Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago
Alasan Sebenarnya Airlangga Hartarto Mundur
Full Video :
https://youtu.be/CPv5rXR4LRI

Mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar menimbulkan sejumlah spekulasi. Termasuk dalam kaitannya dengan masalah hukum Sang Menko Perekonomian itu.
Pada 24 Juli 2024, Airlangga Hartarto diperiksa Kejaksaan Agung terkait kasus korupsi Persetujuan Ekspor (PE) Crude Palm Oil (CPO). Pemeriksaan berlangsung hingga 13 jam. Airlangga diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.
Airlangga menyatakan mundur sebagai Ketum Golkar berdasarkan surat yang diteken pada Sabtu (10/8). Bersamaan dengan itu, mencuat isu bahwa pemeriksaan akan kembali dilakukan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Harli Siregar memberikan penjelasan mengenai kasus CPO tersebut.
"Jadi sebelum saya menjawab pertanyaan itu, ada beberapa hal yang ingin saya tegaskan supaya tidak ada penafsiran, simpang siur dan sebagainya. Penegasan yang pertama bahwa penanganan perkara yang kami lakukan itu tidak didasarkan pada politisasi hukum, tidak didasarkan pada politisasi hukum. Tetapi didasarkan pada bukti dan fakta hukum. Jadi didasarkan pada pembuktian, bukan pada politisasi hukum," papar Harli kepada wartawan, Senin (12/8).
"Kemudian penegasan yang kedua, bahwa penanganan perkara juga yang kami lakukan tidak didasarkan pada tekanan atau pengaruh politik. Tidak didasarkan pada tekanan atau pengaruh politik, tetapi murni dilakukan sebagai penegakan hukum," sambungnya.

Kancah perpolitikan gempar usai Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan mundur dari jabatannya. Keputusan Airlangga muncul saat partai beringin itu tengah diterpa isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) penggantian ketum.
Airlangga menandatangani surat pengunduran dirinya pada Sabtu (10/8/2024) malam. Kabar itu mulanya disampaikan oleh Waketum Golkar Dito Ariotedjo. Dito tak bicara banyak."Kita tunggu ya resminya. Mungkin karena akan fokus di pemerintahan dan tantangan ke depan terkait ekonomi nasional dan global semakin banyak dan kompleks," kata Dito saat dihubungi, Minggu (11/8/2024).

Airlangga Resmi Nyatakan Mundur
Airlangga telah mengumumkan pengunduran dirinya secara resmi. Airlangga menyebut keputusan itu diambil demi memastikan stabilitas transisi pemerintahan baru.

"Selamat pagi para kader Golkar yang saya cintai. Saya Airlangga Hartarto, setelah mempertimbangkan dan untuk menjaga keutuhan Partai Golkar dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan yang akan terjadi dalam waktu dekat, maka dengan mengucapkan bismillahirahmanirrahim serta atas petunjuk Tuhan Yang Maha Besar, maka dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP Golkar," kata Airlangga dalam video pernyataan diterima detikcom, Minggu (11/8/2024). Dito Ariotedjo membenarkan video pernyataan Airlangga tersebut.

"Pengunduran diri ini terhitung sejak semalam, yaitu Sabtu 10 Agustus 2024.
Comments

Recommended