00:00Kenapa saya ke beliau? Yang pertama saya ingin sampaikan adalah bahwa ini adalah bagian dari proses pertanggung jawaban moral dan pertanggung jawaban hukum saya
00:14sebagai pejabat negara yang saya diberikan amanah oleh Pak Presiden, Bapak Prabowo Subianto untuk bekerja secara berusaha.
00:25Nah, kehadiran saya di sini adalah saya menyampaikan beberapa dokumen dan sekali lagi ini itikat saya sendiri.
00:33Jadi tadi saya konfirmasi kepada KPK juga sedikitpun tidak ada pengaduan dan ini saya memulai terlebih dahulu sebagai bagian dari tradisi positif
00:46yang saya pikir harus kita bangun di negara ini.
00:50Nah, ini terkait mengenai isu bahwa keluarga saya menggunakan fasilitas negara yang pertama,
01:00lalu menggunakan permohonan untuk dibiayai transportasi, dibiayai penginapan, dan lain sebagainya.
01:08Nah, saya ingin sampaikan yang pertama, keberangkatan istri saya ke luar negeri adalah mendampingi anak saya yang masih kelas 1 SMP.
01:22Mengikuti pertandingan misi budaya, acara rutin yang dilakukan oleh sekolah lab school.
01:33Berangkat ke sana 27 orang, anak-anak muda, anak-anak kita yang dengan segala harapan besar ingin berprestasi buat bangsa lidah.
01:44Alhamdulillah, minggu kemarin yang SMA-nya lab school juara umum bertanding dengan 800 negara lain-lain.
01:56Saya ingin lalu, minggu ini sekarang bertanding yang SMP-nya.
02:03Ini program rutin, dan anak saya masih SMP, istri saya tentunya tidak, eh punya rasa kekhawatiran untuk melepas anak saya.
02:13Beliau mendampingi anak saya, dan saya sampaikan 1 rupiah pun tidak ada uang dari uang negara, 1 rupiah pun tidak ada uang dari pihak lain-lain.
02:29Saya tunjukkan dan saya sampaikan dokumen-dokumen pembayaran tiket langsung dari rekening pribadi istri saya.
02:41Itu satu.
02:44Yang kedua, uang makan, dan untuk catering istri saya makan di sana, dan sewa kendaraan, dari rekening istri saya pribadi.
03:01Yang ketiga, uang pemesanan hotel di sana pun dari uang pribadi.
03:07Dan itu sudah dibayarkan dari bulan Mei.
03:13Artinya tidak ada sedikitpun niat kita dari awal, menggunakan fasilitas-fasilitas siapapun.
03:22Itu dulu ya, jadi saya mohon kepada teman-teman, karena ini sudah menyangkut harga diri saya.
03:30Saya bisa sampai pada titik ini, karena saya menjaga komitmen moral saya sebagai anak-anak saya.
03:40Dan bagi saya, saya hadir di sini adalah sebagai sebuah bentuk pembelaan kehormatan kepada istri saya.
03:49Yang sudah direndahkan dan dilecehkan bahkan di fitnah.
03:55Bagi saya, tidak ada gunanya saya sebagai menteri ini, kalau saya tidak mampu menjaga penghormatan istri saya sendiri.
04:03Dan sebagai toladan bagi anak saya.
04:05Yang kedua, terkait beredarnya dokumen.
04:18Sampai hari ini saya pun tak mengerti itu dokumen dari mana.
04:25Jadi saya tidak pernah ada perintah dari saya, tidak ada pernah disposisi dari saya, tidak ada pernah apapun arahan dari saya.
04:35Jadi saya merasa tidak ada, tidak tahu menau mengenai dokumen tersebut.
04:43Oke, clear ya.
04:45Jadi saya mohon kepada semuanya untuk menyudahi polemik ini.
04:50Jadi, dan tolong ada anak-anak kita, dia bawa nama negara.
04:57Ingin membanggakan orang tuanya dan bapaknya di rumah dan negara, sedang bertanggung di sana.
05:07Dan ini program rutin.
05:08Jadi tolong jangan dibesar-besarkan dan jangan fitnah-fitnah kami lagi.
05:13Saya cuma titip itu saja.
05:17Saya tidak mengerti.
05:19Makanya saya juga bingung.
05:21Jadi ini ada dua hal ya, mengenai isu saya menggunakan dana segala macam.
05:25Saya sudah ke KPK dan ini saya bentuk pertanggung jawaban saya.
05:29Karena, kan ada yang bilang ke saya begini, laporkan ke KPK, nggak usah dilapor-lapor, kan saya sendiri datang ke KPK.
05:38Alhamdulillah, terima dengan baik dan semua dokumen ini suka saya.
05:43Pak, yang penting menjadi pertemuan itu, kira-kira ketika Anda memanifikasi dan menyatakan dokumen,
05:52tanggapan KPK sendiri apa?
05:54Kedua, kira-kira apakah Anda akan melakukan langkah hukum untuk membuktikan bahwa apa yang beredar itu adalah fitnah yang seperti Anda katakan,
06:02dokumen-dokumen palsu, apakah akan ada langkah hukum dengan melakukan ipun-apun penyebar surat?
06:08Saya pikir begini, Mas. Saya juga, oh ya, yang terakhir. Saya mengerti dan memahami.
06:16Saya menghormati dan sangat memahami bagi ada pihak-pihak yang menggugat saya, yang marah kepada saya, yang mencaci mati saya.
06:25Wajar, Mas. Yang namanya masyarakat melihat ada pengimpinnya kayak begitu, yang menggunakan pasitas negara, ya pasti marah lah.
06:33Jadi saya sih nggak ada. Saya tidak merasa bahwa mereka yang mendeskrikan saya itu salah ataupun benar.
06:42Saya menghargai pendapat itu semua.
06:45Karena wajar. Ini kan bagian dari kontrol publik, Mas.
06:49Kepada pejabat publik.
06:51Nah makadar itu, saya ingin membangun tradisi positif.
06:54Jadi kalau ada hal-hal kayak begini, daripada berpolemik, ya kita datang ke KPK, tunjukkan tanda bukti.
07:00Oh nih selama ini kita bayar sendiri kok.
07:02Dan dari tanggal berapa kan kelihatan kok.
07:05Itu dibayar dari bulan Mei.
07:07Coba bagaimana?
07:08Ya ini kan sangat berugikan kalau emang Anda katakan tadi bahwa Anda mau biayai segala kegiatan istri Anda berada di luar media itu dengan biaya sendiri.
07:17Lantas Anda tidak memulihkan nama baik istri, keluarga, atau Anda sendiri sendiri sendiri.
07:25Hadirnya saya di KPK, bertemu dengan Mas-Mas dan Mbak-Mbak semua, teman-teman media dalam rangka istihad saya.
07:33Untuk menjaga penghormatan dan nama baik keluarga saya.
07:38Saya sampaikan loh Mas.
07:40Tidak ada gunanya kita sebagai laki-laki, mau sendiri apapun, kalau kita tidak mampu menjaga penghormatan istri saya.
07:48Saya hadir di sini, saya bertemu dengan teman-teman, tidak ada sedikitpun kekhawatiran dalam diri saya.
07:54Karena lillahi ta'ala itu semua tidak menggunakan pasitas siapapun.
08:01Dan di sana juga, saya juga datang ke airport sendiri, tidak dikebut siapa-siapa dari pihak panggara.
08:08Terima kasih.
08:10Terima kasih.
08:12Terima kasih.