Skip to playerSkip to main content
  • 5 months ago
Transcript
00:00:00Transcription by CastingWords
00:00:30Transcription by CastingWords
00:01:00Transcription by CastingWords
00:01:29Transcription by CastingWords
00:01:59Transcription by CastingWords
00:02:29Transcription by CastingWords
00:02:59Transcription by CastingWords
00:03:29Transcription by CastingWords
00:03:59Transcription by CastingWords
00:04:29Transcription by CastingWords
00:04:59Transcription by CastingWords
00:05:29Transcription by CastingWords
00:05:59Transcription by CastingWords
00:06:29Transcription by CastingWords
00:06:59Transcription by CastingWords
00:07:29Transcription by CastingWords
00:07:59Transcription by CastingWords
00:08:29Transcription by CastingWords
00:08:59Transcription by CastingWords
00:09:29Transcription by CastingWords
00:09:59Transcription by CastingWords
00:10:29Transcription by CastingWords
00:10:59Transcription by CastingWords
00:11:29Transcription by CastingWords
00:11:59Transcription by CastingWords
00:12:29PassingWords
00:12:59Transcription by CastingWords
00:13:29Transcription by CastingWords
00:13:59Transcription by CastingWords
00:14:29Transcription by CastingWords
00:14:31Transcription by CastingWords
00:14:59Transcription by CastingWords
00:15:29Transcription by CastingWords
00:15:59Transcription by CastingWords
00:16:29Transcription by CastingWords
00:16:59Transcription by CastingWords
00:17:29Transcription by CastingWords
00:17:59Transcription by CastingWords
00:18:29Transcription by CastingWords
00:18:59Transcription by CastingWords
00:19:01Transcription by CastingWords
00:19:09Transcription by CastingWords
00:19:29Transcription by CastingWords
00:19:59Transcription by CastingWords
00:20:29Transcription by CastingWords
00:20:59Transcription by CastingWords
00:21:29Transcription by CastingWords
00:21:59Transcription by CastingWords
00:22:01Transcription by CastingWords
00:22:29Transcription by CastingWords
00:22:31Transcription by CastingWords
00:22:59Transcription by CastingWords
00:23:29Transcription by CastingWords
00:23:59Transcription by CastingWords
00:24:01Transcription by CastingWords
00:24:29Transcription by CastingWords
00:24:31Transcription by CastingWords
00:25:01Transcription by CastingWords
00:25:31Transcription by CastingWords
00:25:33Transcription by CastingWords
00:25:35Transcription by CastingWords
00:25:37Transcription by CastingWords
00:25:39Transcription by CastingWords
00:25:41Transcription by CastingWords
00:25:43Transcription by CastingWords
00:25:45Transcription by CastingWords
00:25:47Transcription by CastingWords
00:25:49Transisions by CastingWords
00:25:51Amin
00:26:19I don't mean to make you sad.
00:26:22Well, it must be thank you.
00:26:25The story of you is enough for me to understand.
00:26:32I think...
00:26:35I don't have to understand my feelings.
00:26:42But it turns out...
00:26:49Yeah, it's true.
00:26:51There are a lot of people left with their love.
00:26:57I think it's a lot of people left.
00:27:01Now, let's talk to mother.
00:27:19I'm a person from my hometown.
00:27:21It's not a problem for your family.
00:27:24But a mother who has a combination of a combination of your work
00:27:29for her work,
00:27:32that's what's in it.
00:27:35What's in it?
00:27:37Password, the sign of the front door.
00:27:40That's why you want to find yourself.
00:27:42How to get into your work.
00:27:45You can't find yourself.
00:27:47But what's in it?
00:27:49So, you can find yourself a piece of paper.
00:27:53Or you can find yourself a piece of paper.
00:27:57You mean you?
00:28:00What's your goal?
00:28:02What's your goal?
00:28:05What's your goal?
00:28:07You're going to die again.
00:28:09I'm sorry, your plane was coming to Singapore, right?
00:28:12If you can't know,
00:28:14what's in Singapore?
00:28:17Pameran Seni.
00:28:20Mama diundang.
00:28:22Katanya...
00:28:24Event besar yang lumayan bergensi.
00:28:27Tapi,
00:28:29aku gak begitu tahu sih.
00:28:31Mama gak cerita banyak.
00:28:33Yang aku tahu cuma tempat sama kapannya aja.
00:28:37So, Mama, did you fly together with her?
00:28:43No, I had to send her first.
00:28:49But when you're gone, do you feel like there's something strange about her?
00:28:56When Mama came, Mama came to me...
00:29:03I...
00:29:05...lama banget.
00:29:08Rasanya...
00:29:12...mentalah.
00:29:14Sebagai orang luar dengan data yang ada, aku bakal berhipotesis...
00:29:18...kalau Mama kamu itu punya intuisi yang tajam.
00:29:22Sehingga bisa memprediksi terjadinya kesilakan itu.
00:29:27Sekarang coba deh kamu inget.
00:29:30Karena enggak, Mama kamu itu punya firasat atau pernah memprediksi sesuatu gitu.
00:29:36Dan ini sebaiknya enggak cuma dari kamu aja.
00:29:39Ini bisa juga dari Papa kamu, dari orang tua Mama kamu, saudara Mama kamu, atau bahkan orang-orang sekitar Mama kamu.
00:29:48Akhir pekan ini Papa ngajakin ke Bandung, rumah kakek.
00:29:54Kamu mau ikut enggak?
00:29:56Biar kita bisa tanya bareng-bareng.
00:29:58Ikut ya?
00:30:00Maaf, Pak Adrian kalau ini lancang.
00:30:02Tapi kalau boleh tahu, gimana Pak Adrian bisa ketemu sama Mamanya Erin?
00:30:08Waktu Papa sama Mama masih di TB, ya kan, Pak?
00:30:12Iya.
00:30:14Waktu itu Mama ambil seni rupa.
00:30:16Kita berdua bertemu pas lagi ada kegiatan di Masjid Salman.
00:30:20Kamu enggak apa-apa, Alex?
00:30:22Kamu jadinya terseret-seret dengan masalah keluarga kami.
00:30:26Enggak apa-apa, Pak.
00:30:28Justru harusnya saya minta maaf.
00:30:30Karena saya merasa menjadi penyusup.
00:30:32Masuk ke dalam hidup pribadi keluarga Pak Adrian.
00:30:34Kamu enggak apa-apa, Alex.
00:30:36Kamu jadinya terseret-seret dengan masalah keluarga kami.
00:30:40Enggak apa-apa, Pak.
00:30:42Justru harusnya saya minta maaf.
00:30:44Karena saya merasa menjadi penyusup masuk ke dalam hidup pribadi keluarga Pak Adrian.
00:30:52Kamu justru memberikan saya insight baru.
00:30:55Karena jujur, apa yang saya rasakan saat ini cukup sulit.
00:31:01Sejak saya memberitahukan ke kedua mertua saya tentang apa yang terjadi dengan putri mereka.
00:31:08Maaf, Pak, soal insight.
00:31:13Mungkin ini agak kurang ajar ya.
00:31:17Tapi saya setiap melihat namanya Erin waktu antar jemput.
00:31:22Saya punya kesan kalau namanya Erin ini bukan asli orang Bandung.
00:31:32Tapi kamu benar kok, Al.
00:31:36Mama emang bukan anak biologisnya kakek sama nenek.
00:31:41Konon kata nenek, nenek nemuin mama di kebun sekitaran rumah.
00:31:48Waktu usia mama sekitar lima bulanan.
00:31:54Dan gak ada yang mau ngakuin mama anak siapa.
00:31:59Bahkan sampai sekarang.
00:32:01Bahkan sampai sekarang.
00:32:02Bu, ah nyampe juga kamu akhirnya.
00:32:11Ini kami banget sama kamu, Erin.
00:32:17I love you, I love you too.
00:32:27I love you, I love you.
00:32:31This is Alex, friend of mine.
00:32:34He's also a friend of mine.
00:32:36Oh, that's right.
00:32:39Can you ask me to ask my mom?
00:32:43Tentu, Rin.
00:32:45Tentu.
00:32:46Sambil liat-liat kamar mama ya, Nek.
00:32:48Boleh, ayo.
00:32:49Malah ikut ya.
00:32:50Ayo.
00:32:51Maaf, Pak Gabyanjang.
00:32:52Lanser.
00:32:53Alhamdulillah baik.
00:32:55Alhamdulillah.
00:33:01Maaf, apa dulu mamanya Rin berbagi kamar?
00:33:05Sama Bialis.
00:33:07Ya kan, Nek?
00:33:09Iya, dulu.
00:33:12Sekarang Bialis masih di Mesir.
00:33:15Dia belum bisa pulang.
00:33:21Nek, mama pernah berfirahsat nggak?
00:33:25Seperti menyangka sesuatu bakal terjadi, terus beneran terjadi.
00:33:30Setahu Nenek nggak pernah.
00:33:32Emang kenapa?
00:33:34Apa mama kamu punya firahsat waktu akan naik pesawat itu?
00:33:39Prukisan ini kapan gue?
00:33:45Kata mama waktu mama SMP.
00:33:48Buat pekan olahraga dan seni.
00:33:51Mungkin sejak itu ya?
00:33:54Mama kamu mau jadi seorang purkis?
00:33:57Tahu nggak?
00:33:58Tahu nggak?
00:34:00Dulu aku paling benci
00:34:03kalau rambut aku disisir sama mama.
00:34:08Tapi sekarang,
00:34:10aku bakal ngelakuin apapun
00:34:13biar rambut aku disisir lagi sama mama.
00:34:16Aku benci perasaan ini.
00:34:26Kenangan apa yang kamu suka pada saat kamu lagi sama mama kamu?
00:34:30Banyak aku rasa.
00:34:34Saking banyaknya aku nggak bisa nyebutin.
00:34:36Seolah kalau aku nyebutin satu,
00:34:39aku ngehianatin kenangan yang lain.
00:34:42Kamu ngerti kan perasaan itu?
00:34:45Kalau kamu sendiri,
00:34:49kenangan apa yang paling kamu suka sama mama kamu?
00:34:52Mungkin sama kayak kamu.
00:34:56Tapi...
00:35:06Waktu aku kelas 5 SD,
00:35:10ibu ngajakin aku beli sepatu.
00:35:15Pada saat kita lagi naik bis kota,
00:35:22ada anak kecil.
00:35:26Dia lagi main kubik ini.
00:35:28Anak kecil itu mulai kesel sama kubik ini.
00:35:32Ibu langsung samperin.
00:35:34Terus ibu bilang,
00:35:37Kamu tahu, Dek.
00:35:40Bisa jadi apa yang kita lihat kotak,
00:35:43tapi cara memainkannya itu sama seperti lingkaran.
00:35:45Karena kita memutarnya.
00:35:47Jika kita memutar penuh satu lingkaran,
00:35:48berarti kita kembali ke tempat semula.
00:35:50Kalau kita memutar dengan cara yang tepat,
00:35:52maka kita akan kembali ke bentuk semula.
00:35:54Apa yang ibu katakan,
00:35:56nggak lagi membuat aku berpikir sama.
00:35:58Bisa jadi apa yang kita lihat kotak,
00:35:59tapi cara memainkannya itu,
00:36:00mungkin seperti lingkaran.
00:36:01Bisa jadi apa yang kita lihat kotak,
00:36:03tapi cara memainkannya itu,
00:36:05mungkin seperti lingkaran.
00:36:07Mungkin seperti lingkaran.
00:36:08Bisa jadi apa yang kita lihat kotak,
00:36:11tapi cara memainkannya itu,
00:36:14mungkin seperti lingkaran.
00:36:38Hmm.
00:36:43Biarkan keすi.
00:36:44Ngapain Lex?
00:36:45Cuman kepikiran sesuatu.
00:36:48Mama kamu tahu,
00:36:51kalau dia bukan anak kandung nenek kamu.
00:36:55Lebih-lebih enggak tahu selusulnya dari mana.
00:36:59Itu pasti sangat ganggu pikiran Mama kamu.
00:37:02Dia pasti sering dikatakan,
00:37:04dan dibulis sama teman sebaiannya.
00:37:05Thank you so much, friends.
00:37:35I don't know what to do with Jane, but I don't know what to do with Jane.
00:37:47This is a disease, right?
00:37:50I understand.
00:38:05Hello Anakin!
00:38:07Hello Anakin!
00:38:09Hello Anakin!
00:38:28What are you doing?
00:38:33Alex?
00:38:34Tuh, Ben.
00:38:35Biasanya soal bicara kamu selalu sama ayah.
00:38:38Maaf, Bu.
00:38:39Ini agak rumit.
00:38:40Alex butuh sudut pandang perempuan.
00:38:43Oh, tentang cewek.
00:38:45Boleh ibu tebak?
00:38:47Namanya Erin, ya?
00:38:49Ayah udah cerita?
00:38:51Iya.
00:38:52Udah cerita.
00:38:54Jadi apa yang kamu mau bicarain?
00:38:57Tentang perasaan bersalah.
00:39:03Perasaan bersalah.
00:39:05Ibu pernah gak sih mau mencoba ngolong seseorang?
00:39:09Tapi ibu sadar kalau ternyata ibu punya agenda lain.
00:39:15Jadi ibu ngerasa bersalah karenanya.
00:39:19Apa ayah udah cerita kondisi keluarga Erin?
00:39:22Iya, cerita.
00:39:23Secara baris besar ibu bisa bayangin.
00:39:26Jadi kamu bantu dia karena kamu pengen lebih deket sama dia dan kamu naksit dia?
00:39:33Iya, Bu.
00:39:35Kurang lebih.
00:39:36Seandainya kamu gak suka sama dia, apa kamu tetap akan bantu dia?
00:39:41Tapi ibu, kalau Alex gak punya affection terhadap Erin, Alex gak bakalan peka.
00:39:47Kalau Erin minta bantuan, ini masuk akal kan?
00:39:50Masuk akal sih.
00:39:52Dari kacamata ibu, ibu mau kamu tuh berkembang menghadapi keraguan itu sendiri.
00:40:00Cinta itu bukan emosi, tapi sebuah keputusan.
00:40:05Bukan emosi.
00:40:07Kalau kamu anggap cinta itu impulsi emosi, berarti mudah sekali berubah sesuai kondisi emosi kamu.
00:40:15Tapi kalau kamu memperlakukan cinta itu sebagai sebuah keputusan, berarti kamu bertanggung jawab atas keputusan itu.
00:40:23Bagaimanapun kondisi emosi kamu.
00:40:26Apa analisa kamu tentang karakter ibunya Erin?
00:40:29Seorang pelukis hebat dengan sosok introvert, pemurung, penyendiri.
00:40:35Sejauh ini Alex ngerti, bu.
00:40:39Tapi...
00:40:41Antusiasme mengikuti pameran.
00:40:45Sampai bergadang.
00:40:47Tidur aja, mesti diingetin sama Erin.
00:40:50Ini kontradiksi, bu.
00:40:53Bu?
00:40:55Maaf, maaf, maaf.
00:40:57Sepertinya ibu mendadak ngamun.
00:41:01Cerita kamu agak relevan, ya?
00:41:04Relevan gimana ya, bu?
00:41:06Ini kan ibu merawat nenek, kamu tahu kan?
00:41:09Ada kalanya orang tua itu mencari-cari perhatian anaknya.
00:41:14Mungkin seperti ibunya Erin yang bergadang-begadang, ya dia sedang mencari perhatiannya si Erin.
00:41:20Atau dia berharap supaya si Erin itu merengek-rengek supaya ibunya itu gak pergi kemana-mana.
00:41:27Lihat Alex enggak?
00:41:37Alex?
00:41:39Alex?
00:41:41Alex?
00:41:42Alex?
00:42:12Kenapa kamu menghindar?
00:42:16Aku gak menghindar?
00:42:17Jelas kamu menghindar.
00:42:20Oke, oke.
00:42:21Aku minta maaf.
00:42:23Kalau kamu nganggep aku kayak gitu, pikiran aku sekarang lagi gak nentu nenekku di Jambi sakit.
00:42:33Ibu pergi kesana, pakai pesawat.
00:42:36Maaf.
00:42:45Aku butuh pendapat kamu.
00:42:47Aku udah tanya sama Bi Alice.
00:42:51Gambar yang di bawah meja itu bener.
00:42:54Bener buatan mama.
00:42:56Dan katanya, dulu mama sering dikatain anak jin.
00:43:02Apa maksudnya ini, Al?
00:43:04Aku gak paham.
00:43:06Kamu ngerasa bersalah ya?
00:43:08Karena kamu gak mencegah mama kamu pergi.
00:43:13Ya.
00:43:17Aku seharusnya cegah mama sebelum mama pergi.
00:43:20Itu sebenernya yang diharapkan sama mama kamu.
00:43:23Mama kamu ingin kamu merengek, itu supaya dia gak pergi.
00:43:26Maksud kamu?
00:43:28Mama kamu itu seorang introvert, Adin.
00:43:31Diminta mengikuti acara pameran.
00:43:33Karya-karyanya dihakimi di mata halayak ramai.
00:43:36Padahal dia berkarya di melukis, itu hanya untuk kamu.
00:43:40Terus kamu kepikiran gak?
00:43:44Kalau pameran itu bagaikan neraka bagi mama kamu.
00:43:46Tapi...
00:43:47Dan kamu kepikiran juga gak kalau aku ini ngebantuin kamu selama ini?
00:43:52Itu supaya aku bisa dekat sama kamu.
00:43:57Karena aku suka sama kamu, Rin.
00:44:00Aku cinta sama kamu.
00:44:02Aku pura-pura ngebantuin kamu.
00:44:04Padahal jujur aku...
00:44:09Aku gak tau apa-apa.
00:44:12Aku gak tau apa yang sebenernya terjadi.
00:44:14Kenapa kamu kayak gini?
00:44:17Kenapa tiba-tiba berubah?
00:44:19Aku benci tau gak sama perasaan ini.
00:44:21Benci!
00:44:44Hei!
00:44:55Hei!
00:45:03Saya mau kasih kamu itu.
00:45:06Dan saya butuh pendapat kamu.
00:45:08Coba kamu lihat.
00:45:11Ini rekening Anum.
00:45:12Dan sekarang coba kamu perhatikan.
00:45:14Dua transaksi terakhir.
00:45:17Tanggal yang tercantum di situ adalah tanggal setelah kecelakaan.
00:45:21Ini membuktikan kalau Anu masih hidup atau gimana?
00:45:25Kalau memang dia masih hidup.
00:45:27Kenapa dia gak mau pulang?
00:45:30Lalu bagaimana dengan manifest penumpang?
00:45:33Yang menunjukin kalau dia ada dalam pesawat itu?
00:45:37Atau mungkin ada laki-laki lain?
00:45:42Padrian.
00:45:43Padrian.
00:45:45Bapak jangan berasumsi dulu.
00:45:47Tenang, Pak.
00:45:49Apa yang saya rasakan sekarang.
00:45:52Jauh lebih parah dari waktu saya mendengar peristiwa kecelakaan itu.
00:46:00Sebelumnya, maaf, Pak.
00:46:02Maaf, Pak.
00:46:05Saya boleh tanya sesuatu?
00:46:11Silahkan.
00:46:13Apa...
00:46:17Bu Anum menikmati pekerjaannya?
00:46:22Apa maksud kamu?
00:46:23Dia punya karir yang bagus.
00:46:27Kamu lihat sendiri kan?
00:46:29Karya-karya dia yang begitu brilian.
00:46:31Apa Bu Anum suka?
00:46:35Pak Adrian gak ingat.
00:46:37Kalau Pak Adrian pernah bilang,
00:46:40Bu Anum berkarya itu hanya untuk orang yang disayanginya.
00:46:45Yaitu Erin, Pak.
00:46:47Kalau seandainya Bu Anum masih hidup,
00:46:50beliau pasti merasa tersiksa.
00:46:53Karena gak bisa kembali kepada Erin.
00:46:56Tapi di sisi lain,
00:46:58beliau pasti merasa lega.
00:47:01Karena gak perlu lagi mengejar karirnya.
00:47:05Saya juga yakin,
00:47:07kalau beliau dalam keadaan dilema.
00:47:10Yang mungkin aja,
00:47:12beliau pengen ditemukan.
00:47:14Sama halnya seperti,
00:47:16password ruang kerjanya Bu Anum.
00:47:19Yang sebenarnya Bu Anum harap,
00:47:21bisa dipecahkan oleh Erin.
00:47:23Jadi maksud kamu?
00:47:27Dua transaksi ini,
00:47:29sengaja dia lakukan,
00:47:31supaya ditemukan.
00:47:33Wah.
00:47:35Terus terang,
00:47:37saya gak mikir sampai sejauh itu Lex.
00:48:02Sesacer
00:48:08Raja
00:48:10Lelen
00:48:14Lelaki
00:48:14Hi Al, I hope you want to hear me, I hope you want to forgive me.
00:48:44But you're wrong, you're wrong if you say you don't know what to do.
00:48:52Just because of you, I can open the door to your work.
00:49:00And just because of your view, I can get better to know Mama.
00:49:06I know Mama is the most important thing if I'm alone.
00:49:12It should be better to know myself.
00:49:22You can try to help me.
00:49:28But actually, I should be able to take care of Mama.
00:49:34I can open my eyes and see my eyes.
00:49:42And the thoughts of you in the past,
00:49:46I can see that.
00:49:52But I would like to thank you.
00:50:04Forgive me if now situation is different.
00:50:10But I just want to tell you...
00:50:15...if I also like you.
00:50:22And now I feel like I really don't know.
00:50:31I can't think of the journey.
00:50:38But I just want to say...
00:50:41...I hope you can wait for me...
00:50:46...and you will be able to meet me.
00:50:52Because I need you, Al.
00:50:59I still need help.
00:51:02I still need help.
00:51:06I love you, Rin.
00:51:09What did you say, Al?
00:51:12What did you say, Al?
00:51:13What did you say, Al?
00:51:15I didn't hear someone say again.
00:51:21I love you.
00:51:22It's all.
00:51:23What did you say, Al?
00:51:25Awe, Jatoh.
00:51:28It's all.
00:51:31Ini luka kecil
00:51:35Ini luka kecil
00:51:42Tapi berdarah di hati
00:52:01Ini luka kecil
00:52:13Ini luka kecil
00:52:48Ini semua maksudnya apa? Bu Hanum tau dari mana nomor saya?
00:53:07Alex, saya tau semua nomor telepon teman sekelas kamu.
00:53:12Saya mengira kamu sudah tau.
00:53:15Erin bilang kamu anak paling pintar di kelas.
00:53:19Kamu gak menyadarinya?
00:53:20Saya menyadarinya.
00:53:23Tapi saya gak berani memastikannya.
00:53:26Saya hanya menduga.
00:53:28Sejak kapan dugaan itu muncul?
00:53:30Waktu saya kesini sama Erin dan juga sama papanya.
00:53:34Kamu sudah jadikan sama Erin?
00:53:43Sudah, Bu.
00:53:46Sejak tadi siang.
00:53:47Ya, saya melihatnya.
00:53:50Kamu memeluk Erin saat ada di halaman sekolah.
00:53:55Al, tolong jaga Erin untuk saya ya.
00:54:03Bu Hanum mau sampai kapan?
00:54:05Memainkan semua sandiwara ini.
00:54:12Terus gimana bisa Bu Hanum gak ada di pesawat itu?
00:54:14Aku mau sampai lupa.
00:54:35Maybe we can start with...
00:54:47Let me explain this first, Bu.
00:55:02Erin is looking for it.
00:55:05How did Bu Anu not be in the office of that plane?
00:55:09Not that I should be in the office of that plane?
00:55:12Sorry.
00:55:14This is the topic of the topic.
00:55:18But you understand?
00:55:22If I say,
00:55:23I actually didn't know the day of my life.
00:55:28Anu, how did you know?
00:55:30You know?
00:55:33Yes, I know.
00:55:35There's a picture in the classroom.
00:55:38What else do you know?
00:55:40I know if...
00:55:44I don't want to come to the event.
00:55:48I don't enjoy my work.
00:55:51I don't want to publish it.
00:55:53I don't want to publish it.
00:55:55I don't want to...
00:55:57And let them talk like this.
00:56:00They don't know what I'm doing.
00:56:03I don't want to publish it.
00:56:06I don't want to publish it.
00:56:07At the beginning of the book,
00:56:10I'm a publicist and ideas of what's going on in the world.
00:56:12I should not just show their ego.
00:56:15Telling the price of love.
00:56:17from love and love in my life in my life in Pelalangan.
00:56:39Then why Ibu didn't stop?
00:56:41There's no one asking for me to stop.
00:56:43When I see them, I'm proud of my passion.
00:56:47I'm proud of my career.
00:56:49I feel like I'm proud of them if I want to stop.
00:56:55Then Ibu thought that they would stop me when I was to stop.
00:57:01So Ibu would like to stop me.
00:57:05Ibu.
00:57:07Cinta itu buta.
00:57:11Sulit untuk melihat,
00:57:13kecuali dituntun.
00:57:15Ibu.
00:57:17Mereka pikir,
00:57:19Ibu menikmatinya.
00:57:21Karenanya mereka membiarkan Ibu.
00:57:23Kamu tahu,
00:57:29saya menggambar ini seperti emotion relief.
00:57:37Saat itu saya merasa lebih baik mati daripada saya harus ke pameran itu.
00:57:43Saya sembunyikan ini agar saya bisa melihatnya lagi.
00:57:49Apakah emosi saya sepadan setelah saya melewati pameran itu?
00:57:57Tapi takdir berkata lain.
00:57:59Saya sebenarnya sudah ada dalam pesawat itu.
00:58:01Tapi mendadak,
00:58:03saya merasa mual banget.
00:58:09Kamu tahu rasanya.
00:58:11Mual karena kamu terpaksa harus melakukan suatu.
00:58:15Ketika berpisah dengan Erin,
00:58:17saya memeluknya.
00:58:19Saya berharap dia merengek.
00:58:23Dan menahan saya untuk tidak pergi.
00:58:25Tapi kan dia sudah besar ya.
00:58:29Saya itu nggak mau pergi.
00:58:33Saya muak.
00:58:35Saya tidak ingin ada di pameran itu.
00:58:37Saya ingin berhenti melukis untuk mereka.
00:58:41Saya sudah mencari kursi saya.
00:58:45Tapi mual saya tidak tertahankan lagi.
00:58:47Saya lari.
00:58:49Ada pramugari yang menghalangi saya.
00:58:53Tapi saya berhasil lolos.
00:58:55Dan saya bersembunyi di toilet terminal.
00:58:59Ketika saya sudah ketinggalan pesawat.
00:59:03Jujur, saya merasa lega.
00:59:07Dan saya menikmati rasa lega itu.
00:59:21Saya nggak ingin buru-buru pulang.
00:59:25Saya menginap di hotel.
00:59:27Tapi tidak lama kemudian saya mendengar bahwa pesawat itu kesilakan.
00:59:31Dan ibu merasakan kebebasan.
00:59:35Ya.
00:59:37Saya akui itu.
00:59:39Menjijikan memang.
00:59:41Tapi itu yang saya rasakan.
00:59:43Saya merasakan hidup baru.
00:59:45Tapi di sisi lain saya merasa kosong.
00:59:49Saya seperti hilang arah.
00:59:51Apalagi saya mendapatkan mimpi-mimpi buruk.
00:59:55Tapi semua itu terobati.
00:59:57Ketika saya melihat wajah Erin.
01:00:01Ya.
01:00:03Saya melihatnya dari sini.
01:00:05Setiap pulang sekolah.
01:00:11Sepertinya...
01:00:13Mereka mendengar percakapan kita.
01:00:17Mama.
01:00:19Mama.
01:00:20Panu.
01:00:21Mama.
01:00:22Mama.
01:00:23Mama.
01:00:24Panu.
01:00:25Panu.
01:00:31Alex.
01:00:33Terima kasih ya.
01:00:35Setiap berhutang banyak sama kamu.
01:00:41Maafin mama ya sayang.
01:00:44Aku anak berisara.
01:00:48Agar kau merasa.
01:00:52Apa yang aku rasakan.
01:00:56Gimana?
01:00:57Oke.
01:00:58Pelan-pelan.
01:00:59Pelan-pelan.
01:01:00Pelan-pelan.
01:01:02Kita turun.
01:01:04Pelan-pelan.
01:01:06Pelan-pelan.
01:01:08Pelan-pelan.
01:01:10Pelan-pelan.
01:01:11Geloman hati.
01:01:12Mendekat dan mendekat dalam jiwa.
01:01:18Aduh.
01:01:19Pelan-pelan.
01:01:20Pertanyaan juga yang perjalanan semua ini.
01:01:22Serih banget.
01:01:23Serih banget kan.
01:01:24Aduh, kita udah lah muter-muter.
01:01:29Iya sih.
01:01:30Temu bu axi banget kan.
01:01:32Beruntung.
01:01:35Hampayan terguh ya.
01:01:37Give us one feeling
01:01:48We want and don't want to say it
01:01:59Semesta pun mendengarkan dan menjaganya
01:02:08Kita tunggu dan bersenyawa
01:02:17Mendekat dan mendekat dalam jiwa
01:02:26Bersamamu tak mungkin keliru
01:02:35Yang bahagiakan kita berdua
01:02:43Sampai tua
01:02:49Kita tunggu dan bersenyawa
01:03:14Terima kasih
Be the first to comment
Add your comment

Recommended