Skip to playerSkip to main content
Drama korea siswa jutek jatuh hati pada seorang pria yang cuek PART 1 #drakor #filmkorea
Transcript
00:00Ini adalah kisah tentang siswa SMA yang sangat populer bernama Baek Horang
00:05Bintang media sosial yang sangat cantik dan banyak disukai orang walaupun sikapnya sedingin salju
00:11Hidupnya bergelimang harta dan bisa menginfluensi banyak orang
00:17Di samping semua itu, dia juga memiliki banyak haters yang sangat membencinya
00:24Satu-satunya orang yang bebas mengobrol dengannya adalah Kim Myo Shin, siswa periang yang sudah lama mengenalinya
00:33Suatu hari, kulpenyiaran sekolah melakukan rapat pagi, dipimpin oleh Go Eun Taek
00:39Siswa teladan yang sangat terobsesi pada waktu dan semua kegiatannya diatur oleh jadwal
00:45Parasnya tampan, banyak yang menyukainya, tetapi dia hanya peduli pada orang-orang terdekatnya saja
00:53Tampaknya, kulpenyiaran membutuhkan pembawa berita baru
00:57Mereka sepakat untuk merekrut Horang, percaya bahwa dia bisa mendongkrak popularitas klub
01:04Mereka berharap bisa mendapatkan gelar klub yang paling banyak disukai
01:08Dan gelar tersebut akan diumumkan di acara festival sekolah yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat
01:15Sore harinya, Horang bertemu dengan Eun Taek yang mengajaknya untuk bergabung dengan kulpenyiaran
01:22Tetapi dia menolaknya dengan kasar
01:24Eun Taek merasa bahwa Horang tidak bisa memahami situasi dan terlalu sombong hanya karena dia populer
01:31Hari berikutnya saat pergi ke sekolah, Horang bertemu lagi dengan Eun Taek di dalam bus
01:38Dia terkejut ketika Eun Taek menutup kaca yang ada di sampingnya
01:42Membuat wajah mereka saling berdekatan dan menciptakan suasana canggung
01:47Eun Taek menjelaskan bahwa dia terpaksa melakukan itu karena Horang tidak mendengarnya
01:59Klub penyiaran di sekolah memiliki akun media sosial yang selalu dibanjiri oleh pesan-pesan dari para siswa
02:06Beberapa pesan yang terpilih akan dibacakan dan mendapat komentar sebagai bentuk tanggapan
02:12Suatu ketika sebuah surat yang dibacakan klub penyiaran
Comments

Recommended