Skip to playerSkip to main content
  • 1 year ago
VIVA – Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman, adalah jalur pelayaran yang sangat vital untuk perdagangan global. Menyempit dengan lebar hanya sekitar 35 kilometer pada titik tersempit, selat ini mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dunia setiap harinya.

Selat Hormuz bukan hanya jalur utama bagi negara-negara penghasil minyak di Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Iran, dan Uni Emirat Arab, tetapi juga menjadi kunci bagi negara-negara besar pengimpor energi seperti China, India, dan Jepang.

Category

🗞
News
Transcript
00:00Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman adalah jalur pelayaran yang sangat vital untuk perdagangan global.
00:21Menyempit dengan lebar hanya sekitar 35 km pada titik tersempit,
00:25selat ini mengalirkan sekitar 20% pasukan minyak dunia setiap harinya.
00:30Selat Hormuz bukan hanya jalur utama bagi negara-negara penghasil minyak di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Iran, dan Unemirat Arab,
00:45tetapi juga menjadi kunci bagi negara-negara besar pengimpor energi seperti Jena, India, dan Jepang.
01:00Namun belakangan ini, Iran mengancam untuk menutup selat Hormuz yang akan mengganggu pasukan minyak dunia.
01:09Jika ancaman ini menjadi kenyataan, dunia akan menghadapi dampak yang sangat besar.
01:14Penutupan selat ini akan menghentikan pengiriman minyak ke pasar global,
01:24menyebabkan lonjakan harga energi yang berpotensi memicu ketidakstabilan ekonomi di seluruh dunia.
01:30Negara-negara besar terutama yang bergantung pada pasokan minyak dari Timur Tengah
01:39seperti Jena dan India akan merasakan dampaknya secara langsung.
01:44Terima kasih telah menonton!
02:14Terima kasih telah menonton!
Comments

Recommended