Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 bulan yang lalu
Budaya Nyonteng Kolbuk di area mata air wisata Teduh Glamping, desa Sumber Wringin, kecamatan Sumber Wringin digelar sebagai manifestasi wujud rasa syukur kepada sang pencipta sekaligus penanda dikukuhkannya desa Sumber Wringin sebagai desa budaya ke 8 di kabupaten Bondowoso.

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Legenda Jisongot dan Budaya Nyonteng Kolbuk, yang artinya Selamatan Sumber Mata Air di Wisata Teduh Glemping,
00:07menjadi pemenang nominator dikukukannya Desa Sumber Vringin sebagai Desa Budaya Tahun 2025,
00:14hingga diharapkan dampak peningkatan ekonomi di masyarakat.
00:18Pemukuhan yang ditandai dengan penanda tanganan prasasti dan pelepasan ribuan burung merpati oleh pemerintah Kabupaten Bondowoso ini,
00:26sekaligus diharapkan sebagai titik awal pudarnya modernisasi bagi generasi yang tergantikan oleh lestarinya kearifan lokal.
00:35Disampaikan Kepala Desa Sumber Vringin, budaya Nyonteng Kolbuk ini merupakan warisan luhur dari para sesepuh setempat.
00:45Nyonteng Kolbuk itu salah satu ritual sesepuh kita ya,
00:51Jadi itu merupakan kalau bahasa Indonesianya itu selamatan matahair.
00:56Jadi dengan bahasa tradisional Sumber Vringin itu Nyonteng Kolbuk.
01:02Nyonteng Kolbuk itu diawali dari prosesi penyembelian pernah, pernah itu pernah kambing jantan,
01:08terus dilanjutkan dengan penanaman kepala kambing.
01:13Dan dagingnya itu dimasak oleh banyak masyarakat, khusus laki-laki.
01:18Itu dipercayai kalau perempuan, jadi ceritanya itu bisa tidak enak gitu.
01:27Dan memang disini memang sesepuhnya adalah jisongot seorang laki-laki,
01:32yang menjadi kepercayaan seperti itu.
01:33Itu sudah turun-temurun sehingga dilarang keras perempuan ikut memasak daging kambing tersebut.
01:39Pak, kalau sandainya ini tidak dilakukan, apa-apa dampak yang dirasakan masyarakat ini?
01:44Mata air pernah terjadi kecil, Pak.
01:47Volumenya kecil, sehingga petani, khususnya desa Sumber Vringin ini,
01:52mengalami kesulitan untuk bersotok tanah.
01:55Ya, sering terjadi bentrok untuk merebut air yang kecil itu.
01:59Masalah kebutuhan pertanian sini kan banyak.
02:01Acaranya konsisten setiap tanggal tertentu atau?
02:04Setiap bulan suruh, Mas.
02:06Satu tahun satu kali.
02:07Air ini tidak pernah mengalami penurunan volume kalau selamatan itu dilakukan.
02:13Pengalamannya seperti itu.
02:15Untuk selamatan nyonteng kolbunya sendiri itu memang mulai nemik moyang, Mas.
02:19Ujung songot ini siapa, Pak?
02:20Jadi, si songot itu adalah salah satu tokoh masyarakat yang disegani.
02:32Jadi, makamnya ada di sini, di sebelah, ada.
02:36Orang pendatangkah atau warga?
02:38Awalnya iya.
02:40Pembabat desa Sumber Vringin.
02:41Mereka dari, bukan dari asli Sumber Vringin,
02:45datang ke Sumber Vringin, membabat desa Sumber Vringin,
02:47dan menemukan mata air ini.
02:53Menurut Kadis Parbutpora Bondowoso,
02:55desa Sumber Vringin ini menjadi desa budaya ke-8 di Kabupaten Bondowoso.
03:00Kita sebelum menentukan ini menjadi sebuah desa budaya,
03:06kita melaksanakan seleksi.
03:08Kebetulan di tahun ini ada tiga desa yang masuk nominator.
03:13Dan itu ada syarat mutlak yang harus dipenuhi.
03:15Yang pertama, di desa itu harus ada budaya yang dilaksanakan setiap tahun.
03:20Sama seperti yang Sumber Vringin ini ada event bumi raung,
03:25sama nyoltek kolbu.
03:27Nyoltek kolbu itu yang dilaksanakan.
03:29Itu yang harus dipenuhi terlebih dahulu.
03:33Setelah itu baru kepada yang lain.
03:36Paling tidak ada salah satu sejarah peninggalan kolonial,
03:40atau peninggalan kerajaan,
03:41dan di sini juga ada salah satunya, yaitu deraung.
03:44Setelah ini dicanangkan menjadi suatu desa budaya,
03:48maka kewajiban daripada pemerintah kebuatan,
03:50melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Orang,
03:53melakukan pembinaan setara kontinu.
03:55Sampai di sini betul-betul mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat yang ada di desa itu sendiri.
04:00Yang bisa dirasakan oleh masyarakat yaitu peningkatan ekonomi.
04:04Dengan cara, misalkan di sini ada Teduh Kelimpeng,
04:07yang merupakan salah satu destinasi wisata yang dikelola oleh BUMDES.
04:11Dengan ditetapkannya menjadi desa budaya,
04:14otomatis nanti halayak banyak,
04:17utamanya wisataan kan ingin tahu,
04:19itu akan datang ke sini.
04:20Nah ini yang sedikit banyak nanti akan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.
04:25Karena di sini juga tersedia UMKM,
04:27seperti yang dipamirkan tadi,
04:28itu murni UMKM dari masyarakat desa setempat.
04:31Sementara ini sampai tahun 2025,
04:33ini ada delapan.
04:34Ada delapan desa budaya yang sudah terbentuk.
04:36Kalau apal desa mana saja?
04:37Dimulai dari bawah ya,
04:41dari desa Sumber Beringin ini yang ke-8,
04:43yang ke-7 desa Kelabang,
04:44Kecamatan Tegalampel,
04:46yang ke-6 desa Karangmelok,
04:48Kecamatan Tamanan.
04:50Sebelumnya itu juga ada desa Belimbing,
04:53ada desa Prajikan Lor,
04:55di situ seperti itu.
04:55Jermai, Jermai, Raman Kulon.
04:58Ada penambahan nanti?
04:59Ada target penambahan?
05:00Sementara untuk target kami di tahun 2025 ini,
05:03target minimalnya adalah satu.
05:05Satu desa, satu tahun.
05:07Sesuai dengan harapan Pak Cegda tadi,
05:11bagaimana kalau ditingkatkan di atas satu,
05:14ada dua atau tiga desa budaya tiap tahunnya.
05:19Sementara Camat Sumber Beringin,
05:20Pro Bonugroho,
05:21mengaku jika pihaknya akan mensupport full,
05:24sebelum dan sesudah pencanangan ini,
05:26sesuai dengan tusinya.
05:27Kami dari pihak Kecamatan akan mengawal terus segala proses pencanangan desa wisata,
05:34dari sebelum sampai setelahnya,
05:37untuk kita lestarikan bersama.
05:40Karena budaya tem-teman Kulbuk ini memang menjadi ikon di Sumber Beringin,
05:44desa Sumber Beringin,
05:45dan kami di Kecamatan Sumber Beringin,
05:47sudah ada dua desa budaya.
05:49Alhamdulillah, salah satunya yang terakhir ini,
05:51desa Sumber Beringin,
05:52hari kita menjaga semua kelestarian budaya yang ada di Kecamatan Sumber Beringin,
05:57khususnya desa Sumber Beringin.
05:59Kami di Kecamatan akan support full,
06:03dalam artian kita dalam kegiatan,
06:07contohnya dalam penyelenggaraan dana desa,
06:10ini juga dalam halnya pihak-pihak monitoring dan evaluasi,
06:15kegiatan-kegiatan ini kan merupakan salah satu kegiatan
06:19yang menyentuh masyarakat secara langsung.
06:22Pastinya kami akan mengawal desa menjadi lebih baik ke depannya.
06:27Nah, bagaimana warta lengkap dan menarik lainnya?
Komentar

Dianjurkan