00:00Pria itu melihat seekor anjing berdiri di guyur hujan di luar rumahnya.
00:03Tanpa ragu, ia mengusirnya.
00:05Kemudian ia berjalan ke pintu dan menguncinya,
00:07memastikan anjing itu tidak bisa masuk kembali.
00:09Kesokan paginya ia membuang sisa makanannya ke tempat sampah,
00:12yang kebetulan jatuh tepat di kepala anjing itu.
00:14Si anjing mengira itu hadiah dari sang lelaki,
00:16dan sejak saat itu, ia yakin bahwa lelaki itu adalah pemiliknya.
00:20Setiap kali lelaki itu pergi, anjing itu mengikutinya dari belakang.
00:23Lama-kelamaan lelaki itu mulai menyadari kehadiran anjing itu,
00:26tapi ia tetap mengabaikannya.
00:27Hingga suatu hari sebuah motor kehilangan kendali dan menabrak anjing itu.
00:31Anjing itu menjerit kesakitan.
00:33Lelaki itu berhenti dan menoleh,
00:34melihat anjing itu terbaring dalam genangan darah.
00:37Ia membeku, shock.
00:38Tetangga berkerumun melihat apa yang terjadi,
00:40tapi lelaki itu dengan dingin berjalan pulang.
00:43Ia duduk di sofa, berusaha melupakan kejadian tadi,
00:45tapi acara tentang anjing di TV mengaduk-aduk perasaannya.
00:48Sementara itu keributan masih terdengar di luar.
00:51Semua orang sibuk memperhatikan pengendara motor yang terluka.
00:54Tak ada yang peduli apakah anjing itu hidup otomatis,
00:56kecuali seorang gadis kecil yang menatap anjing itu dengan mata berkaca-kaca,
00:59tak berdaya membantu.
01:01Akhirnya lelaki itu kembali keluar dengan motornya.
01:03Ia mengangkat anjing itu dan buru-buru membawanya ke dokter hewan.
01:06Untungnya setelah diperiksa, anjing itu baik-baik saja.
01:09Dokter hewan mengatakan ia bisa membawa anjing itu pulang setelah membayar,
01:12tapi lelaki itu menolak.
01:13Ia bersikeras bahwa itu bukan anjingnya.
01:16Dokter tidak percaya.
01:17Karena terus menolak,
01:18dokter akhirnya setuju untuk mencarikan anjing itu rumah baru dalam waktu 4 hari,
01:21tapi sampai saat itu tiba,
01:23pria itu harus merawatnya.
01:25Lingkungan tempat tinggalnya melarang penghuni memelihara hewan,
01:27jadi ia membungkus anjing itu dengan spray untuk menyelundupkannya masuk.
01:31Namun gadis kecil tadi melihatnya,
01:32dan ia baru menyadari ternyata ekor anjing itu masih terlihat.
01:35Ia cepat-cepat memberi isyarat agar gadis itu diam.
01:38Sesampainya di rumah,
01:39ia mulai menyesal.
01:40Baru saja ia menyalakan rokok,
01:42anjing itu melahap semua makanan di meja.
01:44Malamnya anjing itu terus menggonggong ke arah jendela.
01:47Khawatir didengar tetangga,
01:48ia bangun untuk menenangkannya.
01:49Tapi begitu ia berbaring lagi,
01:51gonggongan itu kembali terdengar.
01:53Sepanjang malam,
01:54ia bola bali bangun.
01:55Ketika ia pikir akhirnya bisa tidur,
01:57alarmnya berbunyi.
01:58Kelelahan,
01:59ia memaksa dirinya berangkat kerja.
02:01Sementara itu si anjing tidur nyenyak di atas sofa.
02:03Pulang dari kerja yang melelahkan,
02:05ia disambut anjing itu dengan gembira.
02:07Sesaat ia merasa sedikit terhibur,
02:09sampai melihat kekacauan di seluruh ruangan.
02:11Ia marah,
02:12anjing itu hanya mengibaskan ekor,
02:14minta diajak jalan-jalan.
02:15Di taman,
02:16anjing itu berlari riang.
02:18Saat itulah lelaki itu mendapat ide.
02:20Saat tak ada yang melihat,
02:21ia melepas tali pengikatnya dan pergi diam-diam.
02:23Tapi baru saja tiba di rumah,
02:25bel pintu berbunyi.
02:26Ternyata gadis kecil tadi,
02:28ia berkata melihat anjing itu di taman.
02:30Lelaki itu bertanya apakah anjing itu masih di sana.
02:32Gadis itu menggeleng,
02:34lalu berbalik,
02:34menunjukkan anjing itu mengintip dari tas punggungnya.
02:36Tertanya menunjukkan anjing.
02:38Terima kasih.
Komentar