00:00Pertama, tentu sinergi dari pemerintah kita bahwa Indonesia itu adalah fatherless.
00:07Maka kita juga aktif bahwa peranan ayah itu sangat penting.
00:12Dengan hadirnya ayah, maka akan memberikan keteladanan buat anak.
00:16Bagaimana menjadi seorang yang tangguh, tidak mudah patah ketika ada persoalan,
00:22dan mempunyai kepercayaan diri yang kuat.
00:24Serta dia mempunyai sikap jujur, ulet, kerja keras.
00:28Nah, semua karakter-karakter itu kan ada dalam ayah.
00:31Nah, harapan kami dengan anak-anak mempunyai karakter yang diturunkan dari ayah,
00:36utamanya dari keteladanan itu, itu akan memperkuat dirinya untuk mempersiapkan masa depan.
00:42Harapan kami tentu kegiatan parenting ini dengan tema My Father is My Hero,
00:48sekolah semakin sinergi dengan orang tua, karena sukses is not single one.
00:52Kita butuh-butuh dukungan para orang tua, utamanya para ayah,
00:57untuk mengantarkan putra putrinya menjadi anak yang kuat,
01:01tidak saja akademis, tapi emosionalnya juga kuat, spiritualnya juga kuat,
01:06dan dia akan menjadi generasi hebat luar biasa untuk Indonesia Mas 2045.
01:11Tentu tidak menghilangkan dusi dari ibu sendiri, sebagai orang tua.
01:16Ya, tentu keduanya itu akan menjadi seimbang untuk figur lembut, kemudian kasih sayang, itu akan didapatkan oleh ibu.
01:25Sedangkan figur bagaimana dia kuat, tahan banting, menjadi tidak mudah ketika ada persoalan,
01:31tidak mudah frustasi, tidak mudah patah karang, figur itu harapan kami, karakter itu harapannya akan didapatkan dari ayah,
01:39sehingga anak seimbang antara maskulin dan feminimnya akan seimbang.
01:44Kita selalu memberikan penguatan bahwa ayah, bunda itu menjadi contoh dan juga menjadi motivasi, inspirasi buat anak-anak.
01:53Yang sudah kita lakukan di sekolah adalah ketika hari surat internasional,
01:57anak-anak itu menulis surat untuk ayahnya, dan itu merupakan luapan perasaannya, bagaimana kecintaan pada ayahnya.
02:05Ada juga anak yang selama ini tidak terlalu diperhatikan oleh ayahnya, dia juga menuliskan di situ.
02:12Dan kita mengharapkan bahwa anak-anak itu akan menjadi anak yang soleha, yang berbakti kepada kedua orang tuanya.
02:19Tapi apa ada juga kompetisinya ini?
02:23Apa indikator sehingga ada kompetisi itu memunculkan sebuah juara?
02:29Ya, untuk kompetisi karena memang tujuan dari pembelajaran mendalam itu salah satunya adalah kekuatan literasi,
02:35dan juga literasi di Indonesia itu masih sangat kurang,
02:39maka salah satu budaya positif yang dibangun sekolah ini adalah kegiatan literasi.
02:44Yang kita lakukan budaya literasi itu setiap satu minggu dua kali,
02:48kemudian di akhir, di semester itu kita barengkan dengan anak-anak menulis surat.
02:54Untuk ayah tentu, untuk penyeleksiannya lumayan sulit.
02:57Dari surat-surat yang ada itu diseleksi oleh para wali kelas,
03:02kalau rata-rata di kelas kan 35, itu diambil 10.
03:05Dari 10 itu dibaca kembali bersama-sama oleh kurikulum, oleh BK, dan wali kelas,
03:11untuk kita saring menjadi tiga.
03:13Dari tiga dibaca lagi oleh guru bahasa Indonesia untuk melihat kontennya,
03:18kemudian struktur bahasanya, koherensi, kemudian terpilihlah satu yang terbaik.
Komentar