00:00Saudara terima kasih yang masih bersama kami di Sapa Indonesia Malam.
00:06Sejumlah warga negara Indonesia menjadi korban dalam kecelakaan balon udara di Turki.
00:12Pilot balon udara meninggal dunia dalam kecelakaan.
00:18Kantor berita lokal Turki Ilhas melaporkan balon udara yang mengangkut wisatawan Indonesia jatuh
00:26di Lemba Ilhara, Provinsi Aksarai, Turki pada minggu waktu setempat.
00:35Lewat sambungan telepon, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Yudha Nukraha
00:41mengonfirmasi 19 wisatawan Indonesia mengalami luka ringan.
00:46Informasi terbaru dari kecelakaan balon udara di Lemba Ilhara, Aksarai, Turki.
00:56Kita malam hari ini sudah terhubung bersama Duta Besar Indonesia untuk Turki, Ahmad Rizal Purnama.
01:03Pak Rizal, selamat malam waktu Indonesia.
01:06Selamat malam Mbak Audrey, selamat malam pemirsa Sapa Indonesia Malam.
01:09Pak Rizal, jadi kami ingin konfirmasi dulu.
01:12Yang pertama, jadi jumlah pasti warga negara Indonesia yang ikut dalam balon udara berapa
01:19dan yang menjadi korban dalam insiden ini berapa, Pak Dubes?
01:23Oke, dapat disampaikan Mbak Audrey, betul pada tanggal 15 Juni 2025
01:29telah terjadi kecelakaan balon udara yang terjadi di Ehlara Valley di Provinsi Aksarai, Turki.
01:37Ini beda dengan Kapadokya.
01:39Kapadokya itu sekitar 1 jam perjalanan atau 90 km, Mbak Audrey, biar clear ke semua pemirsa Sapa Indonesia Malam.
01:49Betul, di balon udara tersebut terdapat 32-33 penumpang balon,
01:57di mana 19 diantaranya adalah warga negara Indonesia.
02:01Dari 19 warga negara Indonesia tersebut, terdapat 12 warga negara Indonesia
02:08yang terluka ringan, kategori ringan, dan telah dirawat di rumah sakit.
02:15Saya sudah berkomunikasi dengan konsul kehormatan kita yang kebetulan berada di kota Aksarai
02:22dan yang bersangkutan sudah berkomunikasi dengan gubernur Aksarai
02:26dan juga rumah sakit termasuk polisi jenderma di kota Aksarai
02:31yang memastikan 12 warga negara Indonesia tersebut memang luka ringan
02:35dan saat ini bahkan sudah keluar dari rumah sakit
02:39dan sudah berada di Istanbul, Mbak Audrey,
02:43yang akan kembali dalam beberapa jam untuk kembali ke Jakarta.
02:47Jadi Pak Dubes, pada saat balon udara ini jatuh,
02:51lokasinya pada saat mau mendarat, baru naik,
02:56ini balon udaranya di tengah-tengah atau di mana persisnya, Pak Dubes?
03:00Jadi investigasi awal, tentu kita masih harus menunggu investigasi
03:04dari otoritas tempat, Mbak Audrey.
03:06Jadi investigasi atau temuan awal yang dilakukan oleh otoritas menyatakan
03:11kemungkinan ada perubahan arah angin secara tiba-tiba
03:16yang memaksa pilot balon tersebut untuk melakukan pendaratan darurat.
03:22Jadi memang di Kapadokia sendiri sudah diputuskan pada hari itu tidak terbang balon, Mbak Audrey.
03:30Karena memang cuaca tidak mendukung.
03:32Tetapi otoritas yang berada di Aksarai melihat cuacanya masih mendukung
03:38sehingga di Aksarai sendiri balon udara diterbangkan.
03:42Karena memang keputusan untuk menaikkan balon udara itu terbang atau tidak
03:47di satu lokasi itu diputuskan oleh otoritas tempat di last minute, Mbak Audrey.
03:54Jadi memang betul-betul...
03:54Karena tergantung dengan angin ya, apakah mendukung atau enggak gitu, Pak Dubes ya?
03:59Betul. Jadi dipastikan keseluruhannya aspek keselamatan menjadi prioritas.
04:04Bahkan tidak jarang para wisatawan yang sudah menunggu 2-3 hari.
04:10Itu pada saat kecelakaan terjadi kan pilot balon udaranya dinyatakan meninggal ya?
04:16Tewas ya, Pak Dubes ya?
04:18Betul.
04:19Nah, itu pada saat kejadian ini apakah artinya semua penumpang ini
04:25akhirnya menyelamatkan diri?
04:29Atau seperti apa pada saat kejadian itu?
04:31Sampai saat ini detail sampai detailnya teruslah saya juga belum mendapatkan informasinya.
04:39Tetapi kenapa pilotnya akhirnya dinyatakan meninggal dunia?
04:43Karena tertindih basket yang biasa ditumpangi oleh para penumpang, Mbak Audrey.
04:50Saya tidak tahu apa yang terjadi pada saat itu, tetapi pilotnya akhirnya berada di bawah basketnya tertindih yang akhirnya menyebabkan pilotnya meninggal dunia.
05:02Saya teruslah sudah bicara dengan salah satu warga negara Indonesia yang saat ini sudah berada di Istanbul
05:09dan saya sudah berkomunikasi dengan yang bersangkutan salah satu dari 19 warga negara kita yang ikut dalam balon tersebut
05:15dan yang bersangkutan menyatakan saat ini meskipun ini adalah salah satu yang lukanya cukup, lukanya ringan tetapi sederanya ada di kaki sehingga ada sedikit bengkak-bengkak di kaki.
05:29Beliau mengatakan mudah-mudahan fit to fly sehingga malam ini bisa terbang kembali ke Indonesia.
05:35Ini sederanya karena mendarat darurat?
05:39Betul, betul. Karena mendarat darurat, apa namanya landing, crash landing begitu akhirnya menyebabkan luka-luka termasuk cedera di kakinya.
05:50Pak Rizal, tadi kan dikatakan bahwa yang di Kapadokia ini karena anginnya tidak bagus makanya tidak diberangkatkan ya
05:58tapi kemudian untuk yang lokasi jatuhnya balon udara ini diberangkatkan karena melihat cuaca terakhir bagus gitu.
06:06Nah ini kan apakah dengan adanya insiden jatuhnya balon udara ini ada langkah dari Kementerian Luar Negeri
06:14terkhusus kepada KBRI Ankara untuk menginvestigasi karena kan ada akibat yang dirasakan oleh warga kita
06:22jatuh mengalami luka ringan karena balon udara ini.
06:27Mbak Audrey, pemerintah setempat, otoritas setempat tentu langsung melakukan investigasi saat ini
06:34dan mereka akan langsung melakukannya. Kita terus akan mengikuti upaya yang dilakukan pemerintah setempat.
06:40Memang untuk pemerintah Turki sendiri karena turisme adalah salah satu sektor yang betul-betul menjadi unggulan
06:50ekonomi Turki saat ini. Lebih dari 60 juta turis setiap tahun datang ke Turki, Mbak Audrey
06:58dan salah satu destinasi utama adalah balon udara, hot balon ini.
07:04Sudah dipastikan dan mereka berjanji untuk melakukan investigasi.
07:07Sebetulnya safety yang dilakukan sangat luar biasa, Mbak Audrey.
07:12Memang kecelakaan adalah kecelakaan, adalah suratan, takdir.
07:15Tapi kalau saya pernah melihat proses bagaimana mereka memastikan keselamatan,
07:21saya sudah langsung datang ke tempat trainingnya pilot.
07:25Mereka harus training selama lebih dua tahun untuk bisa menerbangkan balon udara tersebut.
07:31Mereka punya lisens yang betul-betul dilatih secara detail.
07:36Bahkan di tahap pertama mereka hanya boleh menerbangkan balon tanpa penumpang.
07:40Lalu setelah itu 6 orang, 12 orang, 24 orang, sampai 34 orang yang terbesar.
07:46Jadi memang prosesnya sudah mereka lakukan dengan sangat cermat sebetulnya.
07:51Karena memang ini adalah salah satu destinasi utama turisme di Turki.
07:56Jadi mereka sangat hati-hati dan saya percaya bahwasannya pemerintah Turki akan melakukan investigasi menyeluruh mengenai kejadian ini.
08:04Dan akan memastikan bahwasannya kejadian ini tidak terulang.
08:07Karena ini pasti akan berdampak terhadap turis manca negara yang akan berkunjung khususnya ke kota Kepadokya maupun ke kota Aksarai.
08:16Di mana balon udara ini terbang.
08:18Duta Besar Indonesia untuk Turki, Ahmad Rizal Purnaman.
08:22Terima kasih Pak Dubes untuk informasi terbaru dari jumlah warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam kecelakaan balon udara di Turki.
08:30Selamat malam waktu Indonesia Pak Dubes.
08:33Selamat malam Mbak Udi, selamat malam.
08:35Selamat malam.
Komentar