00:00Pria itu mengeluarkan pisau lempar,
00:01membidik sebuah boneka di layar TV,
00:03lalu melemparkan pisaunya.
00:05Tanpa disadarinya,
00:06pisau itu meleset dari boneka
00:07dan malah menancap di dinding.
00:09Melihat hal ini,
00:10wanita itu segera mengeluarkan sekotak senjata api,
00:12memberikan senapan runduk kepada pria itu,
00:14lalu mengambil pistol dan memasang supresor.
00:17Jelas bahwa ia berniat membunuh pria tersebut.
00:19Tertarik dengan senjata asing di depannya,
00:21pria itu melepas kacamata hitamnya
00:22dan mengarahkan matanya ke bidikan senapan.
00:25Tepat saat wanita itu hendak menarik pelatuk,
00:26ia terkejut ketika pria itu melepas supresornya.
00:29Ia kemudian mengeluarkan pistolnya sendiri
00:31dan ingin langsung mencobanya.
00:33Namun tiba-tiba,
00:34angin kencang menerpa dan membuka jendela.
00:36Melihat ini,
00:37pria itu menaruh pistolnya untuk menutup jendela,
00:39sementara wanita itu mengambil kesempatan
00:40untuk meraih pistolnya.
00:42Akan tetapi,
00:43alih-alih meleset ke depan,
00:44peluru dari pistol itu justru keluar
00:45dari bagian belakang senjata.
00:47Mendengar suara tembakan,
00:48pria itu berbalik dan melihat lengan wanita itu berdarah.
00:51Ia segera mengambil kotak P3K.
00:53Saat itu juga wanita itu mengarahkan pistol ke dirinya sendiri.
00:56Betapa terkejutnya ia ketika pria itu buru-buru menjelaskan
00:59bahwa laras pistol ini akan berganti arah setelah setiap tembakan.
01:02Menyadari upaya pembunuhannya gagal,
01:04wanita itu berbalik dan menuju kamar mandi,
01:06bukan untuk merawat lukanya,
01:07melainkan menghubungi atasannya dan mengubah rencana.
01:10Tapi tiba-tiba pria itu menerobos masuk.
01:12Atasan itu langsung berubah sikap,
01:13pura-pura menunjukkan kepedulian pada pekerjaan mereka
01:15sebelum cepat-cepat menutup telepon.
01:18Setelah lukanya diobati,
01:19mereka berdua pergi ke restoran untuk makan.
01:21Tanpa sengaja pria itu meludai orang di sebelahnya,
01:23yang kemudian menangkap lengannya
01:24dan menuntut ganti rugi sambil menyeretnya keluar.
01:27Menyadari ada yang aneh dari cara pria itu memegangnya,
01:30wanita itu berbalik dan mengungkapkan pistol
01:31yang terselip diikat pinggangnya.
01:33Agar orang-orang ini membunuh pria itu untuknya,
01:35wanita itu pura-pura pergi ke toilet.
01:37Sementara itu, di sebuah toko priasan,
01:39dua perampok menerobos masuk,
01:41menggasak semua barang,
01:42dan sebelum pergi, menembak mati pegawai toko.
01:45Tak lama kemudian,
01:46polisi tiba dan pertempuran sengit pun terjadi.
01:48Pria itu juga disandera,
01:49barulah saat itu ia menyadari bahwa orang-orang ini
01:51bersekongkol dengan para perampok.
01:53Tepat ketika para perampok hendak memaksa pria itu masuk ke lift,
01:56ia mengeluarkan pisau dapur dari ikat pinggangnya
01:58dan menyabut salah satu perampok.
02:00Menyadari ada yang tidak beres dengan rekannya,
02:02para perampok segera mengangkat senjata.
02:04Namun gerakan pria itu secepat kilat,
02:06peluru para perampok beterbangan liar di dalam lift,
02:08hal itu membuat wanita itu terpanah.
02:10Ketika pintu lift terbuka,
02:12para perampok di dalamnya sudah tak bernyawa.
02:14Ternyata saat pria itu mempertontonkan aksi lempar pisau sebelumnya,
02:17ia tidak sedang membidik boneka,
02:18melainkan seekor lalat di dinding.
Komentar