Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago
VIVA – Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Maruarar Sirait, mengusulkan agar tanah sitaan dari kasus korupsi dapat digunakan untuk membangun perumahan rakyat.

Hal itu disampaikan Maruarar saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 29 Oktober 2024.

Category

🗞
News
Transcript
00:00Jadi Ketua Keterbukaan setuju, efisiensi Ketua, saya lama di korporate, boleh gak kita masukkan efisiensi dalam pengelolaan keuangan negara.
00:20Saya hari Kamis jam 2 akan ketemu Pak AT. Saya ingin kayak di perusahaan saya dulu ada, misalnya saya punya restoran cukup banyak Ketua, kita bikin central kitchen.
00:33Belanja beras untuk satu restoran dengan 24 restoran beda Ketua harganya, banyak kemudahan yang dapat.
00:40Semen kalau kita mau bangun 3 juta rumah, saya udah hitung angkanya belasan triliun.
00:47Kalau kita deal sama pabrik semen, kemudian kita minta diskoun, itu baru satu, itu bisa diskoun berapa, akan murah harga jual buat rakyat.
00:58Karena biaya-biaya untuk materialnya akan turun.
01:05Boleh gak saya lakukan itu, efisiensi uang negara sehingga nanti harga-harga rumah bukan naik tapi turun Ketua.
01:14Nah tolong saya mau minta sama Menteri Pak AT, Kepala BPKP untuk mengizinkan itu.
01:24Jadi kita bukan hanya sekedar mengamankan uang negara, tapi juga membuat efisien uang negara.
01:30Caranya gimana, boleh gak yang bagus-bagus dari korporasi, central purchasing.
01:36Ada ratusan bahan material property untuk rumah Ketua, Ketua pasti tahu dan teman-teman.
01:43Kalau itu kita bisa bikin satu, itu akan terjadi penghematan yang luar biasa.
01:51Boleh gak diizinkan oleh anggota DPR, saya melakukan penghematan.
01:56Bukan hanya mengamankan uang negara.
01:59Supaya apa tujuan saya, supaya harga rumah turun dan uangnya bisa jadinya pembeli rakyat bisa membeli rumah dengan harga lebih murah.
02:09Kemudian soal tanah Ketua.
02:12Saya punya konsep, tanah itu dari sitaan.
02:16Saya udah ketemu Jaksa Agung, di Banten saja ada seribu hektare.
02:20Dan Jaksa Agung setiap menyerahkan, saya udah bicara dengan Menteri Keuangan,
02:25kita akan ketemu bagaimana tanah ini bisa digunakan sama rakyat.
02:32Bagaimana tanah dari koruptor bisa digunakan untuk rakyat kecil.
02:38Bagi yang punya gaji, gak susah Ketua.
02:41Kalau itu Ketua bisa bantu saya.
02:44Supaya mereka punya tanah, mereka punya gaji, ASN yang gak pernah punya rumah,
02:50tentara yang gak punya rumah, banyak sekali guru-guru yang gak punya rumah punya harapan Ketua.
02:55Ini soal kebijakan dan polisi.
02:58Kalau di ruang rapat ini, izinkan minggu depan ketemu di sini ada Menteri Keuangan,
03:03BBKP, ATR, setengah masalah ini selesai Ketua.
03:11Ini harus ada keputusan politik.
03:13Bagaimana barang-barang sitaan ini, boleh gak itu kita ambil negara dan kita kembalikan buat rakyat,
03:20harganya jadi sangat murah.
03:22Jadi kita langsung berjalan Ketua.
Comments

Recommended