Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KARAWANG, KOMPAS.TV - Seorang pria di Karawang, Jawa Barat tega menghabisi nyawa istrinya pada Kamis (12/06/2025).

Korban ditemukan tak bernyawa oleh tetangganya yang mendengar teriakan korban.

Nasib tragis dialami Lusi Febriyani, warga Perumahan Lemahmulya Indah, Majalaya, Karawang, Jawa Barat.

Ia tewas di tangan suaminya, Bagus Setio dengan luka akibat senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.

Menurut warga, sebelumnya korban dan suaminya sempat terlibat cekcok, lalu pada pagi hari berikutnya korban terdengar berteriak meminta tolong.

Warga menemukan korban tak lagi bernyawa dengan tubuh penuh luka.

Sementara sang suami ditemukan di sebelah istrinya dengan luka pada tangan dan leher. Diduga pelaku ingin mengakhiri hidupnya usai membunuh sang istri.

Dari olah TKP dan memeriksa empat saksi, polisi menyebut motif pelaku membunuh sang istri di depan anak-anaknya, diduga karena rasa cemburu.

Kini pelaku dalam kondisi kritis sehingga belum bisa dimintai keterangan.

Selain mengusut kasus ini, polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak untuk penanganan psikis kedua anak korban.

Baca Juga Suami Bunuh Istri di Dompu NTB, Polisi Sebut Pelaku Malu Korban Punya Banyak Utang di https://www.kompas.tv/regional/598220/suami-bunuh-istri-di-dompu-ntb-polisi-sebut-pelaku-malu-korban-punya-banyak-utang

#suamibunuhistri #karawang #pembunuhan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/599386/cemburu-suami-di-karawang-tega-habisi-nyawa-istri-di-depan-anak-anaknya
Transkrip
00:00Berita pilihan berikutnya saudara cekcok suami tikam istri.
00:04Seorang pria di Karawang, Jawa Barat tega menghabisi nyawa istrinya.
00:07Korban ditemukan tak bernyawa oleh tetangganya yang mendengar teriakan korban.
00:15Nasib tragis dialami Lucy Febriani, warga perumahan lemah mulia indah Majalaya, Karawang, Jawa Barat.
00:23Ia tewas di tangan suaminya Bagus Setio dengan luka akibat senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.
00:34Menurut warga, sebelumnya korban dan suaminya sempat terlibat cekcok.
00:40Lalu pada pagi hari berikutnya, korban terdengar berteriak meminta tolong.
00:47Warga menemukan korban tak lagi bernyawa dengan tubuh penuh luka.
00:53Sementara sang suami ditemukan di sebelah istrinya dengan luka pada tangan dan leher.
01:00Diduga, pelaku ingin mengakhiri hidupnya usai membunuh sang istri.
01:06Minta tolong, saya minta tolong sama teriak, sama nangis ya.
01:11Minta tolong.
01:13Udah tuh saya langsung telepon ke BRT.
01:16Kan dia saudaranya sekaligus BRT kan.
01:18Jadi saya telepon.
01:20Kata saya itu telepon minta tolong gitu.
01:25Nggak ini mah kayaknya minta tolong nih.
01:27Anaknya juga nangis mulu, katanya yang bayi gitu.
01:29Ya udah nantar ke situ.
01:31Abis ke situ, BRT ke sini.
01:34Sama BRT sama Pasar Pan.
01:37Masuk.
01:39Panggil-panggil yang keluar anaknya anak tahun.
01:42Kayaknya mamaku meninggal gitu.
01:44Dari olah TKP dan pemeriksa empat orang saksi, polisi menyebut motif pelaku membunuh sang istri di depan anak-anaknya diduga karena rasa cemburu.
02:00Kini pelaku dalam kondisi kritis, sehingga belum bisa dimintai keterangan.
02:04Dari kami pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak empat orang.
02:14Dari olah TKP, barang yang kita amankan, yang pertama baju korban.
02:21Kemudian ada senjata tajam berupa pisau.
02:25Untuk dugaannya terkait dengan motifnya karena cemburu.
02:33Selain mengusut kasus ini, polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak untuk penanganan sikis kedua anak korban.
Komentar

Dianjurkan