00:00Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:10Selamat pagi, Salam sejahtera bagi kita semuanya.
00:15Yang saya hormati Menteri IHCM beserta seluruh Menteri yang hadir,
00:21Kapolri, Yang saya hormati Pimpinan Komisi 7 DPR RI,
00:30Yang mulia para Duta Besar negara-negara sahabat,
00:33Yang saya hormati Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia,
00:38Bapak Julfi Hadi,
00:41para Gubernur dan Kepala Daerah yang hadir,
00:46Hadirin dan undangan yang berbahagia.
00:50Saya rasa Bapak-Ibu yang hadir di sini sudah jauh lebih tahu
01:02dan sudah jauh lebih paham daripada saya
01:06tentang keunggulan energi geotermal
01:09dibanding jenis-jenis energi hijau lainnya,
01:14baik dari sisi kestabilan maupun dari sisi
01:19ketidaktergantungan pada musim dan cuaca.
01:25Tadi disampaikan oleh Pak Menteri IHCM,
01:32saya, seingat saya sudah pergi ke tiga lokasi,
01:39Pembangkit Listrik, Tenaga Panas Bumi,
01:44yang saya hiran saat itu peluangnya besar,
01:57artinya banyak investor yang mencari energi hijau,
02:04EBT, dan potensinya ada 24 ribu megawatt,
02:11kok sudah kita kerjakan, tapi kok tidak berjalan secara cepat.
02:22Dan ketahuan tadi seperti disampaikan oleh Pak Menteri IHCM,
02:25ternyata untuk memulai konstruksi dari awal
02:31sampai konstruksi urusan perizinan bisa sampai lima-enam tahun.
02:38Ini yang mestinya paling cepat harus dibenahi terlebih dahulu,
02:43agar dari 24 ribu megawatt yang baru dikerjakan hanya 11 persen,
02:52itu bisa segera dikerjakan oleh para investor,
03:01sehingga kita memiliki tambahan listrik hijau yang lebih banyak.
03:11Karena kalau nunggu, bayangkan,
03:14nunggu untuk memulai konstruksi saja sampai lima-enam tahun,
03:19itu kalau orang tidak sabar,
03:21kalau investor yang tidak sabar tidak mungkin mau mengerjakan,
03:26nunggu sampai enam tahun.
03:32Kalau saya, tidak kuat saya,
03:35meskipun banyak yang menyampaikan saya sabar,
03:38tapi untuk nunggu enam tahun tidak kuat.
03:42Dan Indonesia sebagai pemilik potensi besar geotermal
03:47yang diperkirakan mencapai 40 persen dari potensi dunia,
03:53sekali lagi, memiliki banyak peluang untuk dikembangkan,
03:57karena saat ini baru 11 persen yang termanfaatkan dari potensi yang ada.
04:05Selain itu juga, negara kita Indonesia juga berkomitmen
04:10menjadi bagian penting dari langkah-langkah dunia
04:14dalam membangun ekonomi hijau,
04:16dalam mengembangkan industri hijau,
04:19dalam melakukan transisi ke energi hijau.
04:22Ini komitmen yang sudah sering saya sampaikan di mana-mana.
04:27Tapi kita semua tahu, dalam melakukan transisi hijau,
04:31ini setiap pemerintahan di negara berkembang,
04:34hampir semua di negara berkembang,
04:36dihadapkan pada dilema mengenai keterjangkauan harga.
04:40Selalu problemnya di situ.
04:43Kemudian keadilan akses bagi masyarakat.
04:47Kemudian juga pemanfaatan teknologi yang tidak terbuka,
04:51sehingga tidak optimal.
04:53Saya juga paham dunia usaha pasti memiliki
04:56hitung-hitungan sendiri, memiliki kalkulasi sendiri,
05:00memiliki pertimbangan-pertimbangan,
05:02baik urusan turnover,
05:05masalah yang berkaitan dengan keuntungan,
05:08dan yang lain-lainnya.
05:10Inilah yang harus diligitkan bersama.
05:14Namun demikian, masalah perubahan iklim ini
05:18adalah masalah kita bersama,
05:19masalah seluruh isi dunia,
05:22baik itu pemerintah di negara maju,
05:25baik itu pemerintah di negara-negara berkembang,
05:29juga baik itu dari para pengusaha,
05:32dari para peneliti,
05:33maupun rakyat kecil di seluruh belan bumi.
05:37Oleh karena itu, saya berharap forum ini
05:40bisa menghasilkan terobosan-terobosan besar
05:43yang bisa menjadi titik tengah
05:46untuk berbagi resiko,
05:48untuk berbagi beban,
05:50dan tentu juga untuk berbagi keuntungan
05:53dengan proporsi yang seimbang,
05:55yang memungkinkan untuk segera diambil keputusan,
06:01yang memungkinkan untuk segera dilakukan pengerjaan.
06:08Karena dalam satu dekade ini,
06:11mungkin pemilik pembangkit listrik panas bumi
06:15setahu saya, Pertamina memiliki,
06:19PLN memiliki,
06:22kemudian Kementerian Keuangan juga ada,
06:24plus ada swasta satu atau dua, setahu saya.
06:28Tadi sudah tambah lima,
06:31saya kira sangat baik,
06:33sehingga kita harapkan langkah besar transisi hijau
06:39dapat betul-betul kita lakukan bersama-sama
06:42untuk mewujudkan kesejahteraan yang inklusif,
06:45memwujudkan akses energi yang berkeadilan,
06:48dan kehidupan dunia yang lebih baik.
06:51Saya rasa itu yang ingin saya sampaikan.
06:53Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim,
06:56pada pagi hari ini secara resmi saya buka
06:59Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition
07:03tahun 2024.
07:06Terima kasih.
07:15Terima kasih.
Comments