya rongkong.
00:18Aktivitas menenun kain tersebut merupakan warisan leluhur dan diajarkan secara turun-temurun.
00:23Namun, kegiatan tersebut kian memprihatinkan, karena pengrajinnya kini bisa dihitung jari.
00:27Tenunan adat rongkong atau kain roto terdiri dari enam motif,
00:33yaitu ulu karua, sekongsi rendensi pemandi lempa-lampa, rundun lolo, pori lonjong, dan pori situtu.
00:41Kain tenun tersebut diproduksi dalam berbagai jenis penggunaan,
00:44diantaranya untuk kegiatan seremonial, rok wanita, shawl, penutup kepala untuk kepacara, serta menjadi pusaka keramat.
00:51Tenun rongkong selalu menjadi primadona di semua event yang diikuti pemerintah Kabupaten Luwu Utara,
00:58baik tingkat kabupaten, nasional, hingga kemanca negara.
01:03Hal tersebut membuat kain tenun rongkong menjadi salah satu simbol,
01:06sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat,
01:08serta pemerintah daerah Kabupaten Luwu Utara,
01:11Terima kasih.
Comments

Recommended