Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sejumlah warga negara Indonesia menjadi korban dalam kecelakaan balon udara di Turki.

Pilot balon udara meninggal dunia dalam kecelakaan ini.

Kantor berita lokal Turki, ILHAS, melaporkan balon udara yang mengangkut wisatawan Indonesia tersebut jatuh di Lembah Ihlara, Provinsi Aksaray, Turki, Minggu (15/6/2025) waktu setempat.

Lewat sambungan telepon, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, mengonfirmasi 19 wisatawan Indonesia mengalami luka ringan.

Kita akan mengetahui informasi terbaru terkait kecelakaan balon udara di Lembah Ihlara, Aksaray, Turki, bersama Duta Besar Indonesia untuk Turki, Achmad Rizal Purnama.

Baca Juga Tragedi Air India 171: Pesawat Jatuh Usai 5 Menit Lepas Landas, 200 Lebih Penumpang Tewas! di https://www.kompas.tv/internasional/599281/tragedi-air-india-171-pesawat-jatuh-usai-5-menit-lepas-landas-200-lebih-penumpang-tewas

#wni #turki #balonudara

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/599875/full-kronologi-hingga-update-balon-udara-jatuh-di-lembah-ihlara-oleh-dubes-indonesia-untuk-turki
Transkrip
00:00Saudara terima kasih yang masih bersama kami di Sapa Indonesia Malam.
00:06Sejumlah warga negara Indonesia menjadi korban dalam kecelakaan balon udara di Turki.
00:12Pilot balon udara meninggal dunia dalam kecelakaan.
00:18Kantor berita lokal Turki Ilhas melaporkan balon udara yang mengangkut wisatawan Indonesia jatuh
00:26di Lemba Ilhara, Provinsi Aksarai, Turki pada minggu waktu setempat.
00:35Lewat sambungan telepon, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Yudha Nukraha
00:41mengonfirmasi 19 wisatawan Indonesia mengalami luka ringan.
00:46Informasi terbaru dari kecelakaan balon udara di Lemba Ilhara, Aksarai, Turki.
00:56Kita malam hari ini sudah terhubung bersama Duta Besar Indonesia untuk Turki, Ahmad Rizal Purnama.
01:03Pak Rizal, selamat malam waktu Indonesia.
01:06Selamat malam Mbak Audrey, selamat malam pemirsa Sapa Indonesia Malam.
01:09Pak Rizal, jadi kami ingin konfirmasi dulu.
01:12Yang pertama, jadi jumlah pasti warga negara Indonesia yang ikut dalam balon udara berapa
01:19dan yang menjadi korban dalam insiden ini berapa, Pak Dubes?
01:23Oke, dapat disampaikan Mbak Audrey, betul pada tanggal 15 Juni 2025
01:29telah terjadi kecelakaan balon udara yang terjadi di Ehlara Valley di Provinsi Aksarai, Turki.
01:37Ini beda dengan Kapadokya.
01:39Kapadokya itu sekitar 1 jam perjalanan atau 90 km, Mbak Audrey, biar clear ke semua pemirsa Sapa Indonesia Malam.
01:49Betul, di balon udara tersebut terdapat 32-33 penumpang balon,
01:57di mana 19 diantaranya adalah warga negara Indonesia.
02:01Dari 19 warga negara Indonesia tersebut, terdapat 12 warga negara Indonesia
02:08yang terluka ringan, kategori ringan, dan telah dirawat di rumah sakit.
02:15Saya sudah berkomunikasi dengan konsul kehormatan kita yang kebetulan berada di kota Aksarai
02:22dan yang bersangkutan sudah berkomunikasi dengan gubernur Aksarai
02:26dan juga rumah sakit termasuk polisi jenderma di kota Aksarai
02:31yang memastikan 12 warga negara Indonesia tersebut memang luka ringan
02:35dan saat ini bahkan sudah keluar dari rumah sakit
02:39dan sudah berada di Istanbul, Mbak Audrey,
02:43yang akan kembali dalam beberapa jam untuk kembali ke Jakarta.
02:47Jadi Pak Dubes, pada saat balon udara ini jatuh,
02:51lokasinya pada saat mau mendarat, baru naik,
02:56ini balon udaranya di tengah-tengah atau di mana persisnya, Pak Dubes?
03:00Jadi investigasi awal, tentu kita masih harus menunggu investigasi
03:04dari otoritas tempat, Mbak Audrey.
03:06Jadi investigasi atau temuan awal yang dilakukan oleh otoritas menyatakan
03:11kemungkinan ada perubahan arah angin secara tiba-tiba
03:16yang memaksa pilot balon tersebut untuk melakukan pendaratan darurat.
03:22Jadi memang di Kapadokia sendiri sudah diputuskan pada hari itu tidak terbang balon, Mbak Audrey.
03:30Karena memang cuaca tidak mendukung.
03:32Tetapi otoritas yang berada di Aksarai melihat cuacanya masih mendukung
03:38sehingga di Aksarai sendiri balon udara diterbangkan.
03:42Karena memang keputusan untuk menaikkan balon udara itu terbang atau tidak
03:47di satu lokasi itu diputuskan oleh otoritas tempat di last minute, Mbak Audrey.
03:54Jadi memang betul-betul...
03:54Karena tergantung dengan angin ya, apakah mendukung atau enggak gitu, Pak Dubes ya?
03:59Betul. Jadi dipastikan keseluruhannya aspek keselamatan menjadi prioritas.
04:04Bahkan tidak jarang para wisatawan yang sudah menunggu 2-3 hari.
04:10Itu pada saat kecelakaan terjadi kan pilot balon udaranya dinyatakan meninggal ya?
04:16Tewas ya, Pak Dubes ya?
04:18Betul.
04:19Nah, itu pada saat kejadian ini apakah artinya semua penumpang ini
04:25akhirnya menyelamatkan diri?
04:29Atau seperti apa pada saat kejadian itu?
04:31Sampai saat ini detail sampai detailnya teruslah saya juga belum mendapatkan informasinya.
04:39Tetapi kenapa pilotnya akhirnya dinyatakan meninggal dunia?
04:43Karena tertindih basket yang biasa ditumpangi oleh para penumpang, Mbak Audrey.
04:50Saya tidak tahu apa yang terjadi pada saat itu, tetapi pilotnya akhirnya berada di bawah basketnya tertindih yang akhirnya menyebabkan pilotnya meninggal dunia.
05:02Saya teruslah sudah bicara dengan salah satu warga negara Indonesia yang saat ini sudah berada di Istanbul
05:09dan saya sudah berkomunikasi dengan yang bersangkutan salah satu dari 19 warga negara kita yang ikut dalam balon tersebut
05:15dan yang bersangkutan menyatakan saat ini meskipun ini adalah salah satu yang lukanya cukup, lukanya ringan tetapi sederanya ada di kaki sehingga ada sedikit bengkak-bengkak di kaki.
05:29Beliau mengatakan mudah-mudahan fit to fly sehingga malam ini bisa terbang kembali ke Indonesia.
05:35Ini sederanya karena mendarat darurat?
05:39Betul, betul. Karena mendarat darurat, apa namanya landing, crash landing begitu akhirnya menyebabkan luka-luka termasuk cedera di kakinya.
05:50Pak Rizal, tadi kan dikatakan bahwa yang di Kapadokia ini karena anginnya tidak bagus makanya tidak diberangkatkan ya
05:58tapi kemudian untuk yang lokasi jatuhnya balon udara ini diberangkatkan karena melihat cuaca terakhir bagus gitu.
06:06Nah ini kan apakah dengan adanya insiden jatuhnya balon udara ini ada langkah dari Kementerian Luar Negeri
06:14terkhusus kepada KBRI Ankara untuk menginvestigasi karena kan ada akibat yang dirasakan oleh warga kita
06:22jatuh mengalami luka ringan karena balon udara ini.
06:27Mbak Audrey, pemerintah setempat, otoritas setempat tentu langsung melakukan investigasi saat ini
06:34dan mereka akan langsung melakukannya. Kita terus akan mengikuti upaya yang dilakukan pemerintah setempat.
06:40Memang untuk pemerintah Turki sendiri karena turisme adalah salah satu sektor yang betul-betul menjadi unggulan
06:50ekonomi Turki saat ini. Lebih dari 60 juta turis setiap tahun datang ke Turki, Mbak Audrey
06:58dan salah satu destinasi utama adalah balon udara, hot balon ini.
07:04Sudah dipastikan dan mereka berjanji untuk melakukan investigasi.
07:07Sebetulnya safety yang dilakukan sangat luar biasa, Mbak Audrey.
07:12Memang kecelakaan adalah kecelakaan, adalah suratan, takdir.
07:15Tapi kalau saya pernah melihat proses bagaimana mereka memastikan keselamatan,
07:21saya sudah langsung datang ke tempat trainingnya pilot.
07:25Mereka harus training selama lebih dua tahun untuk bisa menerbangkan balon udara tersebut.
07:31Mereka punya lisens yang betul-betul dilatih secara detail.
07:36Bahkan di tahap pertama mereka hanya boleh menerbangkan balon tanpa penumpang.
07:40Lalu setelah itu 6 orang, 12 orang, 24 orang, sampai 34 orang yang terbesar.
07:46Jadi memang prosesnya sudah mereka lakukan dengan sangat cermat sebetulnya.
07:51Karena memang ini adalah salah satu destinasi utama turisme di Turki.
07:56Jadi mereka sangat hati-hati dan saya percaya bahwasannya pemerintah Turki akan melakukan investigasi menyeluruh mengenai kejadian ini.
08:04Dan akan memastikan bahwasannya kejadian ini tidak terulang.
08:07Karena ini pasti akan berdampak terhadap turis manca negara yang akan berkunjung khususnya ke kota Kepadokya maupun ke kota Aksarai.
08:16Di mana balon udara ini terbang.
08:18Duta Besar Indonesia untuk Turki, Ahmad Rizal Purnaman.
08:22Terima kasih Pak Dubes untuk informasi terbaru dari jumlah warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam kecelakaan balon udara di Turki.
08:30Selamat malam waktu Indonesia Pak Dubes.
08:33Selamat malam Mbak Udi, selamat malam.
08:35Selamat malam.
Komentar

Dianjurkan