Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Drama lagi di penghujung sidang Nikita Mirzani!

Terbaru, tangis Nikita pecah ketika memohon pada majelis hakim agar persidangan kasus dugaan pemerasan yang menjeratnya tidak ditunda lagi.

Mulanya, Nikmir sudah tampak gelisah ketika hakim masih membacakan ketetapannya terkait perizinan pemeriksaan kesehatan dia ke rumah sakit.

Hakim Ketua Khairul Soleh menetapkan Nikita bisa memeriksakan kesehatannya ke Rumah Sakit Adhyaksa sore ini.

Mendengar itu, Nikita berkali-kali menoleh ke kanan dan kiri, berbicara pada kuasa hukum dan jaksa penuntut umum (JPU) agar sidang tetap dilanjutkan.

Hal tersebut mendapat teguran dari hakim. Nikita diminta fokus untuk mendengarkan ketetapan hakim.

Lantas Nikita mengambil mikrofon yang tergeletak di kursi di sampingnya. Ia memohon pada hakim agar sidang tak ditunda.

"Saya masih mau sidang, Pak, berobatnya bisa besok," kata Nikita di ruang persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025).

Akan tetapi, majelis hakim tetap pada pendiriannya. Hakim tak mau, kondisi Nikita yang tidak sehat dapat mengganggu jalannya persidangan.

“Kesehatan itu sangat penting. Majelis tidak mau menunda-nunda, majelis nanti disalahkan," ujar hakim.

Suara Nikita mulai parau dan langsung menangis. Menurut dia, tubuhnya masih cukup kuat untuk mengikuti persidangan hari ini.

Nikita bahkan mengangkat tangannya ke depan wajah, menempelkan kedua tangan, menunjukkan pose memohon pada majelis hakim.

Namun hal tersebut tak dapat meluluhkan pendirian hakim. Sidang pun ditunda hingga pekan depan, Kamis (14/8/2025).

#nikitamirzani #sidangnikitamirzani #nikmir

Video Editor: RF
==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Yang mulia, yang mulia, oh kita perhatikan dulu ya
00:04Saya perhatikan yang mulia
00:05Kita perhatikan dulu, ya
00:06Jadi kemudian menetapkan tentunya ada saksi tadi yang sudah disumpah
00:13Kalau memungkinkan bisa disuruh hajir, biar kita kasih tahu silahkan kasih saksi
00:19Dihar kita kasih saksi yang sudah disumpah tadi disuruh masuk, biar kita kasih tahu
00:30Jadi kita sampaikan ke bawah yang gak saudara mulu bertanya kepada saksi dokter
00:36Mas saya masih mau sidang pak, bisa besok pak, bisa besok pak, saya masih mau sidang
00:45Kesehatan itu sangat berbeda, jadi majeris tidak mau menunda-nda
00:51Majeris harus disalahkan, saya masih mau sidang
00:56Silahkan saksi untuk dihadirkan, untuk kita kasih tahu
01:02Yang mulia sih masih mau sidang, yang mulia sih yang mau ditunda, saya bisa berhubungan besok
01:10Kan besok masih buka
01:12Jadi seperti saya sampaikan tadi ya, kita hasilnya sudah berhubungan besok untuk jasa tidak bisa
01:24Jadi lain-lain
01:25Tapi saya kasih kesempatan untuk bertanya, nanti kita minta datang lagi dokter Samirang, nanti kalau gak jelas tanyakan nasihat hukumnya
01:39Tapi saya masih mau sidang, saya masih mau sidang
01:57Saya sudah lama berubah
02:00Saya sudah lama berubah
02:01Saya sudah lama berubah
02:02Saya sudah lama berubah
02:04Kenapa sih ini seru jangka
02:06Masih masih jangka, besok saya sudah maksudku naik umumnya
02:10Aku udah berubah, saya sudah lama berubah
02:12Silahkan, kami sudah sulpok
02:15Jadi begitu ya, nanti tolong penutup-penutup disampaikan ke saksinya ya
02:28Untuk hadir-hadir pada hari Kamis
02:30Hari Kamis tanda rumah jelasan itu sebuah hari 25
02:42Terima kasih

Dianjurkan