Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago
Di tengah berbagai risiko Global yang terus berkembang, KSSK memastikan stabilitas sistem keuangan Indonesia di Kuartal II-2024 tetap terjaga. Terjaganya stabilitas sistem keuangan tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang masih positif, inflasi yang terjaga hingga perkembangan pasar keuangan yang semakin baik.

Category

📺
TV
Transcript
00:00Kembali bersama kami dalam IDX First Session Closing.
00:08Pemirsa di tengah berbagai risiko global yang terus berkembang.
00:11KSSK memastikan stabilitas sistem keuangan Indonesia di kuartal ke-2 2024 tetap terjaga.
00:17Terjaganya stabilitas sistem keuangan tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang masih positif,
00:22inflasi yang terjaga, hingga perkembangan pasar keuangan yang semakin baik.
00:30Dalam konferensi pers hasil rapat berkala KSSK terbaru,
00:34Menteri Keuangan sekaligus Ketua KSSK Sri Mulyani Indrawati
00:39memastikan stabilitas sistem keuangan pada kuartal ke-2 2024
00:44tetap terjaga di tengah berbagai risiko global yang masih tinggi.
00:49Terjaganya stabilitas sistem keuangan tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang masih positif,
00:55inflasi yang terjaga, hingga perkembangan pasar keuangan yang semakin baik.
01:01Stabilitas sistem keuangan atau sering kita singkat dengan SSK pada triwulan ke-2,
01:09karena ini kita bicara historis, triwulan ke-2 2024 tetap terjaga
01:17di tengah peningkatan tekanan di pasar keuangan global.
01:23Dan juga seiring dengan ketidakpastian ekonomi global dan risiko geopolitik yang masih tinggi.
01:36Kalau kita lihat memasuki triwulan ke-3 2024, tekanan yang terpantau mulai sedikit meredah,
01:47namun Minggi Uni melihat kondisi geopolitik ada uptick lagi.
01:53Seri Muliani menyatakan tekanan dari sisi global saat ini mulai terpantau sedikit meredah,
01:58namun KSSK melihat bahwa berbagai risiko yang berkembang perlu terus dicermati dan diantisipasi ke depan.
02:05Setelah itu KSSK menilai ketidakpastian pasar keuangan global masih tinggi di tengah pertumbuhan ekonomi dunia
02:11yang cendelung lemah meskipun relatif stabil.
02:18Hari ini akan kita ulas terkait dengan asesmen terkini dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan
02:25terkait dengan sistem keuangan di Indonesia bagaimana kemudian kondisinya terutama di kuartal ke-2 2024.
02:32Dimana dalam konferensi pers pemirsa menteri keuangan sekaligus ketua KSSK,
02:36Seri Muliani menyampaikan bahwa stabilitas sistem keuangan Indonesia tetap terjaga pada kuartal ke-2 2024
02:42di tengah kondisi global yang masih dinamis.
02:46Ya Seri Muliani menyebut terjaganya stabilitas sistem keuangan nasional
02:51ini selaras dengan proyeksi perekonomian Indonesia yang tetap positif meskipun perekonomian global cenderung melambat.
02:58Tingginya risiko geopolitik utamanya disebabkan oleh gelaran pemilihan umum
03:03yang tengah berlangsung di sejumlah negara dengan perekonomian besar
03:07mulai dari Amerika Serikat kemudian Perancis, Inggris hingga Jerman.
03:12Lebih lanjut Seri Muliani juga mengatakan bahwa dinamika geopolitik itu memicu ketidakpastian pasar keuangan tetap tinggi
03:19di tengah pertumbuhan ekonomi dunia yang cenderung melemah.
03:23IMF dalam laporan terbarunya memproyeksikan ekonomi dunia hanya tumbuh 3,2% pada 2024
03:30lebih rendah dari realisasi tahun 2023 sebesar 3,3%.
03:35Dalam laporan terbaru World Economic Outlook Juli 2024 IMF memproyeksikan ekonomi global tumbuh 3,2% secara year on year
03:43di sepanjang tahun 2024 dibandingkan 3,3% year on year pada tahun sebelumnya.
03:49Dan risiko geopolitik yang dipandang sudah cukup meredah ini kembali bergerak terutama dalam beberapa waktu terakhir
03:56kita tahu perkembangan di Timur Tengah dan ini tentunya masih terus diantisipasi dan dimitigasi
04:02oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK seperti yang sudah diungkapkan oleh Ketua KSSK sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani.
04:09Sementara itu pemerintah hanya sistem keuangan Indonesia yang dipastikan stabil.
04:14Perekonomian Indonesia juga diproyeksikan tetap tumbuh secara positif di sepanjang tahun 2024.
04:21Seperti apa proyeksi KSSK terhadap perekonomian Indonesia? Berikut kita simak informasi selengkapnya.
04:28Komite Stabilitas Sistem Keuangan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2024 berada pada rentan 5% hingga 5,2%.
04:40Untuk triwulan 2, KSSK memprediksi pertumbuhan ekonomi berada pada level 5%.
04:45Meski melambat dibandingkan triwulan 1 yang sebesar 5,11%, namun konsumsi rumah tangga dan investasi yang menjadi faktor pendorong keenergi ekonomi disebut masih tetap terjaga.
04:55Maka pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2024 keseluruhan kita perkirakan masih di dalam kisaran 5 hingga 5,2%.
05:16Tadi saya sebutkan Q1 5,11 dan Q2 kita perkirakan di 5,0 keseluruhan tahun antara 5,0 hingga 5,2%.
05:30Guna menjaga kinerja konsumsi, belanja pemerintah pada anggaran pendapatan dan belanja negara akan terus diarahkan untuk menjaga stabilitas harga.
05:37Kementerian Keuangan juga akan terus mendorong program perlindungan sosial terutama bagi masyarakat rentan sehingga daya beli tetap terjaga.
05:44Disamping itu juga ada optimisme dari penyelenggaraan PLK Deserentak yang berpotensi mendonggerak aktivitas belanja.
05:56Ya selain dari konsumsi dari sisi investasi, KSSK juga memperkirakan kegiatan investasi akan menguat seiring dengan penyelesaian berbagai proyek-proyek nasional.
06:06Investasi swasta baik penanaman modal dalam negeri maupun penanaman modal asing diperkirakan juga tetap terjaga.
06:15Ya lebih lanjut KSSK optimistis aktivitas ekonomi pada sektor manufaktur, konstruksi dan perdagangan akan tetap terjaga.
06:22KSSK menyoroti sektor ekspor Indonesia yang diperkirakan meningkat terutama ekspor produksi manufaktur dan pertambangan.
06:31Negara mitra dagang utama untuk sektor ini ialah China dan India.
06:35Meski perekonomian China dipandang masih lemah, pertumbuhan ekonomi India justru relatif tinggi sehingga akhirnya bisa memberikan keseimbangan dari kedua negara mitra utama Indonesia tersebut.
06:46Adapun dari sisi global, KSSK melihat tekanan ekonomi pada triulan tiga berpotensi meredah.
06:52Resilensi perekonomian Amerika Serikat terlihat membaik yang juga diiringi dengan inflasi yang menurun.
06:58Kondisi itu membuat pelaku pasar memperkirakan penurunan suku bunga The Fed atau Fed Fund Rate dapat turun lebih cepat dari proyeksi sebelumnya yang disebut-sebut akan diturunkan pada September 2024.
07:11Namun tentunya KSSK juga masih akan menantikan bagaimana kemudian keputusan dari Bank Sentral Amerika Serikat
07:17yang merupakan bank sentral yang paling diperhatikan atau menjadi concern dari dunia ataupun sektor keuangan global.
07:24Ya dari perekonomian pemirsa kita bergeser ke nilai tukar di mana Rupiah diakini KSSK akan kembali dalam tren ataupun fase penguatan.
07:33Lantas faktor-faktor apa yang dapat mendorong penguatan Rupiah menurut KSSK? Berikut informasinya untuk Anda.
07:43Komite Stabilitas Sistem Keuangan Optimistis nilai tukar Rupiah akan bergerak stabil dan akan cenderung menguat.
07:48KSSK melaporkan per 26 Juli 2024 nilai tukar Rupiah menguat 0,52 persen secara month-to-date dibandingkan posisi akhir Juni 2024.
07:57Jika dibandingkan dengan level akhir Desember 2023 nilai tukar Rupiah melemah 5,48 persen sejak awal tahun sejalan dengan kondisi global.
08:06Meski demikian pelemah nilai tukar Rupiah disebut masih lebih baik dibandingkan dengan mata uang negara-negara kawasan Asia Pasifik.
08:13Kedepan tentu nilai tukar Rupiah akan terus dimonitor dan dijaga stabil dengan kecenderungan menguat seiring dengan menariknya imbal hasil dari surat berharga kita,
08:33inflasi Indonesia yang rendah dan terutama juga Indonesia termasuk dari negara-negara yang kinerja pertumbuhan ekonominya stabil dan relatif tinggi.
08:51KSSK mengatakan kecenderungan menguatnya Rupiah ke depan sejalan dengan menariknya imbal hasil, rendahnya inflasi dan membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia.
08:59Disamping itu Bank Indonesia yang terus berkomitmen menstabilkan nilai tukar Rupiah turut mendorong berlanjutnya aliran masuk modal asing.
09:06Tim Liputan IDX Channel
09:16Terkait optimisme penguatan Rupiah, diketahui posisi cadangan devisa Indonesia per Juni 2024 meningkat menjadi sebesar 140,2 miliar dolar Amerika
09:26setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah
09:33serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
09:38Selain itu Bank Sentral yakni Bank Indonesia terus mengoptimalkan seluruh instrumen moneter termasuk memperkuat strategi operasi moneter Promarket
09:48melalui optimalisasi instrumen sekuritas Rupiah Bank Indonesia, Sekuritas Falas Bank Indonesia dan Sukuk Falas Bank Indonesia.
09:56Sementara itu terkait sentimen bagi nilai tukar Rupiah, Gubernur Bank Indonesia Perry Wardjo melihat
10:02adanya probabilitas pemangkasan suku bunga Federal Reserve yang lebih cepat dari perkiraan sebelumnya
10:08dan hal ini sejalan dengan sinyal dari The Fed pada pertemuan FOMC akhir Juli lalu
10:13yaitu Fed Rate yang berpotensi turun pada September 2024 jika inflasi terus melandai sesuai target.
10:20Di sisi lain Perry Wardjo mengatakan bahwa Bank Indonesia hingga rapat Dewan Gubernur terakhir di Juli lalu
10:26masih memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level 6,25 persen.
10:32Sementara itu jika dilihat dari tren inflasi yang terus melandai di dalam negeri ruang suku bunga acuan sebenarnya terbuka untuk turun.
10:39Namun Perry mengatakan keputusan mempertahankan suku bunga acuan karena BI harus memastikan terlebih dahulu bahwa risiko global sudah terkendali.
10:48Ya pemerintah itu tadi sejumlah asesmen dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan terhadap kondisi dan juga perkembangan dari sistem keuangan Indonesia
10:56dan kita harapkan stabilitasnya dapat terus terjaga dan tentunya ini bisa terus semakin baik dari waktu ke waktu
11:03dan risiko-risiko yang ada yang memang tidak bisa kita paham begitu atau diluar dari kendali internal
11:10ini bisa dimitigasi dan juga diantisipasi dengan baik oleh seluruh pemangku kepentingan.
11:15Dan kalau misalnya kita cukupkan informasi di segmen ini pastikan Anda masih bersama kami dalam IDX Versation Closing.
Comments

Recommended