Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago

Di Lumajang, pencinta mi ramen dapat merasakan sensasi menikmati makanan ramen halal sambil ditemani para cosplayer anime. Hal ini bisa menjadi pengalaman unik tersendiri.

 

Reporter :Yayan Nugroho

Produser: Reza Ramadhan

Category

🗞
News
Transcript
00:00Ya, pemirsa menikmati kelezatan Mi Ramen Jepang mungkin sudah biasa bagi Anda.
00:04Namun bagaimana jika kerikpatan Mi Ramen ini terasa berbeda karena layanan khusus?
00:09Di Lumajang, Jawa Timur, sebuah kedai ramen menawarkan layanan karakter anime menyuapi pengunjung.
00:16Siapa yang tak tergiur saat melihat ramen hangat tersajiri meja?
00:20Ramen Vulcano dengan ragam topik Chicken Chashu, Buttercorn, hingga Half Ajitama Egg
00:26dan kuah kental authentic, menggugah selera.
00:29Atau Anda bisa mencicipi Ramen Ultimate dengan bumbu orijinal.
00:33Ramen-ramen ini dimasak menggunakan bumbu asli.
00:37Menikmati kelezatan Mi Ramen Jepang mungkin sudah biasa bagi Anda.
00:42Ramen-ramen ini dimasak menggunakan bumbu yang didatangkan langsung dari Jepang.
00:48Yang membuat cita rasa ramen di kedai Ramen Master di Jalan Abu Bakar,
00:52kota Lumajang, Jawa Timur ini mirip dengan aslinya.
00:57Tak hanya menjajikan ramen, kedai ini juga menawarkan layanan khusus.
01:01Karakter anime yang ramah dan cantik, siaga menyuapi pengunjung, bahkan mendengarkan curhat pengunjung.
01:09Kalau dari segi harga itu varian,
01:11ada yang mereka hanya spesial service yang dilayani itu ditemani TikTokan,
01:16ditemani media sosial, ditemani curhatan, itu sekitar 15 ribu.
01:20Kalau spesial service itu sekitar 20 ribu.
01:23Untuk mendapatkan layanan spesial dari karakter anime cantik,
01:26pengunjung cukup membayar 20 ribu rupiah.
01:29Sedangkan ramen dibanderol mulai 20 ribu hingga 30 ribu rupiah.
01:34Karena jiwa-jiwa jomblo ini bergejoleh, karena udah diservice sama men-men yang mirip anime ini.
01:42Sensasinya sangat enak sekali, pelayanannya juga ramah khususnya.
01:47Service apa?
01:48Service banyak banget.
01:52Kayak si Suapi.
01:56Tak heran, kedai ini selalu dipadati pengunjung.
01:59Dari Lumajang, Yogyakarta, Yaya Nugroho, INEOS, melaporkan.
Comments

Recommended