Skip to playerSkip to main content
  • 1 year ago
VIVA – PT. Pertamina Patra Niaga membantah tuduhan soal bahan bakar minyak (BBM) oktan 92 atau Pertamax yang dioplos dengan Pertalite. Hal ini disampaikan Heppy Wulansari selaku Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Pertamina Commercial & Trading. Pernyataan ini untuk memastikan bahwa Pertamax yang beredar di masyarakat sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan yakni RON 92. Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan 7 tersangka dugaan korupsi di PT Pertamina.

Category

🗞
News
Transcript
00:00Jadi kerjasama antara pemerintah dengan pihak K3S untuk kerja pelaksana ini ada bagian
00:16binyak yang sebagian bagian K3S dan sebagian bagian negara atau kota Minang.
00:27Menanggapi isu yang saat ini berkembang di masyarakat, di warganet dan di media,
00:32kami tegaskan bahwa tidak ada Pertamax Oplosan. Jadi Pertamax yang kami salurkan di SBB ini
00:38sudah kami pastikan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan oleh Dijan Migas.
00:44Dan tentunya di terminal BBM semua produk yang masuk ini adalah produk jadi sesuai dengan
00:49masing-masing. Jadi kalau Pertalight RON90, Pertamax RON92 dan Pertamax Turbo RON98.
00:56Dan kalaupun ada treatment yang dilakukan di terminal BBM, ini sebetulnya bukan pengoplosan
01:03tapi disini tentu ada beberapa BBM yang mungkin datang tidak dengan warna.
01:08Karena basicnya sebetulnya BBM ini tidak berwarna sehingga diperlukan pewarnaan atau
01:12dyes sehingga masyarakat mudah mengenali. Seperti Pertamax ini diberi warna biru,
01:18dan Pertamax Turbo diberi warna merah. Selain itu juga diberikan zat aditif untuk meningkatkan
01:24performance dari BBM itu sendiri.
Comments

Recommended