KOMPAS.TV - Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram, Lutfi, menjalani wisuda purnabakti yang dipimpin langsung Wakil Ketua Mahkamah Agung bidang non-yudisial, Suharto.
Wisuda purnabakti merupakan pemberhentian dengan hormat berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia.
Lutfi melepas jabatan terakhirnya sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram, didampingi istri, Aidar binti Tahir.
Hakim Pengadilan Agama melepas akhir pengabdian Lutfi selama bertugas di Pengadilan Tinggi Agama Mataram selama setahun lamanya sejak 7 Juni 2024 hingga 2025.
Dalam tiga tahun terakhir ini, Lutfi bertugas di berbagai wilayah, sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang pada Februari 2022, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Ambon pada September 2022, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya pada November 2022, dan terakhir sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram sejak 7 Juni 2024.
Dalam wisuda purnabakti, Wakil Ketua Mahkamah Agung bidang non-yudisial, Suharto, bilang hakim harus selalu menjaga marwah dan menjaga integritas agar pencari keadilan bisa mendapatkan keadilan yang mereka cari.
Baca Juga Tingkatkan Kualitas Humas, MA Latih Juru Bicara dan Admin Medsos Pengadilan - MA NEWS di https://www.kompas.tv/nasional/608908/tingkatkan-kualitas-humas-ma-latih-juru-bicara-dan-admin-medsos-pengadilan-ma-news
#wisuda #purnabakti #manews
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/609032/momen-wisuda-purnabakti-ketua-pengadilan-tinggi-mataram-ma-news
00:00Ketua Pengedilan Tinggi Agama Mataram, Lutfi, menjalani wisuda purna bakti yang dipimpin langsung,
00:22Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Judisial, Soeharto.
00:26Wisuda purna bakti pemberhentian dengan hormat berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia.
00:31Lutfi melepas jabatan terakhirnya sebagai Ketua Pengedilan Tinggi Agama Mataram, didampingi istri Aydar Bintahir.
00:38Hakim Pengedilan Agama melepas akhir Pengedilan Lutfi selama bertugas di Pengedilan Tinggi Agama Mataram selama setahun sejak 7 Juni 2024.
00:48Dalam tiga tahun terakhir, Lutfi bertugas di berbagai wilayah.
00:51Sebagai Wakil Ketua Pengedilan Tinggi Agama Palembang pada Februari 2022, Ketua Pengedilan Tinggi Agama Ambon September 2022, Ketua Pengedilan Tinggi Palangkaraya November 2022, dan terakhir, Ketua Pengedilan Tinggi Agama Mataram 7 Juni 2024.
01:09Dalam wisuda purna bakti, Wakil Ketua Pengedilan Tinggi Agama Agung bidang non-yudisial, Soeharto bilang,
01:17Hakim harus selalu menjaga marwah dan menjaga integritas, agar pencari keadilan bisa mendapatkan keadilan yang mereka cari.
01:23Bahwa jika kita ingin sukses dan selamat, baik dalam pekerjaan, dalam menitik karir, dalam pergaulan, dalam membina rumah tangga, serta dalam aspek apapun di kehidupan ini, maka salah satu kunci utamanya adalah selalu bersikap lurus dan jujur dalam hidup ini.
01:43Sikap lurus dan jujur itulah yang saat ini kita sebut sebagai integritas, yaitu keselarasan antara perkataan, perbuatan, dan tingkat pelaku.
01:57Pasca melepas jabatan hakim yang nimbangnya selama 40 tahun, Lutfi akan mengisi waktunya menjadi dosen di Universitas Islam Indonesia Jakarta.
02:05Dia juga meneksi pesan agar seluruh hakim, terutama hakim-hakim muda, menjaga integritas.
02:10Jadi untuk di pengadilan tinggi agama Mataran ini kita tekankan kepada teman-teman kita, yaitu yang pertama untuk meningkatkan integritas.
02:20Itu yang paling utama dan paling penting, yang pertama.
02:24Kemudian yang kedua juga meningkatkan profesionalitasnya.
02:27Nah sehingga apa yang sudah kita laksanakan di pengadilan tinggi agama Mataran itu,
02:33yang pertama saya mengharapkan apa yang sudah baik yang ada di pengadilan tinggi agama Mataran itu supaya dilanjutkan.
02:41Dan yang akan datang itu supaya ditingkatkan lebih baik lagi.
02:47Dan harapan kami yang akan datang harus lebih baik daripada waktu zaman saya pimpin.
02:51Satu hal yang juga menjadi catatan bagi pengadilan agama, banyaknya kasus pernikahan dini di NTB.
02:58Lutfi berharap agar kasus pernikahan dini bisa menjadi atensi bagi pengadilan agama di seluruh wilayah NTB.
03:05Mengingat kasus pernikahan dini menjadi solotan publik.
03:08Fitri Rahmawati, Kompas TV, Nusa Tenggara Barat
Jadilah yang pertama berkomentar