00:00Saudara Polda NTB memastikan dua tersangka polisi yang terseret kasus sedugaan pembunuhan Brigadir Nur Hadi ditahan di rutan Polda NTB.
00:13Tim penyidik Mabelspori turun tangan pada kasus kematian anggota propam Polda NTB Brigadir Nur Hadi dengan memeriksa tersangka di rutan Polda NTB.
00:22Polisi memastikan tersangka kini ditahan di Polda NTB dan diperiksa di dalam rumah tahanan.
00:26Satu sel jadi terpisah dia, jadi tidak ini. Ya karena memang itu ketentuannya.
00:32Jadi masyarakat tidak perlu khawatir?
00:34Itu tidak perlu, kita pasti melaksanakan sopenya.
00:38Kalau masalah baju tahanan kemarin itu, ini penyidiknya, itu baru serah terima.
00:44Jadi nanti dia akan mendapatkan baju tahanan itu setelah dia masuk sel dan menempati ruang sel.
00:50Sementara Kompolnas minta kasus kematian Brigadir Muhammad Nur Hadi yang dibunuh oleh atasannya ditelusuri dengan cermat.
00:58Komisioner Kompolnas Cairul Anam mengatakan, kasus ini perlu penyidikan mendalam untuk membuktikan peristiwa yang sebenarnya terjadi.
01:05Jika terbukti ada tindak pidana, maka pelaku harus dihukum seberat-beratnya.
01:09Hal ini guna memberi efek jerah dan menghindari kejadian serupa terulang.
01:13Ini memang harus dibidana seberat-beratnya.
01:16Ada dua dimensi dalam konteks pidana seberat-beratnya.
01:19Dimensi pertama adalah pelakunya adalah anggota polisi sendiri.
01:23Bagaimanapun juga anggota polisi kita berharap memang tidak melakukan kejahatan
01:27karena dia tahu aturan-aturan yang mengatur tidak membelikan kejahatan
01:31sehingga harus ada pemberatan.
01:33Yang berikutnya dimensi kedua adalah korbanya juga polisi.
01:36Di mana panegara melakukan investasi banyak untuk membuat sebuah anggota polisi
01:43sehingga bisa menjaga kita semua yang tidak boleh dihilangkan begitu saja nyawanya.
01:46Sehingga pelakunya harus dihukum seberat-beratnya.
01:52Sebelumnya, kasus kematian Brigadi Nur Hadi mulai terungkap.
01:55Anggota Polri Polda NTB itu diduga di area yang oleh dua atasannya.
01:59Kompol Imade Yogi Purusa Utama dan Ibda Haris Chandra, dokter forensik mengatakan
02:03Hasil otopsi menunjukkan Nur Hadi mengalami patah tulang lidah dan leher
02:07karena cekikan, luka-luka pada wajah hingga kaki
02:10dan diduga tewas karena ditenggelamkan dalam kolam.
02:12Yang detail, Bapak, pisuknya cukup tebal.
02:16Jadi saya tidak bisa membuka semuanya.
02:19Jadi saya ingin untuk menyampaikan garis besarnya.
02:23Saya menemukan luka lecet gerus di udai,
02:26resapan darah atau memar di kepala bagian depan dan di kepala bagian belakang.
02:32Kemudian ada luka memak di leher.
02:36Bisa saya simpulkan adalah bahwa pada saat terjadi kekerasan di daerah leher
02:43yang merisakan putan masih hidup.
02:46Faktanya adalah ada resapan darah di sekitar faktor.
02:51Kejanggalan kematian Brigadir Nur Hadi masih terus diselidiki.
02:55Keluarga Brigadir Nur Hadi pun meminta pelaku pembunuhan di hukum berat
02:58dan polisi transparan dalam menangani kasus.
03:00Tim Liputan, Kompas TV
03:02Kompas TV
03:04Kompas TV
Komentar