00:00Gubernur Nato Kang Here, jadi saya tadinya mau melaksanakan pelantikan di dalam,
00:08tetapi karena lihat ini sebagian pendukungnya sudah datang ke sini,
00:13pengen menyaksikan, kemudian aduh cena Bupati T di lantik panas, tim sukses jauh lebih panas.
00:24Betul enggak? Papanasan, gak modal kaos, naik truk, ngilung di medsos gak buli, jeng dibuli.
00:37Ya kan? Itu ke bagian nanon ukur ke bagian lalajok, balik ke ting di ongkosan, ting hentu.
00:45Ini sudah di ongkosan, Bupati Nengis jangar, makanya saya berikan tadi SK-nya,
00:50jadi Bupatinya di Kabupaten Tasik, tapi SK-nya pasti di Bang Jabar.
00:58Nah, apa sih ini Kabupaten Tasik?
01:02Saya satu ngingetin kepada yang masang umbul-umbul di Pemprov Jabar,
01:07eto umbul-umbul nak kusut, ngerakun sih ya.
01:10Itu menang pas saya kena, umbul-umbul kusut.
01:13Gubernur Jabar itu rapih tertib,
01:16sehingga calan aja rok memajikan mana kusut eto.
01:18Saya itu orangnya detil.
01:23Nah, apa sih yang ingin dipesankan?
01:26Kalau gubernurnya detil, Bupatinya harus detil.
01:31Gubernur nawanian, Bupatin aku duwanian.
01:36Gubernur namauung, Bupatin aku du maung.
01:40Apa sih pesan saya di Tasik?
01:43Satu, angka kemiskinannya masih tinggi.
01:46Segera dibenahi.
01:49Kemudian keluarga berencananya belum berhasil.
01:53Segera dibenahi.
01:55Kebersihan lingkungannya masih harus ditingkatkan.
01:59Segera dibenahi.
02:01Kenapa saya ngomong seperti itu?
02:03Karena Tasik sudah mendeklir diri sebagai Kabupatennya Santri.
02:09Karena Kabupatennya Santri, jalan aku duara halus.
02:14Benar tak?
02:16Imah rakyat aku duara halus.
02:20Tidak boleh ada sampah bersebaran di mana-mana.
02:23Tidak boleh lagi ada anak SMP mabuk ciu, sisi cah.
02:28Untuk itu, caranya satu, Bupati dan Wakil Bupatinya melaksanakan apa yang sudah dicontohkan oleh Gubernur Jabar.
02:40Satu, Gubernurnya rapekan, sampai keurusan sampah digorong-gorong diurus.
02:45Jadi kalau Gubernur nang ngesuani turun ke Walungan, Bupatina kuduani tulun ke toilet.
02:52Ketingkatan.
02:54Kenapa?
02:54Harus begitu? Benar.
02:57Pemerintahan ini punya sistem? Benar.
03:01Benar.
03:02Pemerintahan ini punya aparat? Benar.
03:06Ayah sekda, ayah kepala dinas, ayah sekretaris dinas, ayah kepala bidang, ayah kasih, ayah pegawai.
03:16Benar, benar.
03:17Tapi belum tentu perintahnya itu dengan cepat dilaksanakan.
03:23Lamun ewe honor.
03:27Ini penting.
03:29Untuk itu, harus dicontohkan.
03:32Karena sekarang gak bisa.
03:34Perintah, belum tentu perintah camat diturut.
03:36Belum tentu perintah kepala desa diturut.
03:38Belum tentu perintah kepala sekmat diturut.
03:40Harus turun di pelopori.
03:43Urang Sunda, maming pinak, nyangagogog, nyamantog.
03:49Urang Sunda, maming pinate, kudu hade congcot, hade bacot.
03:56Paming pinak kudu hade gogog, hade tagog.
03:59Nah, iya gogog nangis halus.
04:02Tagog nangis halus.
04:04Congcot nak bisa nginjem lah bagi-bagikan.
04:07Nah, ini yang harus dilakukan di Kabupaten Tasi.
04:09Karena saya mentargetkan dalam waktu tiga tahun Jawa Barat,
04:15seluruh infrastruktur jalannya harus sudah berbeton dan berhotmik sampai seluruh desa.
04:23Seluruh sekolah-sekolahnya sudah bertoilet di setiap kelasnya.
04:27Pasar-pasarnya harus sudah rapi.
04:31Masyarakatnya mengikuti program keluarga berencana.
04:36Kemudian apa lagi?
04:37Tasik punya apa lagi sebagai basic santri?
04:41Tasik itu punya basic kebudayaan.
04:46Saya ini tahu, orang Tasik tahu.
04:49Buka kabogoke pernah?
04:52Ngoron abdi atuh playboy.
04:54Dan satu hal yang saya miliki hari ini,
05:00saya selalu menepati janji terhadap rakyatnya untuk pembangunan.
05:08Tetapi ada janji yang tidak mungkin saya penuhi adalah janji untuk menikahi.
05:13Menikahi.
05:17Cicin si emak lah.
05:20Anu umur 40 tahun kaluhurmaulah.
05:21Gue mulai serben kaing, malah gak pake.
05:26Cicin 40 tahun kaluhurmaulah.
05:27Rana-rana 40 tahun kaluhurmaulah.
05:28Emak, emak, emak, emak.
05:30Rugi aku benar menangkir rana kolotan.
05:34Jadi, jadi kebawakan dirinya.
05:35Nah, jadi apa?
05:43Tidak.
05:44Tidak.
05:45Tidak.
05:46Tidak.
05:47Tidak.
Comments