Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
DAVOS, KOMPAS.TV - Pemerintah Indonesia turut berpartisipasi dalam World Economic Forum 2026 yang diselenggarakan di Davos, Swiss, pada 19 hingga 23 Januari.

Dalam kesempatan itu, Pavilion Indonesia hadir di tengah-tengah rangkaian World Economic Forum 2026 dengan mengusung tema "Indonesia Endless Horizon".

Pemerintah menawarkan konsep Indonesia sebagai negara dengan potensi tak terbatas, namun aman untuk penanaman modal.

Melalui sektor unggulan seperti hilirisasi dan energi baru terbarukan pemerintah membuka ruang diskusi yang bisa ditindaklanjuti menjadi investasi.

"Tapi ada beberapa investor yang sudah pre-arranged mau ketemu dengan Pak Menteri, ketemu dengan Danantara, yang sebelumnya memang sudah ada pembicaraan terkait pembicaraan terkait dengan rencana investasi, tapi memang itu tidak dalam jumlah perusahaan yang banyak gitu," ujar Deputi Bidang Promosi Penanaman Modail Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan, Selasa (20/1/2026).

Sementara itu, kehadiran Danantara untuk pertama kalinya di World Economic Forum 2026 juga diharapkan bisa memperkuat daya tarik investasi.

Baca Juga Perdana Hadir di WEF 2026, Danantara Siap Jajaki Kerja Sama Investasi Strategis di https://www.kompas.tv/ekonomi/644794/perdana-hadir-di-wef-2026-danantara-siap-jajaki-kerja-sama-investasi-strategis

#indonesia #worldeconomicforum #danantara

Video Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/645363/gaet-investor-di-wef-2026-pemerintah-hadirkan-indonesia-pavilion
Transkrip
00:00Mau ketemu dengan Pak Menteri, ketemu dengan Danantara,
00:03yang sebelumnya memang sudah ada pembicaraan terkait dengan rencana investasi, tapi memang...
00:09Pavillion Indonesia hadir di tengah-tengah rangkaian World Economic Forum 2006
00:14yang digelar di Davos, Swiss pada 19 hingga 23 Januari 2006.
00:19Dengan mengusung tema Indonesia Endless Horizon,
00:22pemerintah menawarkan konsep Indonesia sebagai negara dengan potensi tak terbatas,
00:26namun aman untuk penanaman modal.
00:28Di Indonesia Pavillion, stakeholders bisa mengikuti total 10 seminar bersama perwakilan pemerintah
00:34ataupun melakukan pertemuan empat mata dengan menteri.
00:37Melalui sektor unggulan seperti hilirisasi dan energi baru terbarukan,
00:41pemerintah membuka ruang diskusi yang bisa ditindaklanjuti menjadi investasi.
00:46Tapi ada beberapa investor yang sudah prearrange, mau ketemu dengan Pak Menteri, ketemu dengan Danantara,
00:53yang sebelumnya memang sudah ada pembicaraan terkait dengan rencana investasi.
00:56Tapi memang itu tidak dalam jumlah perusahaan yang banyak.
01:01Kenapa?
01:02Karena yang ingin kita lakukan adalah mereka yang hadir di UEF maupun di sini,
01:08itu adalah top-top leaders-nya dari perusahaan dalam rangka memahami pergerakan dunia global itu,
01:14baik itu secara politik, ekonomi, geopolitik gitu ya,
01:17seperti apa, sehingga nanti baru mereka mendiseminasi dan memberikan arahan-arahannya tentang ekspansi mereka kemana.
01:25Karena ini kan masih swinging here and there, titik equilibrium tentang perubahan yang terjadi ini kan masih belum firm.
01:31Nah di sini makanya spirit of a dialogue yang diangkat oleh UEF itu,
01:36itu untuk mendengarkan dari berbagai stakeholders global, mulai dari pimpinan ekonomi ataupun pimpinan negara,
01:44dan juga para pelaku-pelaku bisnis, untuk bisa mendapatkan gambaran yang paling clear,
01:48itu sebenarnya mau kemana sih ini situasi global baik sejarah ekonomi maupun politik.
01:52Kehadiran Danantara di World Economic Forum juga diharapkan bisa memperkuat daya tarik investasi.
01:58Untuk pertama kalinya, Danantara berpartisipasi di WEF.
02:02Danantara akan memanfaatkan Forum Ekonomi Dunia ke-56 ini untuk memperkenalkan diri,
02:07sekaligus memberikan gambaran arah kebijakan nasional kepada stakeholders.
02:14Ini suatu kehormatan bagi Danantara untuk jadi bagian dari narasi nasional ini.
02:21Jadi kami tentu bergerak bersama, in tandem dengan pemerintah, dengan Kementerian Investasi, dan juga dengan KADIN
02:30sebagai menyampaikan narasi yang kohesif ini, narasi nasional yang kohesif ini.
02:36Seperti Pak Nurul bilang, berbeda dengan tahun lalu, sekarang ada tambahan danantaranya di dalam itu.
02:43Jadi ini bagi kami kesempatan strategis untuk memperkenalkan institusi kami yang baru ini
02:49kepada segenap stakeholder disini, segenap kemungkinan yang jadi mitra kami dan lain-lain.
02:57Jadi tentu momentum satu minggu ini kami bergerak bertemu secara bilateral dengan berbagai pihak
03:05dan juga menjadi bagian integral daripada kegiatan yang ada di Indonesia Pavilion,
03:12Indonesia Night, maupun kegiatan yang ada di Kongres.
Komentar

Dianjurkan