Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago
VIVA – Haikal Hassan atau Babe Haikal dilantik sebagai Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Penggerak aksi 212 ini menyatakan program dan prosedur sertifikasi masih sama.

Pelantikan Babe Haikal hari ini di Istana Negara, Jakarta. Haikal Hassan memastikan baik pelaku UMKM dan produsen besar harus memiliki sertifikasi halal.

Category

🗞
News
Transcript
00:00Bagaimana dapet kepercayaan ini, Be? Bakal apa yang nanti ya di fokuskan?
00:04Banyak sekali PR. Yang pertama kali saya mau mengunjungi Departemen Agama, MUI, BPJPH, karena harus koordinasi kerja ini ya.
00:14Ada berapa juta per hari coba yang didaftarkan.
00:17Dan berapa juta produk-produk yang masuk dalam mulut kita.
00:21Kita harus ceritikan halal itu harus. Dan setiap produk yang datang ke kita itu juga harus. Yang berarti juga harus. Semuanya harus apa? Semuanya harus halal. Halalan to even. Halal dan baik. Itu yang perjuangan ke depan gitu ya.
00:35Kalau selama ini permasalahannya apa sih, Be?
00:37Dengan lembaga sebelumnya yang ada 3-4 orang.
00:39Dengan lembaga sebelumnya yang ada 3-4 orang.
00:50Dengan lembaga sebelumnya yang ada 3-4 orang.
00:59Kalau secara tipoksi tentu sama ya. Secara tipoksi ya. Menjamin produk itu halal. Nah produknya akan dituraikan.
01:05Kamera, Be.
01:06Ya produk ya semua. Makanan, minuman, kosmetik, obat, dan semuanya. Bahkan fashion. Bahkan yang melekat di badan.
01:15Itu yang akan kita peliti, kita amati, kita lab bahwa itu harus halalan to even. Halal dan baik.
01:25Banyak pengguna saya mengeluhkan harga tinggi mengenai halal ini. Apakah ada program mengenai UMKM?
01:30Saya harus berkunjung ke Departemen Agama, ke MUI, ke BPJPH, dan melihat situasi yang sekarang. Jadi yang paling penting itu belajar.
01:37Belajar satu hari dua hari ini bagaimana selama ini yang terjadi dan kedepan intinya adalah yuk kita bangun Indonesia yang lebih baik ya.
01:43Kali ini yang ditugasin kepada saya produk halal gitu ya. Jaminan produk halal.
01:48Artinya masih belajar masa dulu berarti, Be ya?
01:51Kita semua harus belajar mas. Selama satu hari dua hari ini harus mengamati dan melihat situasi seperti saat ini.
01:56100 hari ke depan adalah PR yang paling untuk kelihatan hasilnya. Pemerintahan dari Pak Prabowo Subianto ini ya. Indonesia apa namanya?
02:05Merah Putih.
02:06Merah Putih.
02:07Merah Putih sama itu ya.
02:08Ini nggak untuk partido ya? Untuk sertifikasi halal pengusaha nanti ke depan bagaimana dengan MUI, BPJPH?
02:12Justru sekarang kita mau datang kan. Kita mau lihat bagaimana prosesnya, bagaimana situasinya, bagaimana kondisinya. Itu kita sudah belajar di semua.
02:22Nanti kantornya di mana, Be?
02:24Nanti kantornya di BPJPH ya. Di daerah Olokgede ya.
02:35Terima kasih, Be.
02:36Selamat. Lanjut dong.
02:38Sekarang yang selama apa namanya?
02:41Halal.
02:42Halal.
02:43Kan ini kan ramai video Bapak juga yang menyebutkan kalau misalkan Bapak akan oposisi dengan Pak Prabowo ketika Pak Prabowo akan pilih. Itu viral lagi, Be.
02:52Nah itulah. Itu yang saya pesan kemarin pada wartawan. Jangan suka mengutip berita hoaks atau potong-potong.
02:58Kan itu potongan.
02:59Ya itulah sebabnya. Jadi jangan suka potong-potong. Jangan suka mengambil kesimpulan. Dengarkan semuanya.
03:06Kita yang seperti saya katakan tadi, yang saya bilang. Kita ini beroposisi terhadap kejahatan. Terhadap kesewenangan. Terhadap keserakahan.
03:13Itu yang dimaksud. Itu kepotongan itu hilang itu.
03:16Tapi dari awal Pak Prabowo ya, Be?
03:18Kenapa?
03:19Dari awal Pak Prabowo.
03:21Aku yakin orang top, orang baik, orang yang berpikirannya itu bagaimana buat rakyat, untuk rakyat, demi rakyat.
03:28Dan sudah terbukti kan. Ya Pak Prabowo dari 20 tahun, 30 tahun yang lalu. Yang dipikirkan apa? Bagaimana memberi makan buat anak supaya bisa tumbuh.
03:37Anda bayangkan 41 persen. 41 persen anak-anak datang ke sekolah tanpa sarapan.
03:44Coba bagaimana bangsa kita bisa maju begitu?
Comments

Recommended