00:00Lu mau bodohi anak-anak Indonesia gitu?
00:03Pemalsu yang sangat sadis, susu denkau asli versus susu denkau palsu.
00:07Jujur sangat marah, karena menurut gua ini adalah pemalsu yang sangat sadis dan membodohi anak Indonesia.
00:12Yang gua tau, susu denkau itu dikonsumsi rata-rata anak-anak yang masih baru mau bertumbuh
00:17dan dikeluarkan barang palsunya dengan gimmick harga murah.
00:20Dan gua buktikan seberapa sadisnya mereka, ini gua bacakan dari sisi deskripsi.
00:23Kenapa susu murah? Karena langsung mengambil dari pabrik, dan susu ini tidak lolos seleksi kontrol.
00:28Semisal kurang manis, dia berkedok susu denkau asli, tapi reject dari pabrik.
00:32Hati-hati teman-teman, tapi kita akan buktikan, dan gua akan mencobainya langsung.
00:36Yang pertama, denkau asli gua beli langsung dari supermarket terdekat.
00:39Dan yang denkau palsu gua beli dari platform S.
00:42Dengan berkedok, ini adalah denkau reject.
00:45Untuk ukuran yang ini 1 kg, yang ini 750 gram.
00:48Kita bakal beli daun satu persatu.
00:49Gua bakal buka dulu dari denkau yang asli.
00:52Aluminfoil, dan gua udah siapin 2 sama Patrick.
00:55Kalian lihat warna denkau asli.
00:58Dan yang ini, denkau palsu.
01:02Jujur ya, kalau rupanya lu pemalsu yang nonton video gua, gua bilang sama lu gak ngota, Pak.
01:06Ini barang dikonsumsi sama anak-anak.
01:08Umurnya, seumur anak lu.
01:09Lu mau bilang ini reject.
01:10Reject dari segi apa, Pak?
01:11Dari segi warna aja beda.
01:12Lu mau bodohi anak-anak Indonesia, gitu.
01:14Bubuknya ini, kalau rupanya denkau asli, dia seperti salju.
01:17Jadi, di deskripsi kamu, yang kamu tuliskan ini adalah denkau reject, ini hampir tidak mungkin.
01:21Yang ada, ini denkau asal-asalan yang kamu buat.
01:24Dia berani taruh logo denkau di sini.
01:26Nah, kalau rupanya nanti pusat denkau hubungi saya, meminta siapa yang bertanggung jawab soal ini, saya yang kirimkan nama bukunya.
01:32Sekarang kita lanjut dari segi tekstur.
01:35Oke, kita lanjut tuang dengan suhu yang panas, ya.
01:38Oke.
01:38Kita mulai dari denkau yang asli dulu.
01:42Dari segi wangi, hampir sama seperti susu yang kalau kita beli, susu UHT dalam bentuk kemasan.
01:48Kenapa, Pak? Dari segi warna.
01:50Jadi, ini bukan denkau reject.
01:51Kalau denkau reject, warna wajib sama, tekstur wajib sama.
01:55Kamu lihat ini tekstur apa, Pak?
01:56Ini tepung, Pak.
01:57Kita tes dari segi rasa kedua-duanya.
01:59Yang pertama, gue tes dari denkau asli dulu.
02:01Ya, dulu gue pernah diet dengan susu low fat.
02:04Gue masih ingat, ini rasa seperti susu low fat yang gue konsumsi kemarin pas gue diet.
02:08Jadi, bener-bener susu, gitu.
02:09Jadi, gue bakal cobain yang palsu.
02:10Gue bakal tes dari segi rasa.
02:11Kalau dari segi bau, sebenarnya dia wangi seperti wangi susu bubuk.
02:15Biasanya untuk susu OAT.
02:18Manis banget.
02:19Ini rasa manis pernah dengan susu.
02:20Ini hati-hati anak-anak gak boleh konsumsi ini.
02:22Ini parah banget.
02:22Ini gak ada susu-susunya.
02:24Semuanya kimia.
02:25Manisnya luar biasa.
02:26Kalau di denkau yang asli, dia kadar gulanya ini di 10 gram.
02:29Gue bisa bilang.
02:295 kali lipat lebih tinggi daripada yang sebelumnya.
02:31Ini parah banget.
02:32Dan please, ibu-ibu.
02:33Gue juga tahu perasaan ibu-ibu yang mau beli susu kasih anaknya.
02:37Hati-hati.
02:38Ini bukan konsumsi sehat.
02:39Karena modal murah di platform S.
02:42Ini malah jadi penyakit.
02:43Ini menurut gue ini adalah penipuan paling sadis.
02:45Karena ini mengorbankan anak-anak yang masih baru bertumbuh.
02:47Hati-hati teman-teman berkedok murah.
02:49Tapi ini malah menghancurkan anak-anak.
02:51Jangan modal murah, tapi menghancurkan kesehatan.
02:53Dan buat kamu yang menipu, ya ini tobat lah.
02:55Oke, buat teman-teman.
02:56Itu jadi positif.
02:57Buat teman-teman yang ada pengalaman ditipu oleh.
Komentar